Opini Jujur Eks Liverpool: Portugal Mending Main Tanpa Cristiano Ronaldo Deh, Dia Sudah Ketuaan!
Ari Prayoga | 25 November 2022 11:21
Bola.net - Portugal mendapat saran untuk tak lagi memainkan Cristiano Ronaldo sebagai starter di Piala Dunia 2022 ini. Saran itu dilontarkan oleh eks gelandang Liverpool, Dietmar Hamann.
Ronaldo turut mencetak satu gol dari penalti kala Portugal mengalahkan Ghana 3-2 dalam laga matchday pertama Grup H Piala Dunia 2022 di Stadium 974, Kamis (23/11/2022).
Berkat kemenangan ini, Portugal pun memuncaki klasemen Grup H. Sementara itu, Ronaldo sendiri mencatatkan rekor sebagai pemain pertama yang selalu mencetak gol di lima edisi Piala Dunia berbeda.
Penilaian Dietmar Hamann

Terlepas dari kontribusi satu gol tersebut, Hamann menilai performa Ronaldo sangat jauh dari kata bagus. Bahkan, CR7 ia sebut sebagai beban tim bagi Portugal.
"Saya rasa dia adalah pemain yang berbeda - saya tidak tahu apakah ini soal kebugaran atau karena dia tidak terlalu sering bermain. Jika Anda melihatnya hari ini, bola yang dia berikan tidak pernah dia berikan dalam kariernya," ujar Hamann kepada RTE.
"Saya pikir dia kehilangan setidaknya satu meter, tetapi apa yang masih dia lakukan, dia mungkin masih yang terbaik di udara, karena lompatannya sukar dipercaya,"
Bisakah Cristiano Ronaldo Membawa Portugal Juara?

Lebih lanjut, Hamann juga merasa tidak terlalu yakin apakah Ronaldo bakal mampu membawa Portugal melaju jauh di Piala Dunia 2022 kali ini, apalagi sampai juara.
"Saya tidak terlalu yakin. Mereka terlihat seperti pejalan kaki," tutur Hamann.
"Jelas dalam situasi set piece dia selalu bisa mencetak gol karena dia bagus dengan sundulannya, tapi apakah dia mendapatkan klub lain atau di mana dia mendapatkan klub lain, saya tidak terlalu yakin."
Kedepankan Rafael Leao

Hamann pun kemudian mencoba memberikan sebuah solusi kepada Portugal. Solusi tersebut adalah memainkan pemain muda Rafael Leao sebagai starter.
“Saya pikir Leao harus masuk ke dalam tim karena mereka kekurangan kecepatan di seluruh lapangan, dan jika Anda tidak memiliki kecepatan dalam sepak bola modern, sangat sulit untuk menciptakan peluang dari permainan terbuka," kata Hamann.
"Begitu keluar dari grup, yang harus mereka lakukan, babak sistem gugur itu cerita yang berbeda. Saya tidak berpikir mereka adalah tim yang mudah dihancurkan, tetapi banyak pemain serupa dan saya tidak akan menganggap mereka sebagai salah satu dari tiga atau empat tim yang benar-benar dapat memenangkannya."
Klasemen Sementara Grup H
Jangan lupa saksikan Piala Dunia 2022 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Dan ikuti terus berita terbaru Piala Dunia 2022 hanya di Bola.net.
Sumber: RTE
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Ghana vs Panama: Antoine Semenyo
Piala Dunia 18 Juni 2026, 10:56
-
Ronaldo Masuk Daftar, Ini 5 Pemain Tertua yang Tampil di Piala Dunia
Piala Dunia 18 Juni 2026, 09:54
LATEST UPDATE
-
Resmi! Real Madrid Perkenalkan Ibrahima Konate Sebagai Rekrutan Baru
Liga Spanyol 18 Juni 2026, 18:19
-
Piala Dunia 2026: Haruskah Belanda Takut pada Alexander Isak?
Piala Dunia 18 Juni 2026, 15:54
-
Inggris Akhirnya Usir 'Hantu' yang Menempel Selama 24 Tahun!
Piala Dunia 18 Juni 2026, 15:45
-
Imam Sudjarwo Lepas Timnas Voli Putra Indonesia dan Putri U-18
Voli 18 Juni 2026, 15:10
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Haiti 20 Juni 2026
Piala Dunia 18 Juni 2026, 14:26
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Turki vs Paraguay 20 Juni 2026
Piala Dunia 18 Juni 2026, 14:03
-
Man of the Match Uzbekistan vs Kolombia: Luis Diaz
Piala Dunia 18 Juni 2026, 12:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28










