Perjalanan Swiss ke Perempat Final Piala Dunia 2026: Mengincar Sejarah Lebih Besar
Gia Yuda Pradana | 9 Juli 2026 21:17
Bola.net - Swiss akhirnya mengamankan tempat di perempat final Piala Dunia 2026 setelah melewati rangkaian pertandingan yang konsisten sejak fase grup. Tim asuhan Murat Yakin mencatat sejarah baru dengan dua kemenangan beruntun pada fase gugur untuk pertama kalinya.
Pencapaian tersebut menjadi langkah terbaik Swiss di Piala Dunia sejak edisi 1954. Mereka kini berpeluang mencatat sejarah yang lebih besar saat berjumpa juara bertahan Argentina di Kansas City.
Perjalanan menuju delapan besar tidak selalu berjalan mulus bagi Swiss. Hasil imbang pada laga pembuka menjadi pelajaran penting sebelum mereka tampil semakin solid pada pertandingan berikutnya.
Kekuatan kolektif, pertahanan yang disiplin, serta kontribusi sejumlah pemain muda membuat Swiss tampil sebagai salah satu tim paling konsisten di turnamen. Meski Johan Manzambi sempat absen akibat cedera, performa tim tetap terjaga.
Awal Turnamen Swiss hingga Juara Grup
Swiss membuka fase grup dengan hasil imbang 1-1 melawan Qatar meski Breel Embolo lebih dahulu membawa timnya unggul melalui tendangan penalti. Gol bunuh diri Miro Muheim pada masa tambahan waktu membuat kemenangan yang sudah di depan mata sirna.
Respons cepat diperlihatkan saat Swiss membungkam Bosnia dan Herzegovina dengan skor 4-1. Johan Manzambi dan Ruben Vargas yang masuk dari bangku cadangan menjadi pembeda sebelum Granit Xhaka memastikan kemenangan lewat penalti pada menit 90+7.
Pada pertandingan terakhir grup, Swiss menaklukkan Kanada 2-1 untuk memastikan status juara Grup B. Gregor Kobel tampil kokoh di bawah mistar, sedangkan Vargas dan Manzambi kembali memberikan kontribusi di lini depan.
Dua Kemenangan Beruntun Swiss di Fase Gugur
Swiss melanjutkan tren positif dengan mengalahkan Aljazair 2-0 pada babak 32 besar. Breel Embolo dan Dan Ndoye mencetak gol, sementara Kobel mencatat clean sheet pertamanya di putaran final.
Babak 16 besar menghadirkan tantangan yang jauh lebih berat ketika Swiss menghadapi Kolombia. Pertandingan berakhir tanpa gol selama 120 menit sebelum Swiss menang 4-3 melalui adu penalti.
Kobel menjadi pahlawan setelah menggagalkan eksekusi Cucho Hernandez. Ruben Vargas kemudian memastikan kemenangan yang membawa Swiss lolos ke perempat final untuk pertama kalinya sejak 1954.
Swiss Menantang Argentina
Pelatih Murat Yakin menggambarkan pencapaian timnya sebagai, "Piala Dunia terbaik dalam sejarah Nati." Pernyataan itu mencerminkan perkembangan signifikan yang diperlihatkan Swiss sepanjang turnamen.
Kini, Swiss bersiap menghadapi ujian terbesar melawan Argentina pada babak perempat final. Kondisi Johan Manzambi masih menjadi perhatian, tetapi kedalaman skuad dan organisasi permainan memberi keyakinan bahwa Swiss mampu memberikan perlawanan sengit.
Dengan kombinasi pemain berpengalaman seperti Granit Xhaka, ketangguhan Gregor Kobel, serta energi para pemain muda, Swiss memiliki fondasi kuat untuk mencoba menciptakan kejutan. Jika mampu mempertahankan konsistensi, peluang menorehkan sejarah baru tetap terbuka.
Sumber: FIFA
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mikel Arteta Petik Pelajaran Berharga usai Arsenal Kalah dari Real Betis
Liga Inggris 6 Agustus 2026, 07:55
-
Vinicius Junior Fokus Bersinar di Bawah Jose Mourinho, Abaikan Rumor Arsenal
Liga Spanyol 5 Agustus 2026, 13:13
LATEST UPDATE
-
Dicari: Kiper Baru untuk Persib Bandung
Bola Indonesia 24 Agustus 2026, 15:11
-
Dean James Bersinar di Eredivisie: Bawa Go Ahead Eagles Raih Peringkat ke-2 Klasemen
Tim Nasional 24 Agustus 2026, 14:12
-
Ambisi Sandy Walsh Bersama Persib: Kejar Gelar Keempat hingga Tantang Klub Asia
Bola Indonesia 24 Agustus 2026, 13:48
-
Tanpa Striker Murni, Barcelona Ternyata Tetap Ganas di Area Penalti
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 13:16
-
Makna Selebrasi Spiderman Raphinha di Balik Kemenangan 5-0 Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 12:17
-
Ferran Torres Debut dan Cetak 2 Gol, PSG Selamat dari Kekalahan
Liga Eropa Lain 24 Agustus 2026, 12:01
-
Kesempatan Xavi Espart, Agresivitas Gavi, dan Debut Impresif Anthony Gordon
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 11:41
-
Debut Impian Anthony Gordon, 2 Assist dalam Kemenangan Besar Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 11:19
-
Adrien Rabiot Sudah Memahami Tuntutan Ruben Amorim di AC Milan
Liga Italia 24 Agustus 2026, 11:08
-
Randal Kolo Muani Bikin Luciano Spalletti Frustrasi
Liga Italia 24 Agustus 2026, 10:19
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59







