Review: Poin Sempurna Besutan Maradona
Editor Bolanet | 23 Juni 2010 04:45
Dalam laga tersebut, pelatih Argentina, Diego Maradona membuat tujuh perubahan dalam skuadnya, yang di laga sebelumnya sukses membekuk Korea Selatan dengan skor 4-1. Dengan adanya perubahan tersebut, Lionel Messi dipercaya menjadi kapten Tango, menggantikan Javier Mascherano, yang diistirahatkan oleh Don Diego.
Sementara itu, walau hanya menghadapi 'skuad pelapis', Yunani tetap bermain dengan pakem bertahan total khas pelatih Otto Rehhagel. Alhasil, di awal pertandingan, Tango nampak kesulitan membongkar pertahanan Yunani. Serangan anak asuh Maradona itu selalu kandas di luar kotak penalti Yunani.
Namun, kebuntuan tersebut tak bertahan lama. Walau hanya berstatus 'tim pelapis' pemain Argentina membuktikan bahwa mereka berada di level yang sama dengan para pemain inti, dengan membombardir gawang Yunani yang dikawal Alexandros Tzorvas. Sejak itulah, Tzorvas menjadi pemain paling sibuk di lapangan dan harus jatuh bangun berjibaku mengamankan gawangnya.
Keadaan Tzorvas ini kontras dengan keadaan yang dialami Sergio Romero. Penjaga gawang Argentina ini hanya menjadi 'penonton', karena bola lebih banyak berada di wilayah pertahanan Yunani. Selain itu, barisan pertahanan Argentina cukup tangguh untuk memotong laju serangan balik Yunani sebelum mencapai wilayah Argentina.
Walau menguasai permainan, Argentina masih gagal menaklukkan tangguhnya Tzorvas. Alhasil, hingga babak pertama usai, kedudukan masih tetap 0-0.
Di babak kedua, Argentina kembali menekan pertahanan Yunani. Kali ini, serangan Tango makin dahsyat karena nyaris seluruh pemain Argentina mengepung benteng pertahanan Yunani, termasuk pemain belakang Tango.
Menit ke-77, akhirnya Argentina sukses membobol gawang Yunani. Martin Demichelis, yang membantu penyerangan Argentina sukses menaklukkan Tzorvas dari jarak dekat dalam sebuah skrimit, menyusul sebuah tendangan sudut.
Semenit sebelum laga usai, Argentina menggandakan keunggulan mereka melalui penyerang veteran, Martin Palermo. Tukang gedor Boca Juniors ini memanfaatkan rebound untuk menyarangkan bola ke sudut gawang Tzorvas. Hingga wasit meniup peluit panjang, kedudukan tetap 2-0 bagi kemenangan Argentina.
Dengan hasil ini, Argentina dipastikan lolos sebagai pemuncak grup B. Sementara, hasil ini juga membuat Korea Selatan, yang di pertandingan lain bermain imbang 2-2 dengan Nigeria, juga lolos sebagai runner up. (bola/den)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Barcelona Siap Tebus Murah Lisandro Martinez dari Manchester United pada Januari
Liga Spanyol 6 November 2026, 21:35
-
Thomas Tuchel Beberkan Alasan Cole Palmer Dicoret dari Timnas Inggris
Piala Eropa 6 November 2026, 21:12
-
Hasil BRI Super League: 3-0, Madura United Benamkan Arema FC di Pamekasan
Bola Indonesia 6 November 2026, 20:58
-
Jose Mourinho Punya Harapan Mustahil untuk Duel Barcelona vs Atletico Madrid
Liga Spanyol 6 November 2026, 20:26
-
Hasil FP1 MotoGP Qatar 2026: Marc Marquez Tercepat, Bezzecchi Tempel Ketat
Otomotif 6 November 2026, 20:07
-
Jose Mourinho Tegaskan Vinicius Bukan Pemain yang Diistimewakan di Real Madrid
Liga Spanyol 6 November 2026, 20:06
-
Krisis Tak Berujung! Manchester United Catat Start Terburuk di Era Premier League
Liga Inggris 6 November 2026, 19:53
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persebaya 7 November 2026
Bola Indonesia 6 November 2026, 19:44
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Isenmulang 7 November 2026
Bola Indonesia 6 November 2026, 19:15
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Berpeluang Mewarisi Nomor 7 Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal
Editorial 6 November 2026, 20:51
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03






