Review: Pecundangi Italia, Kosta Rika Lolos 16 Besar
Editor Bolanet | 21 Juni 2014 01:00
- menjalani laga kedua di Grup D dengan hasil yang kurang memuaskan setelah dikalahkan Kosta Rika dengan skor tipis 1-0 di Arena Pernambuco, Jumat (21/06). Gol tunggal Bryan Ruiz sudah cukup untuk membuat seluruh penggawa Azzurri tertunduk lesu.
Italia langsung menggebrak ke pertahanan Kosta Rika pada awal babak pertama. Mereka menerapkan tempo permainan yang cepat dengan umpan-umpan panjang.
Kosta Rika yang tertekan memilih untuk bermain bertahan dengan mengandalkan serangan balik yang cepat. Namun peluang pertama justru diciptakan oleh pasukan Jorge Luis Pinto ini di menit ke-8. Ceslo Borges gagal membobol gawang Gianluigi Buffon memanfaatkan sepak pojok Bryan Ruiz.
Pasukan Cesare Prandelli ini pun rupanya tak mau kalah. Mereka juga punya sejumlah peluang dari tendangan Thiago Motta namun masih gagal. Mario Balotelli juga mendapatkan dua peluang tapi tak ada satu pun yang berbuah gol.
Sepakan keras Christian Bolanos dari luar kotak penalti memaksa Buffon membuat penyelamatan gemilang di menit ke-36. Kosta Rika pun kembali gagal untuk menjebol gawang Italia.
Kosta Rika akhirnya berhasil memecah kebuntuan satu menit jelang turun minum. Lewat serangan balik yang cepat Junior Diaz mengirim umpan crossing dan disambut sundulan Ruiz di mulut gawang. Seketika papan skor berubah menjadi 1-0. Gol dari Ruiz ini rupanya menjadi gol terakhir yang tercipta di babak pertama.
Keluar dari kamar ganti Italia langsung tancap gas melancarkan serangan. Namun peluang dari Matteo Darmian dan free kick Andrea Pirlo cuma bisa mengancam gawang Keylor Navas saja.
Pada sepuluh menit babak kedua Prandelli melakukan dua pergantian pemain. Antonio Cassano masuk menggantikan Motta dan Lorenzo Insigne mengambil peran Antonio Candreva.
Masuknya kedua pemain tersebut memang membuat serangan Italia lebih bervariasi tapi masih belum bisa mengubah papan skor. Tak puas dengan permainan anak asuhnya Prandelli melakukan pergantian pemain terakhir dengan memasukkan Alessio Cerci menggantikan Claudio Marchisio.
Lambat laun Italia mulai frustrasi untuk membongkar pertahanan lawannya. Serangan Italia selalu berhasil dimentahkan lini belakang Kosta Rika yang bermain disiplin.
Setelah melakukan berbagai usaha akhirnya Italia tak mampu menghindari kekalahan pertama mereka di Piala Dunia 2014. Sampai wasit menghentikan pertandingan skor 1-0 untuk keunggulan Kosta Rika tetap bertahan.
Dengan tambahan tiga poin ini Kosta Rika berada di puncak klasemen Grup D dan memastikan satu tiket ke babak 16 besar. Selanjutnya Kosta Rika akan berhadapan dengan Inggris dan Italia akan meladeni Uruguay.
: Buffon; Abate, Barzagli, Darmian, Chiellini; De Rossi, Pirlo, Motta (Cassano 46'), Marchisio (Cerci 69'), Candreva (Insigne 57'); Balotelli.
Kosta Rika: Navas; Umana, Duarte, Gonzalez, Gamboa, Diaz; Borges, Bolanos, Tejeda (Cubero 68'); Ruiz (Bresnes 81'); Campbell (Urena 74'). (bola/ada)
Italia langsung menggebrak ke pertahanan Kosta Rika pada awal babak pertama. Mereka menerapkan tempo permainan yang cepat dengan umpan-umpan panjang.
Kosta Rika yang tertekan memilih untuk bermain bertahan dengan mengandalkan serangan balik yang cepat. Namun peluang pertama justru diciptakan oleh pasukan Jorge Luis Pinto ini di menit ke-8. Ceslo Borges gagal membobol gawang Gianluigi Buffon memanfaatkan sepak pojok Bryan Ruiz.
Pasukan Cesare Prandelli ini pun rupanya tak mau kalah. Mereka juga punya sejumlah peluang dari tendangan Thiago Motta namun masih gagal. Mario Balotelli juga mendapatkan dua peluang tapi tak ada satu pun yang berbuah gol.
Sepakan keras Christian Bolanos dari luar kotak penalti memaksa Buffon membuat penyelamatan gemilang di menit ke-36. Kosta Rika pun kembali gagal untuk menjebol gawang Italia.
Kosta Rika akhirnya berhasil memecah kebuntuan satu menit jelang turun minum. Lewat serangan balik yang cepat Junior Diaz mengirim umpan crossing dan disambut sundulan Ruiz di mulut gawang. Seketika papan skor berubah menjadi 1-0. Gol dari Ruiz ini rupanya menjadi gol terakhir yang tercipta di babak pertama.
Keluar dari kamar ganti Italia langsung tancap gas melancarkan serangan. Namun peluang dari Matteo Darmian dan free kick Andrea Pirlo cuma bisa mengancam gawang Keylor Navas saja.
Pada sepuluh menit babak kedua Prandelli melakukan dua pergantian pemain. Antonio Cassano masuk menggantikan Motta dan Lorenzo Insigne mengambil peran Antonio Candreva.
Masuknya kedua pemain tersebut memang membuat serangan Italia lebih bervariasi tapi masih belum bisa mengubah papan skor. Tak puas dengan permainan anak asuhnya Prandelli melakukan pergantian pemain terakhir dengan memasukkan Alessio Cerci menggantikan Claudio Marchisio.
Lambat laun Italia mulai frustrasi untuk membongkar pertahanan lawannya. Serangan Italia selalu berhasil dimentahkan lini belakang Kosta Rika yang bermain disiplin.
Setelah melakukan berbagai usaha akhirnya Italia tak mampu menghindari kekalahan pertama mereka di Piala Dunia 2014. Sampai wasit menghentikan pertandingan skor 1-0 untuk keunggulan Kosta Rika tetap bertahan.
Dengan tambahan tiga poin ini Kosta Rika berada di puncak klasemen Grup D dan memastikan satu tiket ke babak 16 besar. Selanjutnya Kosta Rika akan berhadapan dengan Inggris dan Italia akan meladeni Uruguay.
: Buffon; Abate, Barzagli, Darmian, Chiellini; De Rossi, Pirlo, Motta (Cassano 46'), Marchisio (Cerci 69'), Candreva (Insigne 57'); Balotelli.
Kosta Rika: Navas; Umana, Duarte, Gonzalez, Gamboa, Diaz; Borges, Bolanos, Tejeda (Cubero 68'); Ruiz (Bresnes 81'); Campbell (Urena 74'). (bola/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Al Nassr vs Al Shabab: Menang 3-2 Tanpa Gol Cristiano Ronaldo
Asia 18 Januari 2026, 04:14
-
Hasil Como vs Milan: Brace Adrien Rabiot Bungkam Agresivitas Tim Tuan Rumah
Liga Italia 16 Januari 2026, 05:11
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
-
Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
Otomotif 21 Januari 2026, 18:54
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06















