Review: Tiga Gol dan Tiga Angka Portugal
Editor Bolanet | 12 September 2012 05:30
- menjadi korban yang kedua guna meraih poin penuh. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan sukses membekuk tamunya dengan skor 3-0.
Portugal tampil kurang gereget di babak pertama. Hasilnya mereka sama sekali tidak mencetak gol hingga paruh pertama usai. Barulah di babak kedua mereka sukses melesakkan tiga gol melalui aksi Silvestre Varela, Helder Postiga dan Bruno Alves.
Tampil di depan pendukungnya sendiri dan menghadapi tim yang memiliki level lebih rendah, tentu saja Portugal tampil dominan. Mereka sukses menguasai jalannya pertandingan dan memaksa para pemain Azerbaijan bertahan.
Meski begitu, tak satu pun tercipta peluang yang mengancam gawang yang dikawal Kamran Arhayev. Peluang Portugal banyak didapatkan dari tendangan bebas yang juga masih belum menemui sasaran. Beberapa kesempatan Ronaldo dan Pepe gagal mengonversi peluang tersebut menjadi gol.
Di kubu Azerbaijan juga tidak jauh berbeda. Mereka hanya bisa menunggu dan sesekali melakukan serangan. Meski begitu, usaha tim tamu juga masih belum membuahkan hasil.
Praktis babak pertama hanya membuahkan satu kartu kuning yang diberikan kepada kiper Arhayev. Tindakan tak sportifnya membuat wasit memberikan hadiah kartu kepada penjaga gawang tersebut.
Hasil kaca mata merangkum pertandingan di babak pertama antara Portugal dan Azerbaijan.
Seolah tak mau membuang-buang kesempatan, Portugal langsung tancap gas di babak kedua. Joao Moutinho dan Bruno Alves mencoba peruntungan mereka. Akan tetapi bola hasil sepakan mereka masih melenceng dan terhalang kiper Azerbaijan.
Begitu pula dengan peluang yang di dapatkan Ronaldo. Sepakan kaki kanannya juga masih bisa diamankan dengan baik oleh kiper Arhayev.
Gol yang dinanti-nanti akhirnya hadir di menit ke-63. Ialah Varela yang sukses melesakkan bola di sisi kanan bawah. Kehadiran Varela ini seolah menjadi sosok penyelamat bagi Portugal. Pasalnya ia baru saja bermain satu menit saat bos Paulo Bento memutuskan untuk mengganti Miguel Veloso dengan dirinya.
Portugal terus menyerang. Akan tetapi, usaha CR7 dan rekan-rekannya juga masih belum mampu menjebol gawang tim tamu kembali. Baru di menit 85 Helder Postiga menghadirkan perbedaan.
Sepakan kaki kanannya yang kembali menghujam sisi kanan bawah tak bisa dibendung Arhayev. Portugal unggul 2-0.
Gol tersebut seolah membuka keran gol tuan rumah. Hanya tiga menit berselang Alves sukses melesakkan bola melalui tandukan kepalanya dari dalam kotak penalti. 3-0 Portugal memimpin.
Gol tersebut ternyata menjadi gol terakhir dalam laga tersebut. Sebelum wasit meniup peluit panjang, ia harus kembali merogoh kartu kuning dari sakunya. Kali ini, bintang Portugal, Ronaldo lah yang dihadiahi kartu kuning akibat pelanggaran keras yang ia perbuat.
Di akhir pertandingan, Portugal menang dengan skor 3-0 dan berhak atas raihan total sebanyak enam poin. (espn/bgn)
Portugal tampil kurang gereget di babak pertama. Hasilnya mereka sama sekali tidak mencetak gol hingga paruh pertama usai. Barulah di babak kedua mereka sukses melesakkan tiga gol melalui aksi Silvestre Varela, Helder Postiga dan Bruno Alves.
Tampil di depan pendukungnya sendiri dan menghadapi tim yang memiliki level lebih rendah, tentu saja Portugal tampil dominan. Mereka sukses menguasai jalannya pertandingan dan memaksa para pemain Azerbaijan bertahan.
Meski begitu, tak satu pun tercipta peluang yang mengancam gawang yang dikawal Kamran Arhayev. Peluang Portugal banyak didapatkan dari tendangan bebas yang juga masih belum menemui sasaran. Beberapa kesempatan Ronaldo dan Pepe gagal mengonversi peluang tersebut menjadi gol.
Di kubu Azerbaijan juga tidak jauh berbeda. Mereka hanya bisa menunggu dan sesekali melakukan serangan. Meski begitu, usaha tim tamu juga masih belum membuahkan hasil.
Praktis babak pertama hanya membuahkan satu kartu kuning yang diberikan kepada kiper Arhayev. Tindakan tak sportifnya membuat wasit memberikan hadiah kartu kepada penjaga gawang tersebut.
Hasil kaca mata merangkum pertandingan di babak pertama antara Portugal dan Azerbaijan.
Seolah tak mau membuang-buang kesempatan, Portugal langsung tancap gas di babak kedua. Joao Moutinho dan Bruno Alves mencoba peruntungan mereka. Akan tetapi bola hasil sepakan mereka masih melenceng dan terhalang kiper Azerbaijan.
Begitu pula dengan peluang yang di dapatkan Ronaldo. Sepakan kaki kanannya juga masih bisa diamankan dengan baik oleh kiper Arhayev.
Gol yang dinanti-nanti akhirnya hadir di menit ke-63. Ialah Varela yang sukses melesakkan bola di sisi kanan bawah. Kehadiran Varela ini seolah menjadi sosok penyelamat bagi Portugal. Pasalnya ia baru saja bermain satu menit saat bos Paulo Bento memutuskan untuk mengganti Miguel Veloso dengan dirinya.
Portugal terus menyerang. Akan tetapi, usaha CR7 dan rekan-rekannya juga masih belum mampu menjebol gawang tim tamu kembali. Baru di menit 85 Helder Postiga menghadirkan perbedaan.
Sepakan kaki kanannya yang kembali menghujam sisi kanan bawah tak bisa dibendung Arhayev. Portugal unggul 2-0.
Gol tersebut seolah membuka keran gol tuan rumah. Hanya tiga menit berselang Alves sukses melesakkan bola melalui tandukan kepalanya dari dalam kotak penalti. 3-0 Portugal memimpin.
Gol tersebut ternyata menjadi gol terakhir dalam laga tersebut. Sebelum wasit meniup peluit panjang, ia harus kembali merogoh kartu kuning dari sakunya. Kali ini, bintang Portugal, Ronaldo lah yang dihadiahi kartu kuning akibat pelanggaran keras yang ia perbuat.
Di akhir pertandingan, Portugal menang dengan skor 3-0 dan berhak atas raihan total sebanyak enam poin. (espn/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Jesus Capai Kesepakatan Latih Portugal
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:08
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
LATEST UPDATE
-
Arsenal Belum Bisa Umumkan Transfer Bruno Guimaraes dari Newcastle, Ada Apa?
Liga Inggris 8 Agustus 2026, 13:18
-
Tidak Ada Alasan, Michael Carrick Harus Bawa MU Menangkan Trofi Musim Ini!
Liga Inggris 8 Agustus 2026, 12:00
-
Perjuangan Anak Subang Berbuah Manis, Nay Sunda Raih Dua Emas di IMC 2026
Olahraga Lain-Lain 8 Agustus 2026, 11:59
-
MU Disebut Cerdas Tidak Ambil Sandro Tonali dan Rekrut Youri Tielemans
Liga Inggris 8 Agustus 2026, 11:00
-
Domino Transfer Rodri, Manchester United Gagal Dapatkan Pemain Incaran?
Liga Inggris 8 Agustus 2026, 10:00
-
ARRC Seri 4 Digelar di Mandalika, Yamaha Racing Indonesia Bidik Podium Lagi
Otomotif 8 Agustus 2026, 09:00
-
Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Sabtu 8 Agustus 2026
Otomotif 8 Agustus 2026, 08:00
-
Kejutan! Liverpool Amankan Jasa Ronald Araujo dari Barcelona
Liga Inggris 8 Agustus 2026, 07:36
-
Manchester City Selangkah Lagi Amankan Bintang Timnas Maroko Ini
Liga Inggris 8 Agustus 2026, 07:00
-
Termasuk Bruno Fernandes, MU Siapkan 22 Pemain untuk Hadapi PSG
Liga Inggris 8 Agustus 2026, 06:00
-
Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026, Rizky Ridho Minta Maaf
Tim Nasional 7 Agustus 2026, 23:02
-
Ditahan Imbang Singapura, Timnas Indonesia Ulangi Rekor Buruk 12 Tahun yang Lalu
Tim Nasional 7 Agustus 2026, 22:34
-
Polemik Kartu Kuning Kedua Song Ui-Young: Timnas Indonesia Dirugikan?
Bola Indonesia 7 Agustus 2026, 22:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59




