Review: Duel Klasik di Amsterdam Berakhir Tanpa Gol
Editor Bolanet | 15 November 2012 04:54
- Duel klasik kontra dalam laga bertajuk uji coba di Amsterdam berkesudahan sama kuat. Minus sejumlah pemain bintang dan seolah tanpa keinginan kuat untuk menang, skor 0-0 pun menjadi hasil akhir laga.
Banyak yang bisa dipetik dari laga di Amsterdam ArenA ini, Kamis (15/11), tapi sebagian besar beraroma negatif. Hal tersebut bisa dilihat dari siulan para penonton setelah peluit panjang. Salah satu bukti nyata kenapa banyak orang menyebut uji coba internasional sebagai hal yang sia-sia.
Belanda kontra Jerman merupakan salah satu bentrokan terpanas di pentas internasional. Contoh terkini bisa dilihat di pentas Euro 2012 beberapa waktu lalu. Saat itu, langkah Oranje terhenti di fase grup setelah menelan tiga kekalahan beruntun, salah satunya dari sang rival. Bertemu lagi, meski hanya sekadar uji coba, Belanda sepertinya berharap menuntaskan dendamnya terhadap pasukan Joachim Loew itu. Namun, ekspektasi besar di awal ternyata tak sesuai kenyataan.
Tanpa Robin van Persie maupun Wesley Sneijder, Belanda memang menciptakan sejumlah peluang, tapi secara garis besar mereka tampak tak punya hasrat untuk menyerang.
Di lain pihak, Jerman, yang tak diperkuat Bastian Schweinsteiger, Miroslav Klose serta Mario Gomez, juga sama.
Berdasarkan statistik pertandingan yang dirangkum ESPN, total hanya ada empat shot on target dalam laga ini. Tiga untuk Belanda dan satu untuk Jerman.
Hasil ini memperpanjang rekor negatif Belanda atas Jerman, yaitu tak pernah menang selama lebih dari satu dekade terakhir.
Dengan laga tadi, berarti rekor head-to-head mereka adalah 15 kemenangan untuk Jerman, 10 untuk Belanda, sedangkan 15 sisanya berkesudahan imbang.
Pertandingan Belanda berikutnya adalah uji coba melawan Italia pada 6 Pebruari 2013, sedangkan Jerman menjajal Prancis di hari yang sama.
Susunan pemain Belanda: Vermeer; Van Rhijn (Janmaat 46'), Heitinga (de Vrij 46'), Vlaar, Martins; De Jong, Van der Vaart (Emanuelson 72'), Afellay (van Ginkel 59'); Schaken, Kuyt, Robben (Elia 46').
Susunan pemain Jerman: Neuer; Howedes, Mertesacker, Hummels, Lahm; Lars Bender (Sven Bender 82'), Gundogan; Muller (Schurrle 84'), Gotze (Podolski 72'), Holtby (Neustadter 87'); Reus (Draxler 90+2'). (bola/gia)
Banyak yang bisa dipetik dari laga di Amsterdam ArenA ini, Kamis (15/11), tapi sebagian besar beraroma negatif. Hal tersebut bisa dilihat dari siulan para penonton setelah peluit panjang. Salah satu bukti nyata kenapa banyak orang menyebut uji coba internasional sebagai hal yang sia-sia.
Belanda kontra Jerman merupakan salah satu bentrokan terpanas di pentas internasional. Contoh terkini bisa dilihat di pentas Euro 2012 beberapa waktu lalu. Saat itu, langkah Oranje terhenti di fase grup setelah menelan tiga kekalahan beruntun, salah satunya dari sang rival. Bertemu lagi, meski hanya sekadar uji coba, Belanda sepertinya berharap menuntaskan dendamnya terhadap pasukan Joachim Loew itu. Namun, ekspektasi besar di awal ternyata tak sesuai kenyataan.
Tanpa Robin van Persie maupun Wesley Sneijder, Belanda memang menciptakan sejumlah peluang, tapi secara garis besar mereka tampak tak punya hasrat untuk menyerang.
Di lain pihak, Jerman, yang tak diperkuat Bastian Schweinsteiger, Miroslav Klose serta Mario Gomez, juga sama.
Berdasarkan statistik pertandingan yang dirangkum ESPN, total hanya ada empat shot on target dalam laga ini. Tiga untuk Belanda dan satu untuk Jerman.
Hasil ini memperpanjang rekor negatif Belanda atas Jerman, yaitu tak pernah menang selama lebih dari satu dekade terakhir.
Dengan laga tadi, berarti rekor head-to-head mereka adalah 15 kemenangan untuk Jerman, 10 untuk Belanda, sedangkan 15 sisanya berkesudahan imbang.
Pertandingan Belanda berikutnya adalah uji coba melawan Italia pada 6 Pebruari 2013, sedangkan Jerman menjajal Prancis di hari yang sama.
Susunan pemain Belanda: Vermeer; Van Rhijn (Janmaat 46'), Heitinga (de Vrij 46'), Vlaar, Martins; De Jong, Van der Vaart (Emanuelson 72'), Afellay (van Ginkel 59'); Schaken, Kuyt, Robben (Elia 46').
Susunan pemain Jerman: Neuer; Howedes, Mertesacker, Hummels, Lahm; Lars Bender (Sven Bender 82'), Gundogan; Muller (Schurrle 84'), Gotze (Podolski 72'), Holtby (Neustadter 87'); Reus (Draxler 90+2'). (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tunisia Ingin Jaga Harga Diri, Belanda Membidik Target Penting
Piala Dunia 25 Juni 2026, 23:07
-
Ekuador Berjuang Menjaga Asa, Jerman Sudah Amankan Posisi Puncak
Piala Dunia 25 Juni 2026, 22:59
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Tunisia vs Belanda 26 Juni 2026
Piala Dunia 24 Juni 2026, 15:07
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Ekuador vs Jerman 26 Juni 2026
Piala Dunia 24 Juni 2026, 08:02
-
Denzel Dumfries Yakin Belanda Punya Kualitas untuk Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juni 2026, 15:42
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026, 27 Juni 2026
Piala Dunia 27 Juni 2026, 00:50
-
Tempat Menonton Norwegia vs Prancis di Piala Dunia 2026, 27 Juni 2026
Piala Dunia 27 Juni 2026, 00:45
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Senegal vs Irak, 27 Juni 2026
Piala Dunia 26 Juni 2026, 23:45
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia vs Prancis, 27 Juni 2026
Piala Dunia 26 Juni 2026, 23:30
-
MU Kirim Pemandu Bakat ke Laga Uruguay vs Cape Verde, Amati Pemain Mana?
Liga Inggris 26 Juni 2026, 22:45
-
Login! Manchester United Ramaikan Perburuan Julian Alvarez
Liga Inggris 26 Juni 2026, 22:30
-
Elliot Anderson Selangkah Lebih Dekat Jadi Pemain Manchester City
Liga Inggris 26 Juni 2026, 22:14
-
Here We Go! Real Madrid Jual Lagi Nico Paz ke Como, Cuan 600%
Liga Spanyol 26 Juni 2026, 22:00
-
Bomber PSG Ini Selangkah Lagi Gabung Juventus
Piala Dunia 26 Juni 2026, 20:00
-
Inikah Pembelian Pertama Ruben Amorim di AC Milan?
Liga Italia 26 Juni 2026, 19:00
-
Kabar Gembira MU! Aurelien Tchouameni Buka Kans Pindah ke Old Trafford!
Liga Inggris 26 Juni 2026, 18:30
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41





