Lamine Yamal Ungkap Pesan untuk Lionel Messi Usai Final Piala Dunia 2026
Aga Deta | 26 September 2026 23:01
Bola.net - Lamine Yamal mengungkap percakapannya dengan Lionel Messi setelah Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Pemain Barcelona itu mengatakan dirinya menyampaikan rasa terima kasih kepada legenda Argentina tersebut setelah pertandingan berakhir.
Spanyol memastikan gelar juara setelah mengalahkan Argentina 1-0 pada partai final. Gol Ferran Torres pada babak tambahan waktu menjadi penentu kemenangan La Furia Roja.
Setelah peluit panjang berbunyi, Yamal langsung menghampiri Messi dan keduanya sempat berbicara. Momen tersebut menjadi perhatian karena Yamal selama ini kerap dibandingkan dengan Messi sejak mencuri perhatian di Barcelona pada usia 15 tahun.
Yamal juga membahas foto lama yang memperlihatkan Messi sedang memandikannya ketika masih bayi. Ia menjelaskan alasan keluarganya tidak membagikan foto tersebut kepada publik selama bertahun-tahun.
Yamal Ucapkan Terima Kasih kepada Messi

Pertemuan Yamal dan Messi setelah final menjadi salah satu momen menarik dalam perayaan kemenangan Spanyol. Alih-alih menjadikan kesempatan tersebut sebagai bagian dari pertunjukan di depan kamera, Yamal mengatakan tindakannya kepada Messi datang dari perasaan pribadi.
Hubungan keduanya juga memiliki konteks yang lebih panjang karena Messi pernah berada di Barcelona ketika Yamal masih sangat kecil. Setelah bertahun-tahun, keduanya kembali berada di satu lapangan dalam situasi yang berbeda setelah final Piala Dunia.
"Saya mengatakan terima kasih untuk semua yang telah Anda berikan kepada sepak bola. Saya tidak melakukan sesuatu hanya agar terlihat bagus untuk foto; itu benar-benar datang dari dalam diri saya," kata Yamal kepada The Guardian.
Yamal Tak Ingin Terus Dibandingkan dengan Messi

Yamal juga menjelaskan soal foto dirinya saat masih bayi yang pernah dimandikan Messi. Foto tersebut baru menjadi perhatian publik bertahun-tahun kemudian, sementara Yamal mengaku memang meminta sang ayah tidak menyebarkannya.
Ia menyadari foto tersebut dapat membuat perbandingan dengan Messi semakin mudah dilakukan. Karena itu, Yamal ingin terlebih dahulu membangun identitasnya sendiri sebagai pemain sebelum kisah tersebut diketahui banyak orang.
"Karena saya yang memintanya untuk tidak melakukannya. Dia pernah mengunggahnya di Facebook dan saya memintanya untuk menghapusnya. Perbandingan akan terlalu mudah dilakukan, itu saja yang akan dibicarakan orang," ujar Yamal.
"Saya ingin menjadi Lamine; saya tidak ingin menjadi Messi. Saya hanya ingin mencapai sejauh yang bisa saya capai. Saya memintanya untuk menunggu. Ketika saya sudah menjadi Lamine, lakukan apa pun yang Anda mau," lanjutnya.
Yamal Yakin Spanyol Menang Setelah Argentina Kehilangan Pemain

Yamal turut mengenang momen penting dalam final ketika Argentina harus bermain dengan 10 pemain setelah Enzo Fernandez mendapat kartu merah. Situasi tersebut membuat Yamal dan rekan-rekannya semakin yakin bahwa Spanyol dapat mengamankan kemenangan.
Spanyol kemudian mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain hingga akhirnya mencetak gol penentu pada babak tambahan waktu. Yamal menilai Argentina akan kesulitan mencetak gol dalam kondisi tersebut.
"Kami tahu mereka tidak mungkin mencetak gol, dan dengan menguasai bola melawan 10 pemain, akan sangat sulit bagi kami untuk tidak mencetak gol," kata Yamal.
Yamal Jelaskan Cara Menghadapi Lawan

Yamal juga berbicara mengenai cara berpikirnya ketika menghadapi pemain bertahan. Ia mengibaratkan bek lawan seperti robot yang telah dipersiapkan pelatih untuk menghentikan pergerakannya.
Menurutnya, pemain sepak bola tetap memiliki unsur spontanitas yang tidak bisa sepenuhnya diprediksi. Yamal menyebut Neymar sebagai salah satu pemain yang banyak memengaruhi cara dirinya mengecoh lawan.
"Seorang bek akan memiliki pelatih yang berkata, 'Oke, Lamine: yang dia lakukan adalah...' Saya memandangnya seperti robot yang berusaha menghentikan saya," jelas Yamal.
"Robot bisa hampir sempurna, tetapi manusia memiliki sesuatu yang tidak dimiliki robot. Sepak bola memang sudah dimekanisasi, tetapi ada pemain seperti saya, Pedri, dan banyak pemain lainnya yang memiliki percikan khusus," lanjutnya.
"Ada gerakan khas Neymar ketika dia berhenti, melakukan tipuan, lalu bergerak ke arah lain. Saya menonton begitu banyak videonya. Saya mencoba bermain dengan lawan, memastikan mereka tidak bisa memekaniskan saya dan tidak tahu ke mana saya akan bergerak," pungkas Yamal.
Sumber: Barca Universal
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lionel Scaloni Bahas Kontrak Baru dengan Argentina, Era Tanpa Lionel Messi di Depan Mata
Piala Dunia 26 September 2026, 21:59
-
Khaldoon Al Mubarak Buka Suara soal Kasus Finansial Manchester City
Liga Inggris 26 September 2026, 21:49
-
Gakpo Buka Suara soal Gagal Pindah ke Manchester City
Liga Inggris 26 September 2026, 21:24
-
Apakah Erling Haaland Punya Klausul Khusus jika Manchester City Terdegradasi?
Liga Inggris 26 September 2026, 20:49
LATEST UPDATE
-
Manchester United Dapat Pesaing Baru dalam Perburuan Alejandro Balde
Liga Inggris 27 September 2026, 00:01
-
Lamine Yamal Ungkap Pesan untuk Lionel Messi Usai Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia 26 September 2026, 23:01
-
Cedera Terbaru Kylian Mbappe Soroti Riwayat Kebugarannya di Real Madrid
Liga Spanyol 26 September 2026, 22:34
-
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Vietnam Menang Tipis atas Filipina
Tim Nasional 26 September 2026, 22:09
-
Lionel Scaloni Bahas Kontrak Baru dengan Argentina, Era Tanpa Lionel Messi di Depan Mata
Piala Dunia 26 September 2026, 21:59
-
Khaldoon Al Mubarak Buka Suara soal Kasus Finansial Manchester City
Liga Inggris 26 September 2026, 21:49
-
Gakpo Buka Suara soal Gagal Pindah ke Manchester City
Liga Inggris 26 September 2026, 21:24
-
Apakah Erling Haaland Punya Klausul Khusus jika Manchester City Terdegradasi?
Liga Inggris 26 September 2026, 20:49
-
Thom Haye Pastikan Indonesia Siap Hadapi Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 26 September 2026, 19:39
-
Link Live Streaming Vietnam vs Filipina di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 26 September 2026, 18:29
-
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Thailand Menang Telak 4-0 atas Pakistan
Tim Nasional 26 September 2026, 18:14
-
Antonio Conte Dikaitkan ke MU, Bagaimana Nasib Michael Carrick?
Liga Inggris 26 September 2026, 17:43
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



