Profil Paulo Bento: Pelatih asal Portugal yang Bawa Korea Selatan Lolos Piala Dunia 2022
Serafin Unus Pasi | 3 Oktober 2022 20:33
Bola.net - Nama Paulo Bento ditunjuk sebagai nakhoda terbaru timnas Korea Selatan pada Agustus 2018. Ia dipercaya menggantikan Shin Tae-yong usai bertugas di Piala Dunia 2018. Pelatih asal Portugal itu akan memimpin armada Kaisar Taeguk di Piala Dunia 2022 nanti.
Paulo Bento, mantan gelandang bertahan Benfica ini memulai karier manajerialnya bersama Sporting CP dan telah memenangkan dua gelar juara Liga Portugal sebelum ditunjuk sebagai pelatih timnas Portugal pada 2010. Bento dipecat setelah hasil mengecewakan Selecao di babak penyisihan grup Piala Dunia 2014 dan Kualifikasi Euro 2016.
Kemudian, Bento malang-melintang melatih klub Brasil Cruzeiro, Olympiakos di Yunani dan terakhir klub Liga Super Cina, Chongqing Lifan yang juga berakhir dengan pemecatan. Lalu, Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) meminangnya di pertengahan tahun 2018 dengan harapan ia bisa sesukses Guus Hiddink di Piala Dunia 2002.
Sejauh ini, kinerja Paulo Bento cukup cemerlang. Pelatih berusia 53 tahun itu sudah memimpin Kaisar Taeguk dalam 52 laga. Hasilnya, 33 kali menang, 12 imbang, dan 7 kali kalah. Korsel juga mencetak 94 gol dan kemasukan 38 gol. Dengan 63,46%, persentase kemenangan, Paulo Bento lebih baik dari torehan Shin Tae-yong (33,33%) atau Hong Myung-bo (26,32%).
Perjalanan Kualifikasi Piala Dunia 2022
Perjalanan Korea Selatan di kualifikasi Piala Dunia 2022 sendiri dimulai dengan menjadi pemuncak klasemen Grup H babak kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 zona AFC.
Paulo Bento sukses membukukkan 5 kemenangan dan sekali imbang dari 6 laga di babak tersebut. Sedangkan, di babak ketiga kualifikasi, Kaisar Taeguk masih tampil solid dan meraih 7 kemenangan, dua seri, dan sekali kalah.
Son Heung-min dan kolega menempati posisi kedua di Grup A dengan koleksi 23 poin. Meski kalah dari Iran yang ada di puncak klasemen, Bento tetap sukses loloskan Korsel ke babak utama Piala Dunia 2022.
Tidak Mudah bagi Korsel
Korsel tergabung di Grup H bersama Portugal, Uruguay, dan Ghana diprediksi akan diperkuat pemain-pemain terbaik mereka yang bermain di tim-tim elite Eropa. Sehingga Kaisar Taeguk akan menghadapi laga-laga yang tidak mudah dalam Piala Dunia 2022 nanti.
Kapten timnas Korea Selatan Son Heung-min menilai Grup H nanti bukan hanya soal menghadapi Portugal yang diperkuat Cristiano Ronaldo saja. Tetapi, winger Tottenham Hotspur itu juga mewaspadai Uruguay dan Ghana yang bisa menjadi lawan sulit bagi negaranya.
"Semua pemain sama. Ghana dan Uruguay juga merupakan lawan yang diharapkan dan sulit. Saya khawatir," ujar Son Heung-min, seperti dikutip dari laman ESPN.
"Saya tidak pergi ke Piala Dunia untuk melihat Ronaldo. Bertemu Ronaldo tidak menggandakan harapan kami untuk Piala Dunia." tambahnya.
Kiprah Korsel di Piala Dunia
Piala Dunia 2022 akan menjadi penampilan Korea Selatan ke-11 sepanjang sejarah mereka. Dari 11 penampilan di Piala Dunia,10 diantaranya Korsel tampil secara beruntun dari edisi 1986 hingga 2022.
Sepanjang keikutsertaan Kaisar Taeguk di Piala Dunia, pencapaian terbaik mereka adalah peringkat keempat pada edisi 2002.
(Bola.net/Yoga Radyan)
Baca Juga:
- Membedah Kekuatan Jepang di Piala Dunia 2022: Wakil Asia Rasa Eropa!
- Membedah Potensi Kekuatan Senegal di Piala Dunia 2022: Koulibaly dan Mane Jadi Tumpuan
- Nelangsa Timnas Kanada, Satu-satunya Negara yang Tidak Pakai Jersey Baru di Piala Dunia 2022
- 5 Negara Unggulan yang Mungkin Gagal Total di Piala Dunia 2022: Prancis Sudah Siap Kecewa?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Persijap vs Persis: Tanpa Gol di Stadion Gelora Bumi Kartini
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 22:30
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 6 Maret 2026
Bola Indonesia 5 Maret 2026, 19:55
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00
-
Kelemahan AC Milan Adalah Kekuatan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:56
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 12:46
-
Klasemen Sementara Formula 1 2026 Usai Grand Prix Australia di Albert Park
Otomotif 8 Maret 2026, 12:41
-
Modal Positif AC Milan, Rekor Mengesankan Inter Milan
Liga Italia 8 Maret 2026, 12:28
-
Milan vs Inter: Harapan Rossoneri pada Kombinasi Pulisic dan Leao
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:52
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25













