Pelatih Bosnia: Messi Tak Perlu Dikawal Secara Khusus
Editor Bolanet | 12 Juni 2014 16:52
- Pelatih Timnas , Safet Susic menegaskan bahwa ia tak akan 'mengorbankan' satu pemain secara khusus untuk mengawal striker Timnas , Lionel Messi. Kedua tim akan saling berhadapan di laga pembuka Grup F yang diselenggarakan di Maracana (15/06).
Keberadaan Messi sebagai motor serangan Tango tentu harus benar-benar diwaspadai oleh Bosnia. Meskipun mengakui sempat mempertimbangkan man marking kepada Messi, namun Susic pada akhirnya memutuskan untuk tidak memberikan penjagaan khusus kepada bintang Barcelona tersebut.
Lionel Messi (c) AFP
Mengorbankan satu pemain untuk mengawal Messi, saya pikir hal itu tak akan berdampak baik bagi kami. Kami sebenarnya memiliki pemain yang ideal untuk menjaga dia, yaitu Muhamed Besic. Namun Messi terkadang hanya berdiri di satu tempat selama beberapa menit, tentu sia-sia untuk membiarkan satu pemain mengikutinya, ungkap pria 59 tahun ini seperti dilansir FIFA.
Messi mungkin akan menikmati sedikit kebebasan melawan kami, namun tiap kali menerima bola ia akan selalu mendapatkan pengawalan pemain kami. Namun saya pikir kami tak pernah perlu melakukan man marking terhadap lawan manapun, Argentina bukan pengecualian.
(fifa/mri)
Keberadaan Messi sebagai motor serangan Tango tentu harus benar-benar diwaspadai oleh Bosnia. Meskipun mengakui sempat mempertimbangkan man marking kepada Messi, namun Susic pada akhirnya memutuskan untuk tidak memberikan penjagaan khusus kepada bintang Barcelona tersebut.
Mengorbankan satu pemain untuk mengawal Messi, saya pikir hal itu tak akan berdampak baik bagi kami. Kami sebenarnya memiliki pemain yang ideal untuk menjaga dia, yaitu Muhamed Besic. Namun Messi terkadang hanya berdiri di satu tempat selama beberapa menit, tentu sia-sia untuk membiarkan satu pemain mengikutinya, ungkap pria 59 tahun ini seperti dilansir FIFA.
Messi mungkin akan menikmati sedikit kebebasan melawan kami, namun tiap kali menerima bola ia akan selalu mendapatkan pengawalan pemain kami. Namun saya pikir kami tak pernah perlu melakukan man marking terhadap lawan manapun, Argentina bukan pengecualian.
(fifa/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
-
Chelsea yang Sangat Buruk, Tak Punya Nyali, dan Berjalan Mundur
Liga Inggris 22 April 2026, 10:16
-
Vinicius Junior Lagi-lagi Dicemooh Madridista, Arbeloa: Gitu Aja Terus!
Liga Spanyol 22 April 2026, 09:45
-
Terungkap, Matheus Cunha Cedera, Bisa Main Lawan Brentford?
Liga Inggris 22 April 2026, 09:40
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 22 April 2026, 09:23
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2025/2026
Liga Inggris 22 April 2026, 09:16
-
Reaksi Liam Rosenior Soal Nyanyian Fans Chelsea: Saya Paham Mereka Frustrasi
Liga Inggris 22 April 2026, 09:12
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59














