Mimpi Prancis Menuju Puncak Dibangun dengan Pertahanan Kokoh yang Bekerja dalam Senyap
Gia Yuda Pradana | 6 Juli 2026 01:00
Bola.net - Nama-nama seperti Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, dan Michael Olise kerap menghiasi pembicaraan ketika Prancis tampil di Piala Dunia 2026. Namun, perjalanan Prancis tidak hanya dibangun oleh ketajaman lini depan.
Di balik kemenangan demi kemenangan, terdapat lini pertahanan yang bekerja tanpa banyak mendapat perhatian. Mereka tampil tenang, disiplin, dan mampu mematahkan berbagai ancaman lawan.
Kemenangan tipis 1-0 atas Paraguay di Philadelphia memperlihatkan wajah lain Prancis. Tim asuhan Didier Deschamps mampu mengendalikan pertandingan tanpa memberikan banyak peluang kepada lawan.
Hasil tersebut melengkapi catatan tiga clean sheet dari lima pertandingan yang telah dijalani Prancis. Statistik itu menjadi gambaran bahwa keseimbangan tim menjadi modal utama untuk terus menjaga mimpi meraih gelar dunia.
Pertahanan yang Bekerja dengan Kompak dalam Senyap
William Saliba, Dayot Upamecano, Lucas Digne, dan Jules Kounde tampil kompak sepanjang pertandingan menghadapi Paraguay. Permainan fisik yang diperagakan lawan tidak mampu merusak organisasi pertahanan mereka.
Saliba mengakui pertandingan berlangsung berat, tetapi kemenangan seperti itu memiliki arti besar dalam turnamen singkat. "Tidak mudah, tetapi kemenangan seperti ini juga memberi manfaat. Ini Piala Dunia, kami tahu kemenangan tidak datang dengan mudah. Kami siap bertarung. Kami tidak kebobolan, kami meraih clean sheet lagi dan kemenangan lagi. Saya berharap kami bisa mempertahankan ini."
Ketangguhan lini belakang juga membuat Mike Maignan menjalani malam yang relatif tenang. Kiper Prancis itu lebih sering memainkan bola dengan kaki daripada melakukan penyelamatan menggunakan tangannya.
Menang dengan Kepala Tetap Dingin
Prancis sudah mengetahui tantangan yang akan diberikan Paraguay sebelum pertandingan dimulai. Tim pelatih meminta seluruh pemain tetap fokus agar tidak terpancing permainan keras lawan.
Saliba mengungkapkan pesan tersebut berhasil dijalankan sepanjang laga. "Kami mendapat peringatan dari pelatih dua atau tiga jam sebelum pertandingan. Ia memperlihatkan beberapa video dan menjelaskan bahwa mereka akan bermain sangat dekat, melakukan pelanggaran, dan mencoba memancing emosi kami. Kami harus tetap fokus penuh karena jika energi kami habis akibat hal itu, kami akan kehilangan arah. Kami berhasil tetap fokus."
Ryan Cherki merasakan manfaat dari pertandingan dengan tensi tinggi tersebut. Menurutnya, Prancis mampu membuktikan bahwa mereka tidak hanya piawai memainkan sepak bola atraktif, tetapi juga siap menghadapi pertarungan fisik.
Modal Berharga Menuju Ujian Berikutnya
Konsistensi lini belakang telah menjadi salah satu kekuatan terbesar Prancis sepanjang turnamen. Selain Paraguay, mereka juga mencatat clean sheet saat mengalahkan Swedia dan Irak dengan skor identik 3-0.
Hingga babak perempat final, Prancis baru kebobolan dua gol. Catatan itu memberikan kepercayaan diri menjelang laga melawan Maroko yang akan menentukan langkah menuju semifinal.
Tidak semua kemenangan lahir dari pesta gol atau aksi individu yang memikat. Bagi Prancis, mimpi menuju puncak Piala Dunia 2026 juga dibangun dengan pertahanan kokoh yang bekerja dalam senyap dan hampir tanpa cela.
Sumber: FIFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rodri Pilih Barcelona, Awal Keputusan Itu Ternyata Terjadi Saat Piala Dunia
Liga Spanyol 7 Agustus 2026, 20:04
-
Mikel Arteta Petik Pelajaran Berharga usai Arsenal Kalah dari Real Betis
Liga Inggris 6 Agustus 2026, 07:55
-
Vinicius Junior Fokus Bersinar di Bawah Jose Mourinho, Abaikan Rumor Arsenal
Liga Spanyol 5 Agustus 2026, 13:13
LATEST UPDATE
-
Prediksi Brentford vs Tottenham 22 Agustus 2026
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 22:44
-
Prediksi Nottingham vs Leeds 22 Agustus 2026
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 22:20
-
Prediksi Ipswich vs Sunderland 22 Agustus 2026
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 21:47
-
Prediksi Everton vs Crystal Palace 22 Agustus 2026
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 21:16
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 20 Agustus 2026, 21:00
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 22-25 Agustus 2026
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 20:30
-
Jadwal Liga Inggris 2026/27: Tiga Laga Besar pada Matchweek Pembuka di Vidio
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 20:13
-
Di Mana Posisi Curtis Jones jika Gabung Inter Milan?
Liga Italia 20 Agustus 2026, 20:01
-
Jadwal Timnas Voli Putri Indonesia di AVC Womens Continental 2026: Disiarkan MOJI dan Vidio
Voli 20 Agustus 2026, 19:36
-
Jose Mourinho Siapkan Peran Baru untuk Trent Alexander-Arnold di Real Madrid
Liga Spanyol 20 Agustus 2026, 19:03
-
Porto Menyerah Kejar Santiago Gimenez, Negosiasi dengan AC Milan Buntu
Liga Italia 20 Agustus 2026, 18:33
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59





