Luka Modric: Prancis Menang Karena Dibantu Wasit
Editor Bolanet | 17 Juli 2018 13:45
Kroasia sendiri berhasil tampil di luar ekspektasi publik di Piala Dunia 2018. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, The Vatreni berhasil lolos ke final Piala Dunia semenjak federasi sepakbola mereka terbentuk.
Namun di partai final, Kroasia harus bertekuk lutut atas lawan mereka Prancis. Mereka harus tumbang dengan skor 4-2 dari tim berjuluk Les Bleus tersebut.
Modric sendiri mengungkapkan bahwa timnya lebih layak untuk menjadi juara ketimbang Prancis. Semua pemain kami merasakan hal yang sama, yaitu kami tidak pantas kalah, ujar Modric kepada Sportsmole. (sm/dub)
Wasit Berat Sebelah

Saya rasa kami adalah tim yang lebih baik dari Prancis, namun terkadang tim yang lebih baik tidak memenangkan pertandingan.
Kami juga terkejut kami mendapatkan hukuman penalti, terutama karena pelanggaran yang ia berikan di gol pertama mereka menurut saya bukanlah sebuah pelanggaran dan kami bisa bangkit dari itu.
Penalti Membunuh Pertandingan

Kami berhasil bermain dengan baik dan kami memainkan sepakbola yang bagus sepanjang pertandingan. Lalu wasit memberikan penalti untuk mereka [Prancis] dan itu membunuh kami.
Tidak mudah untuk bangkit dari kondisi tersebut, namun kami terus mencoba. Kami terus berjuang hingga akhir dan kami benar-benar bangga dengan bagaimana cara kami bermain. Namun sayang itu tidak cukup membuat kami menang. tandasnya.
Dapat Pengakuan

TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
5 Pelajaran dari Laga Milan vs Verona: Nkunku Bikin Lega, Pulisic OTW Top Skor?
Liga Italia 29 Desember 2025, 12:47
-
Luka Modric Senang Nkunku Akhirnya Pecah Telur di Serie A
Liga Italia 29 Desember 2025, 12:07
-
Rapor Pemain Milan vs Verona: Malamnya Nkunku, Pulisic Terus Tunjukkan Ketajamannya
Liga Italia 28 Desember 2025, 23:48
-
Prediksi Susunan Pemain Milan vs Verona: Modric Starter, Allegri Putar Otak Tanpa Leao
Liga Italia 28 Desember 2025, 16:50
-
Fakta! Kylian Mbappe Belum Bisa Disandingkan dengan Zinedine Zidane
Liga Spanyol 26 Desember 2025, 09:56
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





