Review: Jepang Gagal Taklukkan 10 Pemain Yunani
Editor Bolanet | 20 Juni 2014 07:07
- Jepang dan Yunani berbagi hasil akhir tanpa gol dalam matchday kedua Grup C yang dimainkan di Arena das Dunas, Jumat 20 Juni 2014.
Juara Piala Eropa 2004, Yunani menunjukkan kehebatannya dalam menggalang pertahanan setelah harus kehilangan sang kapten yang diusir wasit pada menit ke-38.
Baik Jepang maupun Yunani sama-sama mengantongi satu poin, dan dengan satu pertandingan tersisa, keduanya masih berpeluang lolos.
Kedua tim saling bertukar serangan sejak kick off babak pertama, sampai pada menit ke-10 Panagiotis Kone menusuk pertahanan Jepang dari tengah dan melepaskan tendangan yang menyulitkan .
Salah satu pemain Jepang yang merumput di Eropa bersama 1860 Munich, berlari dengan baik di sisi kiri dan menembus pertahanan Yunani tapi usahanya juga belum menghasilkan gol.
Penyelesaian akhir memang menjadi kekurangan utama dari kedua tim ini, sejumlah peluang yang harusnya bisa dimanfaatkan dengan lebih baik terbuang begitu saja.
Irama pertandingan sedikit mengalami perubahan saat kapten Yunani, menerima kartu kuning kedua dari wasit Joel Aguilar di menit 38 karena melanggar Makoto Hasebe.
Dalam sisa pertandingan babak pertama dan bermain 10 orang, Yunani malah mampu menorehkan dua peluang dari , namun tak ada gol hingga 45 menit pertama usai.
Kekurangan satu pemain, di babak kedua Yunani memilih untuk menempatkan pemain-pemainnya lebih ke dalam.
Tetapi Jepang yang masih belum mampu memegang kendali permainan harus berterima kasih pada aksi Eiji Kawashima yang menggagalkan sundulan di menit 59.
Beberapa pergantian pemain dilakukan oleh Alberto Zaccheroni dengan tujuan agar Jepang bisa lebih menguasai bola dan mengalirkan serangan ke pertahanan Yunani.
Sayangnya harapan Zaccheroni tak terwujud, keunggulan pemain yang dimiliki Jepang tak juga membuat mereka mendominasi permainan, kurangnya final pass dan lemahnya finishing touch menjadi masalah utama The Blue Samurai.
Saat peluit panjang dibunyikan skor 0-0 tak berubah.
Dalam matchday kedua di Grup C sebelumnya, memastikan diri lolos ke 16 besar setelah mengalahkan Pantai Gading dengan skor 2-1.
Susunan pemain:
: Kawashima, Uchida, Honda, Nagatomo, Okazaki, Okubo, Konno, Yamaguchi, Hasebe (Endo 46'), Osako (Kagawa 57'), Yoshida
: Karnezis, Maniatis, Manolas, Samaras, Kone (Salpingidis 81'), Mitroglou (Gekas 35'), Torosidis, Fetfazidis (Karagounis 41'), Sokratis, Holebas, Katsouranis (bola/dct)
Juara Piala Eropa 2004, Yunani menunjukkan kehebatannya dalam menggalang pertahanan setelah harus kehilangan sang kapten yang diusir wasit pada menit ke-38.
Baik Jepang maupun Yunani sama-sama mengantongi satu poin, dan dengan satu pertandingan tersisa, keduanya masih berpeluang lolos.
Kedua tim saling bertukar serangan sejak kick off babak pertama, sampai pada menit ke-10 Panagiotis Kone menusuk pertahanan Jepang dari tengah dan melepaskan tendangan yang menyulitkan .
Salah satu pemain Jepang yang merumput di Eropa bersama 1860 Munich, berlari dengan baik di sisi kiri dan menembus pertahanan Yunani tapi usahanya juga belum menghasilkan gol.
Penyelesaian akhir memang menjadi kekurangan utama dari kedua tim ini, sejumlah peluang yang harusnya bisa dimanfaatkan dengan lebih baik terbuang begitu saja.
Irama pertandingan sedikit mengalami perubahan saat kapten Yunani, menerima kartu kuning kedua dari wasit Joel Aguilar di menit 38 karena melanggar Makoto Hasebe.
Dalam sisa pertandingan babak pertama dan bermain 10 orang, Yunani malah mampu menorehkan dua peluang dari , namun tak ada gol hingga 45 menit pertama usai.
Kekurangan satu pemain, di babak kedua Yunani memilih untuk menempatkan pemain-pemainnya lebih ke dalam.
Tetapi Jepang yang masih belum mampu memegang kendali permainan harus berterima kasih pada aksi Eiji Kawashima yang menggagalkan sundulan di menit 59.
Beberapa pergantian pemain dilakukan oleh Alberto Zaccheroni dengan tujuan agar Jepang bisa lebih menguasai bola dan mengalirkan serangan ke pertahanan Yunani.
Sayangnya harapan Zaccheroni tak terwujud, keunggulan pemain yang dimiliki Jepang tak juga membuat mereka mendominasi permainan, kurangnya final pass dan lemahnya finishing touch menjadi masalah utama The Blue Samurai.
Saat peluit panjang dibunyikan skor 0-0 tak berubah.
Dalam matchday kedua di Grup C sebelumnya, memastikan diri lolos ke 16 besar setelah mengalahkan Pantai Gading dengan skor 2-1.
Susunan pemain:
: Kawashima, Uchida, Honda, Nagatomo, Okazaki, Okubo, Konno, Yamaguchi, Hasebe (Endo 46'), Osako (Kagawa 57'), Yoshida
: Karnezis, Maniatis, Manolas, Samaras, Kone (Salpingidis 81'), Mitroglou (Gekas 35'), Torosidis, Fetfazidis (Karagounis 41'), Sokratis, Holebas, Katsouranis (bola/dct)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Persaingan Ketat dan Optimisme Juara
Tim Nasional 23 Juli 2026, 15:59
-
Jordi Amat Bidik Gelar Juara Piala AFF 2026 Bersama Timnas Indonesia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 15:31
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34


















