Piero Hincapie Diusir Wasit, Jadi Korban Kedua 'Prestianni Law' di Piala Dunia 2026
Aga Deta | 1 Juli 2026 13:18
Bola.net - Piero Hincapie menerima kartu merah langsung saat Ekuador menghadapi Meksiko pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Bek Arsenal tersebut menjadi pemain kedua yang dihukum berdasarkan aturan baru FIFA mengenai tindakan menutupi mulut saat berbicara di lapangan.
Insiden itu terjadi ketika Ekuador kalah 0-2 dari Meksiko di Stadion Azteca, Rabu (1/7/2026) pagi WIB. Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri langkah Ekuador di Piala Dunia 2026.
Hincapie diusir wasit pada masa injury time babak kedua setelah terlibat adu mulut dengan Santiago Gimenez. Wasit terlebih dahulu meninjau insiden melalui VAR sebelum mengeluarkan kartu merah langsung.
Peraturan baru FIFA tersebut diterapkan untuk meningkatkan transparansi komunikasi antarpemain di lapangan. Aturan ini sudah dua kali menghasilkan kartu merah sepanjang Piala Dunia 2026.
Hincapie Diusir karena Melanggar Aturan Baru FIFA

Insiden terjadi pada menit ke-90+5 saat Hincapie berdebat dengan Santiago Gimenez. Bek Ekuador itu menutupi mulutnya dengan tangan ketika berbicara kepada lawannya.
Gimenez kemudian memprotes tindakan tersebut kepada wasit. Setelah berkonsultasi dengan VAR, wasit memutuskan Hincapie melanggar regulasi baru FIFA dan langsung mengeluarkan kartu merah.
Menurut peraturan yang berlaku di Piala Dunia 2026, pemain dilarang sengaja menutupi mulut saat berkomunikasi atau berdebat di lapangan. FIFA menilai tindakan tersebut dapat menghambat wasit, VAR, dan pihak berwenang dalam mengetahui isi percakapan apabila terjadi dugaan pelanggaran disiplin atau ucapan yang bersifat menyinggung maupun diskriminatif.
Prestianni Law Kembali Diterapkan

Hincapie menjadi pemain kedua yang menerima hukuman dengan aturan tersebut. Sebelumnya, gelandang Paraguay Miguel Almiron juga mendapat kartu merah karena pelanggaran serupa pada laga melawan Turki di fase grup.
Aturan tersebut kemudian dikenal luas di media internasional dengan sebutan Prestianni Law atau Hukum Prestianni. Julukan itu muncul setelah gelandang Benfica Gianluca Prestianni terlibat insiden dugaan rasisme terhadap pemain Real Madrid Vinicius Junior pada ajang Liga Champions musim lalu.
Kartu merah Hincapie menjadi penutup buruk bagi Ekuador yang sudah tertinggal 0-2. Meksiko memastikan kemenangan melalui gol Julian Quinones dan Raul Jimenez untuk melaju ke babak 16 besar, sedangkan Ekuador harus mengakhiri perjalanan mereka di turnamen.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Meksiko Berpotensi Jumpa Inggris di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 14:18
LATEST UPDATE
-
Meksiko Berpotensi Jumpa Inggris di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 14:18
-
Man of the Match Meksiko vs Ekuador: Julian Quinones
Piala Dunia 1 Juli 2026, 11:30
-
Hasil Meksiko vs Ekuador: El Tri Melaju ke Babak 16 Besar
Piala Dunia 1 Juli 2026, 11:05
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Swiss vs Aljazair 3 Juli 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 11:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Portugal vs Kroasia 3 Juli 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 10:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Austria 3 Juli 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 09:00
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41








