Review: Dramatis, Argentina Pulangkan Swiss
Editor Bolanet | 2 Juli 2014 01:40
Swiss menepati janjinya untuk meladeni permainan ofensif Argentina yang dimotori trio Lionel Messi, Angel Di Maria dan Ezequiel Lavezzi yang menyokong Gonzalo Higuain di lini depan.
Disiplin dan efektifnya permainan yang ditunjukkan Swiss benar-benar membuat lini serang Albiceleste terlihat mati kutu. Bahkan Lionel Messi gagal menunjukkan daya magis yang biasa dia lakukan hingga pertandingan memasuki menit ke-20.
Peluang emas pertama justru datang dari Swiss pada menit ke-28. Lewat sebuah serangan cepat yang dimotori Xherdan Shaqiri saat menembus pertahanan Argentina, gelandang Bayern Munich tersebut mengirimkan umpan kepada Granit Xhaka yang berdiri bebas. Beruntung tendangan Xhaka tersebut masih mampu diantisipasi dengan baik oleh kiper Argentina, Sergio Romero.
Argentina mencoba membalas dua menit kemudian. Berawal dari kemelut di dalam kotak penalti Swiss, Lavezzi nyaris memecah kebuntuan. Sayang tendangannya masih mampu diantisipasi dengan baik oleh kiper Swiss, Diego Benaglio.
Pada menit ke-39, Swiss kembali memperoleh peluang emas. Namun lagi-lagi penyelesaian yang buruk dari Josip Drmic membuat peluang tersebut sia-sia walaupun tinggal berhadapan dengan Romero. Skor tanpa gol mengiringi langkah kedua tim ke ruang ganti.
Usai turun minum, Argentina mencoba bermain lebih agresif dengan mengandalkan kecepatan dari kedua sayap yang ditempati Di Maria dan Lavezzi.
Upaya Argentina nyaris berbuah hasil pada menit ke-58 saat Lavezzi memberikan umpan matang kepada Rojo yang merangsek hingga ke kotak penalti. Sayang, tendangan Rojo masih mampu ditepis dengan gemilang oleh Benaglio.
Benaglio benar-benar menjadi mimpi buruk bagi Argentina berkat penampilan gemilangnya. Kali ini sundulan akurat Higuain yang menerima umpan silang dari Rojo sukses dia tepis dengan cermat. Begitu pula dengan aksi heroik Benaglio saat menyelamatkan gawangnya dari serangan Lionel Messi dan juga Rodrigo Palacio pada menit ke-78.
Di sisa waktu normal, Argentina terus mencoba untuk memecah kebuntuan. Beberapa peluang dari Messi, Palacio hingga upaya dari Rojo masih belum mampu menembus pertahanan kokoh Swiss. Hingga waktu normal berakhir skor tetap imbang tanpa gol sehingga pertandingan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu.
Tensi pertandingan di babak perpanjangan waktu tetap tinggi dan panas. Swiss tetap memainkan sepakbola disiplin dan efektif, sementara Argentina terus mencoba memberikan tekanan lewat serangan dari kedua sayap.
Benaglio benar-benar menjadi tembok terakhir yang sangat kokoh bagi Swiss. Pada menit ke-108, sebuah tendangan keras Di Maria dari luar kotak penalti mampu ditepis dengan gemilang oleh kiper Wolfsburg tersebut.
Kegemilangan Benaglio sepanjang laga akhirnya runtuh ketika pertandingan menyisakan dua menit perpanjangan waktu. Di awali sebuah kesalahan dari Lichtsteiner, bola jatuh ke kaki Messi yang dengan cepat merangsek ke kotak penalti untuk mengirim umpan kepada Di Maria. Tanpa kontrol, Di Maria mampu melepaskan tendangan akurat ke tiang jauh yang gagal dihalau Benaglio.
Tertinggal satu gol dan tersisa waktu dua menit memaksa Swiss mau tak mau keluar menyerang. Di menit-menit akhir, Swiss nyaris menyamakan kedudukan lewat Blerim Dzemaili, namun sayang sundulannya masih menerpa tiang gawang.
Begitu pula dengan peluang dari tendangan bebas Shaqiri di detik-detik akhir juga gagal menyamakan kedudukan. Hingga pertandingan usai, skor 1-0 untuk kemenangan Argentina tak mengalami perubahan.
Susunan pemain
: 1-Sergio Romero; 2-Ezequiel Garay, 4-Pablo Zabaleta, 16-Marcos Rojo (Jose Maria Basanta 105), 17-Federico Fernández; 5-Fernando Gago (Lucas Biglia 106), 7-Ángel Di María, 10-Lionel Messi, 14-Javier Mascherano; 9-Gonzalo Higuaín, 22- Ezequiel Lavezzi (Rodrigo Palacio 74)
Pelatih: Alejandro Sabella
: 1-Diego Benaglio; 2-Stephan Lichtsteiner, 13-Ricardo Rodríguez, 20-Johan Djourou, 22-Fabian Schär; 8-Gokhan Inler, 10-Granit Xhaka (Gelson Fernandes 66), 11-Valon Behrami, 18-Admir Mehmedi (Blerim Dzemaili 113), 23-Xherdan Shaqiri; 19-Josip Drmic (Haris Seferovic 81).
Pelatih: Ottmar Hitzfeld
Wasit: Jonas Eriksson (Swedia) (bola/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Cetak 169 Gol Tahun Ini: Statistik Gila yang Mengantar Kembali ke Era Messi
Liga Spanyol 22 Desember 2025, 22:25
-
Finalissima Argentina vs Spanyol: Duel Perdana Lionel Messi dan Lamine Yamal
Piala Dunia 19 Desember 2025, 08:58
-
Jadwal Finalissima 2026: Argentina Tantang Spanyol di Qatar
Piala Dunia 18 Desember 2025, 21:15
-
Duet Maut Messi-Lewandowski? Inter Miami Siapkan Proyek Gila 2026!
Liga Spanyol 18 Desember 2025, 10:29
LATEST UPDATE
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
-
Panduan Membeli Tiket KLBB Festival 2026, Jangan Sampai Nyesel Nggak Nonton Raisa!
Lain Lain 21 Januari 2026, 11:58
-
Kode Keras Arne Slot: Mohamed Salah Siap Starter Lawan Marseille?!
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:44
-
Lawan Arsenal, Inter Kebobolan Tiga Gol Terlalu Mudah
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:36
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 11:34

-
Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
Liga Inggris 21 Januari 2026, 11:28
-
Malam Gemilang Vinicius Junior, Bungkam Siulan Bernabeu
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:17
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



