Krisis Keamanan di Meksiko Guncang Piala Dunia 2026: FIFA Mulai Gusar, Status Tuan Rumah Terancam?
Asad Arifin | 23 Februari 2026 17:12
Bola.net - Krisis keamanan melanda Guadalajara, Meksiko, dan memicu kekhawatiran serius jelang Piala Dunia 2026. Kota ini dijadwalkan menjadi salah satu tuan rumah turnamen global tersebut. Namun situasi di lapangan kini jauh dari ideal.
Lonjakan kekerasan di negara bagian Jalisco menjadi sorotan internasional. Aksi balasan kartel setelah operasi aparat keamanan mengguncang stabilitas kota. Dampaknya terasa hingga sektor transportasi dan olahraga.
Peristiwa tersebut membuat FIFA mulai mencermati kesiapan Guadalajara. Meski belum ada pernyataan resmi soal pencabutan status tuan rumah, tingkat kekhawatiran disebut meningkat.
Dengan waktu yang semakin dekat menuju Piala Dunia 2026, tekanan terhadap otoritas lokal dan federal semakin besar. Keamanan kini menjadi isu utama, bukan lagi sekadar kesiapan infrastruktur.
Kekerasan Kartel dan Dampaknya ke Stadion Akron

Kerusuhan dipicu oleh tewasnya Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho, pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco (CJNG), dalam operasi aparat. Kematian itu memicu aksi balasan di berbagai wilayah.
Laporan menyebut kendaraan dibakar dan blokade jalan didirikan di jalur utama. Gangguan terjadi di Guadalajara dan Puerto Vallarta. Aktivitas warga dan perjalanan terganggu signifikan.
Insiden bahkan berdampak di sekitar Estadio Akron, stadion yang akan digunakan untuk Piala Dunia. Disebutkan adanya “kendaraan-kendaraan yang terbakar berjejer di jalan raya” dekat stadion tersebut.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius. Apakah keamanan publik dapat dijamin pada ajang sebesar Piala Dunia? FIFA disebut meminta jaminan konkret dari penyelenggara lokal.
Siaga Merah dan Ujian Kesiapan Tuan Rumah

Pihak berwenang mengaktifkan protokol darurat dan menetapkan siaga merah di sejumlah area metropolitan. Warga diminta membatasi aktivitas luar ruangan hingga situasi terkendali.
Beberapa pertandingan Liga MX terpaksa ditunda. Termasuk laga Clásico Nacional putri antara Chivas Femenil dan América Femenil yang dibatalkan karena kekhawatiran blokade jalan.
Guadalajara dijadwalkan menjadi tuan rumah empat laga fase grup Piala Dunia. Tim seperti Meksiko, Spanyol, dan Uruguay masuk dalam agenda pertandingan di kota tersebut.
Selain itu, dua laga play-off kualifikasi dijadwalkan pada Maret mendatang. Korea Selatan dan Kolombia juga memilih Guadalajara sebagai basis mereka. Situasi ini memperbesar urgensi jaminan keamanan.
FIFA Mengawasi, Tekanan Meningkat

FIFA belum mengumumkan perubahan status Guadalajara. Namun sumber internal menyebut adanya kekhawatiran tinggi terhadap kondisi keamanan terkini.
Penyelenggara lokal diminta menunjukkan kapasitas pengamanan yang memadai. Rencana mencakup patroli gabungan, pengawasan lanjutan, dan skema kontingensi untuk laga dengan massa besar.
Otoritas menjanjikan pengerahan pasukan signifikan di sekitar stadion dan fasilitas pendukung. Infrastruktur transportasi juga menjadi fokus pengamanan.
Bagi publik dan penggemar sepak bola, situasi ini menjadi pengingat keras. Kota dengan tradisi sepak bola kuat itu kini menghadapi ujian besar menjelang panggung dunia Piala Dunia 2026.
Sumber: Marca
Baca Ini Juga:
- Melempem di Laga Perdana Inter Miami, Apakah Lionel Messi Masih Kuat Tampil di Piala Dunia 2026?
- Bukan MU atau Juventus! Zinedine Zidane Siap Akhiri Hiatus 5 Tahun untuk Tangani Timnas Prancis
- Carlo Ancelotti Berencana Perpanjang Kontraknya di Timnas Brasil, Bye-bye Manchester United
- Thomas Tuchel Bakal Perbarui Kontrak di Timnas Inggris, Manchester United Harus Cari Pelatih Lain
- Vincenzo Montella Akui Kenan Yildiz Punya Kemiripan dengan Del Piero
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Bali United 23 Februari 2026
Bola Indonesia 22 Februari 2026, 23:35
LATEST UPDATE
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 19:59
-
9 Laga Tanpa Gol, Paceklik Mohamed Salah Warnai Kemenangan Tipis Liverpool
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:54
-
Proliga 2026: Jakarta Livin Mandiri Tersenyum di Sentul, Penentuan Terakhir Menanti
Voli 23 Februari 2026, 19:41
-
Dua Gol Viktor Gyokeres yang Menjawab Keraguan
Liga Inggris 23 Februari 2026, 19:24
-
Harry Maguire dan Taruhan Besar Manchester United di Era Baru
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:56
-
Prediksi Susunan Pemain Manchester United vs Everton: Mbeumo Starter, Sesko Disimpan?
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:30
-
Tak Banyak Bicara, Michael Carrick Bawa Ketenangan ke Manchester United
Liga Inggris 23 Februari 2026, 18:28
-
Jadi Salah Satu Favorit Juara, Alex Marquez Merasa Lebih Siap Buru Gelar Dunia MotoGP 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 18:26
-
Arsenal Tidak Malu-Malu: Tampil Full Menyerang Demi Amankan Puncak Klasemen
Liga Inggris 23 Februari 2026, 17:47
-
Tempat Menonton PSIM vs Bali United: Tayang Di Mana dan Main Jam Berapa?
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 17:44
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 23 Februari 2026, 17:21
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09






