Preview: Amerika Mengejar Gengsi

Editor Bolanet | 3 Maret 2010 19:05
Preview: Amerika Mengejar Gengsi
Landon Donovan (c) Zimbio
- Mengembalikan rasa percaya diri. Begitulah motivasi tim saat menghadapi timnas Amerika Serikat. Dalam laga ini, Tim bakal mencari tumbal untuk mengembalikan produktivitas mereka.

Walau meraih hasil sempurna di babak penyisihan grup, Belanda kini ketir-ketir. Betapa tidak, tim asuhan Bert van Marwijk ini gagal mencetak gol dalam dua laga terakhir mereka. Melawan Italia dan Paraguay, November 2009 lalu, mereka hanya mampu bermain imbang tanpa gol.

Dalam laga melawan Amerika ini, Marwijk bakal mencari komposisi yang tepat untuk membombardir pertahanan lawan. Dia ingin, sebelum Piala Dunia, masalah mandulnya lini depan Belanda sudah mendapat solusinya.

Hal serupa juga bakal menjadi motivasi tim Amerika Serikat. Jelang Piala Dunia, pelatih Sam's Army, Bob Bradley, ingin melakukan evaluasi menyeluruh terhadap timnya. Dia ingin memastikan bahwa di Piala Dunia nanti, pemain-pemain terbaik pilihannya mampu berkiprah lebih dari sekedar penggembira.

Selain itu, Amerika ingin mengirim sinyal pada tim lain apabila mereka tidak bisa diremehkan begitu saja. Sekedar mengingatkan, Amerika pernah sukses membekuk Spanyol di semifinal Piala Konfederasi, tahun lalu. Tentunya, dengan kemenangan atau hasil imbang melawan Belanda, prestise Amerika bakal makin terangkat.

Dalam laga ini, nampaknya Belanda bakal kembali mengandalkan duet Arjen Robben dan Wesley Sneijder sebagai arsitek permainan mereka. Duet mantan buangan Real Madrid tersebut bakal menjadi pemasok umpan-umpan matang bagi duo Dirk Kuyt dan Klaas Jan-Huntelaar di lini depan. Apabila buntu, Sneijder dan Robben diharapkan mampu melepas tembakan ataupun mendobrak dari lini kedua.

Di lain pihak, Michael Bradley dan Maurice Edu bakal menjadi penggerak lini tengah Sam's Army. Mereka bakal bahu membahu menyokong duet Landon Donovan dan Jozy Altidore di lini depan Amerika.

Dari materi pemain, banyak yang meramalkan Belanda bakal menang mudah. Namun, jangan remehkan Amerika. Terbukti, melawan , dengan kualitas pemain lebih mentereng, mereka tampil kesetanan dan mampu menaklukkan tim Matador.  (bola/den)

TAG TERKAIT

BERITA TERKAIT

LATEST UPDATE