Ketika Roket Benjamin Pavard ke Gawang Argentina Berujung Gol Terbaik Piala Dunia 2018
Serafin Unus Pasi | 5 Agustus 2022 17:58
Bola.net - Piala Dunia 2018 pasti menjadi ajang yang paling dibanggakan timnas Prancis. Turnamen empat tahunan yang diselenggarakan di Rusia itu berhasil dimenangkan Les Bleus.
Prancis yang membawa skuat emasnya tampil perkasa di partai Final melawan Kroasia. Skor akhir 4-2 memastikan Prancis meraih gelar Piala Dunia keduanya sepanjang sejarah.
Namun kenangan Piala Dunia 2018 terasa lebih istimewa bagi bek kanan timnas Prancis, Benjamin Pavard. Menjadi salah satu pemain muda di skuat Prancis, Pavard tampil impresif selama Piala Dunia 2018.
Di Piala Dunia 2018, Pavard bahkan menyabet penghargaan gol terbaik. Penghargaan tersebut didapatnya berkat gol roket yang ia lesakkan ke gawang Argentina.
Roket Pengangkat Mental
Pada Piala Dunia 2018, Prancis keluar sebagai juara Grup C. saat itu mereka harus bertemu dengan runner up Grup D yang diraih Argentina di babak 16 besar.
Sempat unggul melalui gol penalti Antoine Griezmann, Prancis harus tertinggal 2-1 di babak pertama lewat dua gol balasan Argentina. Di babak kedua, Pavard muncul sebagai pahlawan Prancis dengan gol roketnya.
Berawal dari serangan di sisi kiri oleh Lucas Hernandez, umpan lambungnya berhasil disergap Pavard yang berada di sisi kanan. Pavard melepaskan tendangan first time kaki kanan dari luar kotak penalti. Kiper Argentina, Franco Armani tidak sanggup menggapai bola keras yang menghujam sisi kanan gawangnya.
Gol indah Pavard menjadi peyeimbang kedudukan sekaligus awal kebangkitan Prancis di babak kedua. Selanjutnya Kylian Mbappe berhasil mencetak dua gol tambahan yang hanya berhasil dibalas satu gol Sergio kun Aguero. Skor 4-3 bertahan hingga peluit panjang untuk kemenangan Prancis.
Gol Terbaik Piala Dunia 2018
Melalui laman resminya, FIFA mengumumkan penghargaan gol terbaik pada Rabu (25/7/2018). Dalam pengumuman itu, gol roket Pavard berhasil keluar sebagai pemenang.
Pavard berhasil mengalahkan beberapa kompetitornya dalam penghargaan ini. Pesaing terberatnya adalah gol tendangan bebas Juan Quintero ke gawang Jepang dan gol jarak jauh Luka Modric ke gawang Argentina.
“Saya hanya coba menendang bola dari arah datangnya, seperti para penyerang biasa katakana pada saya. Saya tidak memikirkan itu (saat melakukannya) dan ketika masuk, saya merasa sangat bahagia” ujar Pavard di laman resmi FIFA dikutip dari Goal.
Permainan apiknya beserta gol ikonik Pavard bersama Prancis juga membuat namanya melambung di bursa transfer. Market Value Pavard meningkat drastis setelah Piala Dunia 2018. Pemain VFB Stuttgart itu akhirnya diboyong Bayern Munchen satu musim setelah Piala Dunia dengan mahar 35 juta euro.
(Bola.net/Ahmad Daerobby)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Real Madrid dan Mimpi Buruk Dua Musim Tanpa Trofi
Liga Spanyol 20 April 2026, 23:30
-
Profil Timnas Iran di Piala Dunia 2026: Kuda Hitam Asia Penuh Perhitungan
Piala Dunia 20 April 2026, 23:15
-
Sederet Alasan Arsenal Masih Favorit Juara Premier League
Liga Inggris 20 April 2026, 22:30
-
Erling Haaland Bergulat dengan Gabriel, Man City pun Menang
Liga Inggris 20 April 2026, 21:29
-
Cerita Klasik Liverpool: Salah dan Van Dijk Jadi Penyelamat Lagi
Liga Inggris 20 April 2026, 20:45
-
Kapten Arsenal Belum Menyerah, Persaingan Masih Terbuka!
Liga Inggris 20 April 2026, 20:15
-
Prediksi Inter vs Como 22 April 2026
Liga Italia 20 April 2026, 20:09
-
Mikel Arteta Terlalu Emosional? Arsenal Diuji di Momen Penentuan
Liga Inggris 20 April 2026, 19:44
-
Prediksi Real Madrid vs Alaves 22 April 2026
Liga Spanyol 20 April 2026, 19:32
-
6 Pemain Arsenal yang 'Menghilang' Saat Dikalahkan Man City
Liga Inggris 20 April 2026, 19:14
-
Mohamed Salah Ingin Tutup Karier dengan Indah
Liga Inggris 20 April 2026, 18:48
-
Guardiola Lempar Pertanyaan: Siapa di Puncak Klasemen Liga Inggris?
Liga Inggris 20 April 2026, 18:18
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00









