Pantai Gading dan Kekalahan yang Terasa Getir
Gia Yuda Pradana | 1 Juli 2026 03:18
Bola.net - Pantai Gading harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-2 dari Norwegia pada babak 32 besar. Kekalahan ini terasa getir karena tim asuhan Emerse Fae sempat memberi perlawanan sengit hingga menit-menit akhir.
Pantai Gading tampil kompetitif sepanjang pertandingan yang berlangsung ketat dan berimbang. Namun, efektivitas Norwegia dalam memanfaatkan peluang menjadi pembeda yang menentukan hasil akhir.
Hasil tersebut membawa Norwegia melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi Brasil pada 5 Juli. Sementara itu, wakil Afrika tersebut harus pulang meski menunjukkan performa menjanjikan dalam penampilan perdana mereka di fase gugur Piala Dunia.
Pantai Gading Kehilangan Momentum di Momen Krusial
Pantai Gading sebenarnya memulai laga dengan cukup meyakinkan melalui serangan dari kedua sisi lapangan. Ghislain Konan dan Nicolas Pepe beberapa kali mampu menciptakan ancaman ke pertahanan lawan.
Peluang terbaik pada awal pertandingan hadir saat Yan Diomande mengirim umpan akurat ke tiang jauh. Namun, penyelesaian Pepe dari jarak dekat belum mampu mengarah ke gawang sehingga berhasil diamankan lini belakang Norwegia.
Ketika pertandingan berjalan seimbang, Norwegia justru berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-39. Antonio Nusa melakukan aksi individu dari sisi kiri sebelum melepaskan tembakan melengkung yang bersarang di sudut gawang.
Pertanyaan besar sebelum laga adalah kemampuan lini belakang Pantai Gading dalam meredam Erling Haaland. Meski sempat dibuat minim sentuhan pada awal pertandingan, penyerang andalan Norwegia itu tetap mampu memberi ancaman.
Gelandang Pantai Gading, Franck Kessie, mengaku kecewa dengan hasil yang diraih timnya. Ia menilai pertandingan berjalan sangat seimbang, tetapi detail kecil kembali menghambat langkah mereka.
“Kekalahan ini meninggalkan rasa yang sangat getir. Kami memiliki peluang nyata dan sekali lagi detail-detail kecil menghentikan laju kami di kompetisi ini,” ujar Kessie.
“Ini adalah pertandingan 50-50. Mereka mampu memanfaatkan peluang yang dimiliki, sedangkan kami pada beberapa momen kurang tenang dalam mengambil keputusan,” lanjutnya.
Diallo Bangkitkan Harapan, Haaland Jadi Penentu
Upaya Pantai Gading untuk bangkit mendapatkan energi baru setelah masuknya Amad Diallo pada babak kedua. Pemain tersebut langsung memberi dampak besar melalui kontribusinya di kedua sisi lapangan.
Diallo lebih dulu melakukan penyelamatan penting di dekat garis gawang timnya. Tidak lama kemudian, ia mencetak gol penyeimbang pada menit ke-74 lewat aksi individu impresif setelah bekerja sama dengan Pepe.
Gol tersebut menghidupkan kembali harapan Pantai Gading untuk membalikkan keadaan. Momentum pertandingan pun sempat beralih ke kubu wakil Afrika itu.
Namun, Haaland kembali menunjukkan ketajamannya saat laga memasuki menit ke-86. Ia menyambar umpan tarik rendah Patrick Berg dari jarak dekat untuk membawa Norwegia unggul 2-1.
Gol itu menjadi gol kelima Haaland di Piala Dunia 2026 sekaligus gol ke-60 bersama tim nasional Norwegia. Catatan tersebut memastikan Norwegia bertahan hingga peluit akhir dan mengamankan tiket ke babak berikutnya.
Pantai Gading masih memperoleh peluang terakhir melalui tendangan bebas Diallo pada masa akhir pertandingan. Akan tetapi, kiper Orjan Nyland melakukan penyelamatan gemilang yang memastikan kemenangan tetap menjadi milik Norwegia.
Sumber: FIFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Alasan Rodri Tolak Real Madrid dan Pilih Barcelona
Liga Spanyol 12 Agustus 2026, 11:51
-
Demi Instruksi Taktik, Erling Haaland Tak Bisa Jadi Kapten Manchester City!
Liga Inggris 11 Agustus 2026, 23:24
-
Donald Trump Bela Gianni Infantino: Singgung Kesuksesan Piala Dunia 2026
Piala Dunia 11 Agustus 2026, 15:40
-
Yan Diomande Ungkap Alasan Pilih Real Madrid, Wujudkan Mimpi Sejak Kecil
Liga Spanyol 7 Agustus 2026, 21:13
-
Rodri Pilih Barcelona, Awal Keputusan Itu Ternyata Terjadi Saat Piala Dunia
Liga Spanyol 7 Agustus 2026, 20:04
LATEST UPDATE
-
Hasil Fulham vs Chelsea: Drama Lima Gol, Era Xabi Alonso Dimulai dengan Manis
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 04:16
-
Enzo Fernandez Paksakan Pindah ke Manchester City?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 23:33
-
Arsenal dan Julian Alvarez Terpisah Upeti Rp3 Triliun
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 21:33
-
Singkat, Padat, Jelas! Lewis Hall Gak Dijual, MU!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 21:06
-
Jose Mourinho Temukan Formula Agar Jude Bellingham dan Arda Guler Bisa Main Bersama
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 20:14
-
Debut Impian Anthony Gordon di Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:49
-
Wajah Baru AC Milan Era Ruben Amorim: Proaktif dan Agresif
Liga Italia 24 Agustus 2026, 19:27
-
Sempat Menolak, Gabrile Martinelli Kini Terbuka Pindah ke Arab Saudi?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:23
-
Kabar Baik MU! Amad Diallo Segera Beraksi Lagi!
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 19:12
-
Ada Tangis Lamine Yamal di Balik Kemenangan 5-0 Barcelona atas Elche
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:04
-
Ada Raphinha, Barcelona Tidak Perlu Beli Striker Baru!
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 18:58
-
Transfer Beres, Carlos Baleba Belum Bisa Bela MU, Kenapa Begitu?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 18:49
-
Update Transfer Alejandro Balde ke MU: Agen Jorge Mendes Jadi Kunci
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 18:38
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


