Portugal Tak Punya Kewajiban Selalu Manjakan dan Mengumpan Cristiano Ronaldo
Afdholud Dzikry | 22 Juni 2026 08:49
Bola.net - Winger Timnas Portugal, Francisco Conceicao, menepis anggapan bahwa rekan-rekannya selalu berusaha mengarahkan bola kepada Cristiano Ronaldo. Pernyataan itu ia sampaikan dalam konferensi pers di Palm Beach, Florida, Minggu waktu setempat, di tengah kritik yang mengiringi penampilan Portugal pada laga pembuka Piala Dunia 2026.
Klarifikasi tersebut muncul setelah Portugal ditahan imbang 1-1 oleh RD Kongo di laga pertama. Hasil itu memicu penilaian bahwa permainan Seleccao das Quinas terlalu bergantung pada Ronaldo sehingga alur serangan menjadi kurang berkembang.
Kini, skuad asuhan Roberto Martinez harus segera melupakan hasil tersebut dan fokus pada pertandingan berikutnya. Portugal dijadwalkan menghadapi Uzbekistan di Houston pada Selasa dalam laga penting Grup K.
Conceicao kemudian menjelaskan bagaimana peran Ronaldo sebenarnya berjalan di dalam tim. Menurutnya, yang menjadi prioritas utama tetaplah permainan kolektif, bukan mencari satu pemain tertentu.
Aliran Bola Berdasarkan Insting Taktis

Conceicao menegaskan bahwa keputusan pemain di lapangan sepenuhnya ditentukan oleh situasi pertandingan. Tidak ada instruksi khusus ataupun tekanan internal yang mengharuskan para pemain selalu memberikan bola kepada Ronaldo.
Menurutnya, tempo permainan di level tertinggi berlangsung begitu cepat sehingga setiap keputusan harus diambil secara spontan. Karena itu, anggapan bahwa Portugal sengaja memusatkan permainan kepada satu pemain tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.
"Bagi saya, saya mengoper bola kepada siapa pun yang saya lihat berada dalam posisi lebih bebas. Tidak ada waktu untuk memikirkan siapa dia atau melihat wajah rekan di sebelah saya," ujar Francisco Conceicao.
"Kami melakukan semuanya berdasarkan insting dalam sepersekian detik, jadi tidak ada waktu untuk itu. Tentu saja, Cristiano ada di sini untuk membantu, sama seperti pemain lain di tim nasional," tambah pemain berusia 23 tahun itu.
Teladan Hebat Cristiano Ronaldo

Meski membantah adanya ketergantungan taktis, Conceicao tetap menunjukkan rasa hormat yang besar kepada Ronaldo. Di usia 41 tahun, kapten Portugal itu masih memperlihatkan etos kerja yang mengesankan.
Bagi generasi muda Portugal, kehadiran Ronaldo menjadi sumber motivasi tersendiri. Semangatnya untuk terus berkembang dan meraih kemenangan dianggap sebagai standar yang patut diikuti seluruh pemain.
"Cristiano adalah teladan karena perjalanan kariernya dan rasa lapar yang ia tunjukkan setiap hari, bahkan sekarang di usia 41 tahun. Ia berlatih dengan semangat seolah itu adalah sesi latihan terakhirnya," kata Conceicao.
"Jika dia yang sudah mencapai begitu banyak hal masih memiliki rasa lapar seperti itu, maka kami yang ingin meraih sebagian kecil dari pencapaiannya harus memiliki rasa lapar yang lebih besar," lanjutnya.
Menyikapi Tekanan Eksternal dan Kritik Publik

Menjalani Piala Dunia pertamanya, tepat 24 tahun setelah sang ayah Sergio Conceicao membela Portugal di ajang yang sama, Francisco memahami besarnya ekspektasi publik. Hasil kurang memuaskan pada laga pertama membuat sorotan terhadap tim semakin kuat.
Namun, pemain yang kini memperkuat Juventus itu menilai tekanan merupakan bagian dari kehidupan pesepak bola profesional. Ia yakin seluruh pemain Portugal cukup berpengalaman untuk menghadapi kritik dan menjawabnya lewat performa di lapangan.
"Saya pikir kami semua sudah terbiasa dengan tekanan. Kami bermain di klub-klub besar dan tekanan akan selalu ada. Kami tahu ketika ada hal yang tidak berjalan baik, kritik juga akan semakin banyak," jelas Conceicao.
"Saat keadaan tidak berjalan sesuai harapan, kami adalah orang pertama yang merasakannya. Kami tahu pekerjaan kami belum dilakukan dengan cara terbaik," tutupnya.
Laga melawan Uzbekistan di Houston akan menjadi kesempatan bagi Portugal untuk membuktikan kualitas mereka. Kemenangan dibutuhkan bukan hanya untuk memperbaiki posisi di klasemen, tetapi juga untuk menjawab keraguan yang muncul setelah pertandingan pertama.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
Piala Dunia 18 Agustus 2026, 09:27
-
Cristiano Ronaldo Ungkap Rencana Pensiun: Ini Mungkin Tahun Terakhir Saya
Bola Dunia Lainnya 17 Agustus 2026, 07:19
-
Ayah Lionel Messi Meninggal, Cristiano Ronaldo Kirim Pesan Penuh Dukungan
Bola Dunia Lainnya 13 Agustus 2026, 10:38
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Sepakat Kontrak Baru Arsenal, Gajinya Naik Signifikan
Liga Inggris 23 September 2026, 00:05
-
Kylian Mbappe Tak Malu Akui Ingin Menangkan Ballon d'Or
Liga Spanyol 22 September 2026, 23:30
-
Kylian Mbappe Ungkap Alasan Tolak Liverpool meski Didorong Sang Ibu
Liga Spanyol 22 September 2026, 22:55
-
Antonio Conte Semakin Dekat Jadi Manajer Baru MU?
Liga Inggris 22 September 2026, 22:34
-
Leny Yoro Mulai Terancam di Manchester United, 3 Bek Baru Masuk Radar
Liga Inggris 22 September 2026, 22:20
-
Tersisih di Era Xabi Alonso, Wonderkid Chelsea Ini Menolak Menyerah!
Liga Inggris 22 September 2026, 22:19
-
Tim Renang Putra Indonesia Finis Ke-6 di Final 4x100 Meter Gaya Ganti Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 22 September 2026, 22:11
-
Mantan Tangan Kanan Solskjaer Bakal Gantikan Michael Carrick di MU?
Liga Inggris 22 September 2026, 22:08
-
MU Cari Bek Kiri Baru, Incar Bek Top EPL Ini?
Liga Inggris 22 September 2026, 21:59
-
Viktor Gyokeres Didekati Milan dan Juventus, Pertimbangkan Tinggalkan Arsenal
Liga Inggris 22 September 2026, 21:45
-
Makin Kuat! Wakili Indonesia di Kompetisi Regional, Borneo FC Dapat Sokongan Mitra Baru!
Bola Indonesia 22 September 2026, 21:43
-
Perenang Indonesia Finis di Peringkat 6 Men's Backstroke 50m Asian Games 2026
Olahraga Lain-Lain 22 September 2026, 21:30
-
Estevao Willian Bicara soal Minim Menit Bermain di Chelsea Era Xabi Alonso
Liga Inggris 22 September 2026, 21:10
-
Raphinha Segera Tunjuk Agen Baru, Tugas Pertamanya Negosiasi Kontrak Baru dengan Barcelona
Liga Spanyol 22 September 2026, 20:48
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



