Review: Ronaldo Pulih, Portugal Hajar Irlandia
Editor Bolanet | 11 Juni 2014 09:16
- Portugal menatap putaran final Piala Dunia 2014 dengan positif seiring dengan kemenangan telak 5-1 atas Republik Irlandia di laga ujicoba (11/6) yang menandai kembalinya Cristiano Ronaldo.
Sebagai negara yang bakal tiba paling akhir di Brasil, Portugal menyempatkan melakoni laga pemanasan terakhir ini di Met Life Stadium, New Jersey. Dan mereka sudah unggul saat laga baru berjalan tiga menit kala sundulan Hugo Almeida meneruskan umpan silang Silvestre Varela mengoyak gawang David Forde.
Gol kejutan tersebut rupanya membuat mental Irlandia sedikit goyah dan itu dimanfaatkan Portugal untuk terus menekan. Setelah melancarkan sejumlah serangan, Portugal menambah keunggulan di menit 20, kali ini lewat gol bunuh diri Richard Keogh yang membelokkan bola crossing Fabio Coentrao.
Tak puas hanya unggul dua gol, Portugal terus menggempur pertahanan Irlandia. Hasilnya mereka kembali menjauh di menit 37. Umpan silang Varela disambut sundulan Ronaldo di tiang jauh dan bola bisa ditangkal Forde, namun bereaksi cepat menyambar bola rebound. 3-0 untuk Portugal bertahan hingga turun minum.
Keluar dari ruang ganti, Irlandia coba mengambil inisiatif serangan dan mereka sukses memperkecil ketinggalan di menit 52 melalui skema set piece cantik yang dituntaskan menjadi gol oleh James McClean.
Setelah gol itu, Irlandia kembali bersemangat dan berani melancarkan ancaman lewat strategi serangan balik. Namun hal itu justru dimanfaatkan oleh Portugal yang juga memiliki kecepatan di lini depan, untuk kembali menambah gol di menit 78.
Crossing yang ditanduk berhasil diblok Forde, namun striker yang baru masuk lima menit sebelumnya itu lebih sigap meneruskan bola rebound mengoyak gawang Irlandia. 4-1 Portugal menjauh.
Dalam posisi menang mutlak, Portugal makin nyaman bermain dan menciptakan ancaman-ancaman mematikan. Dan memperbesar kemenangan Portugal menjadi 5-1 lewat sepakan dari dalam kotak penalti, menerima umpan terobosan Nani.
Portugal sejatinya menambah satu gol lagi lewat backheel cantik Nani di menit 89 yang didahului kerja sama satu-dua ciamik, namun gol tersebut dianulir karena winger Manchester United itu dianggap sudah dalam posisi offside.
Meski demikian, Portugal pantas bersuka cita karena bisa mengunci kemenangan 5-1 hingga laga usai. Hasil ini menjadi modal berharga bagi pasukan Paulo Bento menatap laga perdana Grup G kontra Jerman 16 Juni mendatang. (bola/row)
Sebagai negara yang bakal tiba paling akhir di Brasil, Portugal menyempatkan melakoni laga pemanasan terakhir ini di Met Life Stadium, New Jersey. Dan mereka sudah unggul saat laga baru berjalan tiga menit kala sundulan Hugo Almeida meneruskan umpan silang Silvestre Varela mengoyak gawang David Forde.
Gol kejutan tersebut rupanya membuat mental Irlandia sedikit goyah dan itu dimanfaatkan Portugal untuk terus menekan. Setelah melancarkan sejumlah serangan, Portugal menambah keunggulan di menit 20, kali ini lewat gol bunuh diri Richard Keogh yang membelokkan bola crossing Fabio Coentrao.
Tak puas hanya unggul dua gol, Portugal terus menggempur pertahanan Irlandia. Hasilnya mereka kembali menjauh di menit 37. Umpan silang Varela disambut sundulan Ronaldo di tiang jauh dan bola bisa ditangkal Forde, namun bereaksi cepat menyambar bola rebound. 3-0 untuk Portugal bertahan hingga turun minum.
Keluar dari ruang ganti, Irlandia coba mengambil inisiatif serangan dan mereka sukses memperkecil ketinggalan di menit 52 melalui skema set piece cantik yang dituntaskan menjadi gol oleh James McClean.
Setelah gol itu, Irlandia kembali bersemangat dan berani melancarkan ancaman lewat strategi serangan balik. Namun hal itu justru dimanfaatkan oleh Portugal yang juga memiliki kecepatan di lini depan, untuk kembali menambah gol di menit 78.
Crossing yang ditanduk berhasil diblok Forde, namun striker yang baru masuk lima menit sebelumnya itu lebih sigap meneruskan bola rebound mengoyak gawang Irlandia. 4-1 Portugal menjauh.
Dalam posisi menang mutlak, Portugal makin nyaman bermain dan menciptakan ancaman-ancaman mematikan. Dan memperbesar kemenangan Portugal menjadi 5-1 lewat sepakan dari dalam kotak penalti, menerima umpan terobosan Nani.
Portugal sejatinya menambah satu gol lagi lewat backheel cantik Nani di menit 89 yang didahului kerja sama satu-dua ciamik, namun gol tersebut dianulir karena winger Manchester United itu dianggap sudah dalam posisi offside.
Meski demikian, Portugal pantas bersuka cita karena bisa mengunci kemenangan 5-1 hingga laga usai. Hasil ini menjadi modal berharga bagi pasukan Paulo Bento menatap laga perdana Grup G kontra Jerman 16 Juni mendatang. (bola/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kronologi Retaknya Hubungan Cristiano Ronaldo dan Jorge Jesus di Timnas Portugal
Piala Eropa 7 Oktober 2026, 22:13
-
Soal Pernyataan Cristiano Ronaldo, Jorge Jesus Pilih Diam Seribu Bahasa
Piala Eropa 7 Oktober 2026, 19:53
-
Hasil Argentina vs Benin: Lionel Messi Tutup Karier Internasional dengan Gol
Amerika Latin 7 Oktober 2026, 08:29
-
Prediksi Argentina vs Benin 7 Oktober 2026
Amerika Latin 6 Oktober 2026, 14:12
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



