Lionel Messi Ungkap Alasan Menangis Usai Cetak Hattrick Saat Argentina Kalahkan Aljazair
Aga Deta | 17 Juni 2026 15:26
Bola.net - Lionel Messi mengawali Piala Dunia 2026 dengan penampilan luar biasa saat membawa Argentina menang 3-0 atas Aljazair pada laga pembuka Grup J. Kapten La Albiceleste mencetak hattrick bersejarah, tetapi momen emosional setelah gol pertamanya justru mencuri perhatian.
Pertandingan yang berlangsung di Kansas City Stadium itu menjadi panggung sempurna bagi Messi. Pemain Inter Miami tersebut mencetak tiga gol sekaligus menyamai rekor Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan 16 gol.
Messi juga mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang tampil dalam enam edisi Piala Dunia. Namun, perayaan gol pertamanya memperlihatkan sisi emosional yang jarang terlihat dari sang megabintang.
Air mata Messi usai mencetak gol sempat memunculkan berbagai spekulasi. Setelah pertandingan, pemain berusia 38 tahun itu akhirnya menjelaskan alasan di balik momen tersebut.
Messi Ungkap Air Matanya Tidak Berkaitan dengan Sepak Bola

Perayaan emosional Messi terjadi setelah ia membuka keunggulan Argentina lewat tendangan dari luar kotak penalti. Banyak pihak menduga air mata tersebut berkaitan dengan pencapaian rekor yang baru saja ia raih.
Namun, Messi menegaskan bahwa perasaannya saat itu tidak berhubungan dengan sepak bola maupun catatan sejarah yang ia ukir. Ia mengaku baru melewati masa-masa sulit dalam kehidupannya.
"Mengapa saya menangis? Itu adalah sesuatu yang sama sekali tidak berkaitan dengan sepak bola," ujar Messi.
"Saya melalui beberapa hari yang sulit, tetapi saya berterima kasih kepada seluruh delegasi dan rekan-rekan setim karena mereka selalu berada di sisi saya dan memberikan banyak kekuatan untuk membantu saya melewati masa tersebut," lanjut Messi.
Bersyukur atas Dukungan Rekan-Rekan Setim

Messi tidak mengungkap secara rinci persoalan yang sedang dihadapinya. Meski demikian, ia menekankan bahwa dukungan dari orang-orang di sekelilingnya sangat berarti dalam proses tersebut.
Kebersamaan yang terjalin di dalam skuad Argentina disebut membantu dirinya tetap fokus menghadapi turnamen. Dukungan itu pula yang membuatnya mampu tampil maksimal di lapangan.
"Mengapa saya menangis? Itu adalah sesuatu yang sama sekali tidak berkaitan dengan sepak bola," kata Messi.
"Saya melalui beberapa hari yang sulit, tetapi saya berterima kasih kepada seluruh delegasi dan rekan-rekan setim karena mereka selalu berada di sisi saya dan memberikan banyak kekuatan untuk membantu saya melewati masa tersebut," tambah Messi.
Lionel Scaloni Kehabisan Kata-kata untuk Messi

Penampilan luar biasa Messi juga membuat pelatih Argentina, Lionel Scaloni, kembali memberikan pujian tinggi. Ia mengaku kesulitan mencari kata-kata untuk menggambarkan kontribusi sang kapten.
Menurut Scaloni, apa yang dilakukan Messi saat ini bukanlah sesuatu yang mengejutkan. Ia menilai pemain berjuluk La Pulga tersebut telah mempertahankan level permainan luar biasa selama dua dekade.
"Saya kehabisan kata-kata untuk Leo. Apa yang bisa saya katakan? Dia luar biasa," ujar Scaloni.
"Ini bukan soal membayangkan apakah dia bisa memulai turnamen seperti ini. Dia sudah melakukan hal seperti ini selama 20 tahun. Orang-orang yang menyukai sepak bola ingin melihatnya bermain, bukan hanya orang Argentina. Terlepas dari hasil pertandingan, kita harus menikmati dirinya. Apa yang dia berikan kepada dunia sungguh luar biasa," lanjut Scaloni.
Klasemen Piala Dunia 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Paul Pogba Menuju MLS? Deretan Klub Ini Punya Alasan untuk Merekrutnya
Bola Dunia Lainnya 13 Agustus 2026, 09:59
-
Skandal Layanan 'Pijat' untuk Wasit Asing Guncang Federasi Sepak Bola Korea Selatan
Asia 12 Agustus 2026, 23:23
LATEST UPDATE
-
Tak Ada Darurat Lini Depan di Barcelona
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 13:17
-
Carlos Baleba Resmi Gabung Manchester United, Wayne Rooney Yakin Dampaknya Besar
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 13:01
-
Barcelona Masih Butuh Bek Tengah Kidal? Ini 3 Kandidat Potensialnya
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 12:40
-
AC Milan: Struktur 3-4-2-1 Jadi Fondasi, Pressing Tinggi Jadi Senjata
Liga Italia 26 Agustus 2026, 12:19
-
Liverpool Belum Ajukan Tawaran Ketiga untuk Yankuba Minteh, Ada Apa?
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 12:14
-
Manchester United Sudah Beres di Lini Tengah, Kini Fokus Cari Bek Kiri?
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 11:29
-
AC Milan Lirik Bek Manchester United untuk Perkuat Sektor Pertahanan
Liga Italia 26 Agustus 2026, 11:24
-
Gagal Dapatkan Rodri, Jose Mourinho Tetap Puas dengan Skuad Real Madrid
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 10:43
-
Vinicius Junior Bukan Satu-satunya Alasan Xabi Alonso Dipecat Real Madrid
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 10:20
-
Napoli Ingin Gabriel Jesus, tapi Ada Satu Syarat yang Harus Dipenuhi
Liga Italia 26 Agustus 2026, 09:57
-
3 Transfer yang Bisa Dikejar Real Madrid pada Pekan Terakhir
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 09:23
-
Rafael Leao Didekati Klub Premier League, Negosiasi Berlangsung
Liga Italia 26 Agustus 2026, 09:11
-
Chelsea Sepakat Jual Liam Delap ke Nottingham Forest
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 08:26
-
Prediksi Barcelona vs Bilbao 28 Agustus 2026
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 08:22
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59




