Kilas Balik Piala Dunia 2018: Portugal vs Spanyol dan Hat-trick Sensasional Cristiano Ronaldo
Gia Yuda Pradana | 9 November 2022 10:52
Bola.net - Piala Dunia 2018 di Rusia menyajikan begitu banyak kisah. Salah satunya adalah hat-trick sensasional Cristiano Ronaldo di laga pertama Portugal.
Kapten Portugal tersebut mencetak hat-trick itu babak penyisihan Grup B, tepatnya ketika melawan Spanyol pada laga pertama. Laga itu berlangsung sengit dan berkesudahan imbang 3-3.
Ronaldo memborong ketiga gol Portugal ke gawang Spanyol yang dijaga David De Gea. Selain memberi Portugal satu poin, gol-gol Ronaldo itu juga membuat dia jadi pencetak hat-trick tertua dalam sejarah Piala Dunia.
Portugal 3-3 Spanyol

Portugal berhadapan dengan Spanyol pada laga pertama mereka di Grup B. Pertandingan itu digelar di Fisht Olympic Stadium, Sochi, 15 Juni 2018.
Pertandingan yang menghasilkan enam gol ini begitu menegangkan. Sebab, kedua tim saling bergantian membobol gawang lawan.
Portugal unggul lewat lewat eksekusi penalti Ronaldo menit 4, kemudian Spanyol membalas melalui gol Diego Costa menit 24.
Ronaldo membawa Portugal kembali memimpin di menit 44 setelah tembakannya dari ujung kotak penalti lepas dari tangkapan De Gea. Namun, Spanyol bisa berbalik unggul lewat gol kedua Diego Costa di menit 55 dan tembakan spektakuler Nacho di menit 58.
Portugal akhirnya sukses mengamankan satu poin berkat gol ketiga Ronaldo yang dicetaknya lewat sebuah tendangan bebas.
33 Tahun 130 Hari
Ronaldo mencetak hat-trick itu di usia 33 tahun 130 hari. Dia tercatat sebagai pemain tertua yang pernah mencetak hat-trick dalam sebuah pertandingan Piala Dunia.
Rekor ini sebelumnya dipegang pemain Belanda, Rob Rensenbrink, yang mencetak hat-trick di usia 30 tahun 335 hari saat Belanda bertemu Iran di fase grup Piala Dunia 1978.
Salah Satu Performa Individu Terbaik di Pentas Internasional
Baresi Sampai Kehilangan Kata-kata
Hat-trick Ronaldo tersebut mengundang decak kagum banyak pihak. Salah satunya adalah dari pemain legendaris AC Milan, Franco Baresi.
"Luar biasa Cristiano, tak ada kata-kata [yang bisa diungkapkan]," tulis Baresi di Twitter waktu itu.
Ilegal
Mantan bek Inggris dan mantan rekan Ronaldo di Manchester United, Rio Ferdinand juga tak ketinggalan melontarkan pujian.
"Tak bisa bernapas... Yang dilakukan Cristiano di Piala Dunia 2018 Rusia itu ilegal," cuit Ferdinand kala itu.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Cerita tentang Julen Lopetegui, yang Dipecat cuma 2 Hari sebelum Laga Pertama Spanyol di Piala Dunia
- Kilas Balik: Banjir Rekor di Laga Pembuka Piala Dunia 2018
- Ketika Prancis Mendobrak Sejarah di Piala Dunia 2018
- Brasil di Piala Dunia, 4 Edisi Beruntun Dijegal Tim-tim Eropa
- Saat Crespo akhirnya Keluar dari Bayang-bayang Batistuta di Timnas Argentina
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Profil Timnas Qatar di Piala Dunia 2026: Ambisi Baru The Maroons
Piala Dunia 10 April 2026, 08:00
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 9 April 2026, 08:01
LATEST UPDATE
-
VAR Ternyata Tak Lihat Mbappe Berdarah Saat Lawan Girona
Liga Spanyol 13 April 2026, 14:22
-
Harapan Kebangkitan Liverpool, Keunggulan dan Ancaman Nyata PSG
Liga Champions 13 April 2026, 14:13
-
Liverpool Andalkan Atmosfer Anfield, PSG Datang dengan Keyakinan Tinggi
Liga Champions 13 April 2026, 14:06
-
Tekanan Liverpool untuk Mencetak Gol, Konsistensi Produktivitas PSG
Liga Champions 13 April 2026, 13:59
-
Atletico Madrid Percaya Diri, Barcelona Bertekad Bangkit
Liga Champions 13 April 2026, 13:20
-
Arsenal Terpeleset Lagi, Gagal Juara Lagi?
Liga Inggris 13 April 2026, 13:13
-
Arsenal Memang Lagi Terluka, Tapi Bukan Berarti Bisa Mudah Dikalahkan!
Liga Inggris 13 April 2026, 12:53
-
Chelsea Babak Belur, Absennya Enzo Fernandez Mungkin Memang 'Sengaruh' Itu
Liga Inggris 13 April 2026, 12:47
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45










