Kroasia 2018 Lebih Baik dari Kroasia 1998
Dimas Ardi Prasetya | 22 Juni 2018 20:53
Bola.net - - Dejan Lovren mengklaim skuat edisi 2018 ini lebih baik ketimbang tim edisi tahun 1998 silam.
Pernyataan itu ia ungkapkan setelah Kroasia berhadapan dengan di matchday 2 Grup D, Kamis . Saat itu tim asuhan Zlatko Dalic berhasil meraih kemenangan telak 3-0.
Gol-gol Kroasia di pertandingan itu dicetak oleh Ante Rebic pada menit 53, kemudian disusul oleh gol apik Luka Modric pada menit 80. Saat memasuki injury time, Ivan Rakitic menyusul mencatatkan namanya di papan skor.
Lionel Messi cs saat itu memang tampil buruk. Mereka seakan tampil tanpa rencana pertandingan yang jelas.(gl/dim)
Kroasia 1998

Timnas Kroasia pada tahun 1998 dilatih oleh Miroslav Blazevic. Kala itu Davor Suker cs berhasil dibawanya mencatatkan kejutan besar.
Kroasia saat itu masuk dalam Grup H. Mereka berhasil lolos ke fase knockout karena menempati posisi dua di bawah Argentina.
Di babak 16 besar, mereka mengalahkan Rumania dengan skor 1-0. Di babak perempatfinal, mereka membantai tim kuat Jerman dengan skor telak 3-0.
Di semifinal, Kroasia harus mengakui ketangguhan tim tuan rumah Prancis. Mereka kala itu kalah tipis dengan skor 2-1.
Lebih Kuat

Skuat Kroasia yang sekarang ini memang berkutat di fase grup. Namun demikian Lovren meyakini timnya yang sekarang ini lebih tangguh dari para seniornya 20 tahun lalu itu.
Kami bisa melakukan lebih baik daripada tim 1998, tapi mari kita lihat saja nanti, katanya kepada wartawan seperti dilansir Goal International.
Saya pikir kami memiliki pemain yang lebih baik daripada tim itu, koar bek Liverpool ini.
Kans Reuni Dengan Prancis

Saat ini Kroasia menjadi pemuncak klasemen Grup D. Mereka mengoleksi enam poin.
Saat ini mereka berpeluang untuk bisa jadi pemuncak klasemen. Hal itu bisa diraih jika mereka minimal meraih satu poin saat tanding lawan Islandia.
Jika jadi juara grup, maka mereka tak akan berhadapan dengan Prancis. Les Blues saat ini berada di puncak klasemen Grup C dengan raihan enam poin.
[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Angola vs Argentina: Tango Menang Lagi, Messi Bikin Satu Gol & Satu Assist
Piala Dunia 15 November 2025, 02:10
-
Lionel Messi Kembali ke Eropa?
Liga Champions 6 November 2025, 10:53
-
Azzurri Patah Hati, Matias Soule Tolak Italia, Hatinya Hanya untuk Argentina
Piala Dunia 16 Oktober 2025, 10:39
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Tottenham vs Man City: Dominic Solanke
Liga Inggris 2 Februari 2026, 02:28
-
Man of the Match Man United vs Fulham: Casemiro
Liga Inggris 2 Februari 2026, 00:45
-
Man of the Match Real Madrid vs Rayo Vallecano: Vinicius Junior
Liga Spanyol 2 Februari 2026, 00:32
-
Hasil Lyon vs LOSC: Calvin Verdonk Masuk dari Bangku Cadangan, Sayang Timnya Kalah
Tim Nasional 2 Februari 2026, 00:01
LATEST EDITORIAL
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30






