Salah Sebut Nama Iran dan Selandia Baru Saat Siaran Piala Dunia 2026, Komentator Asal Turki Langsung Dipecat
Asad Arifin | 19 Juni 2026 15:47
Bola.net - Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan cerita dari dalam lapangan, tetapi juga drama yang terjadi di balik layar siaran televisi. Salah satu kisah yang menyita perhatian datang dari Turki, menyusul nasib buruk komentator senior Murat Ekrem Cimen.
Komentator berpengalaman itu harus mengakhiri tugasnya secara mendadak setelah melakukan sejumlah kesalahan saat memandu pertandingan Iran melawan Selandia Baru. Laga yang berakhir imbang 2-2 di Stadion SoFi tersebut justru menjadi pertandingan terakhirnya di turnamen.
Keputusan tegas diambil oleh TRT, stasiun televisi yang memegang hak siar Piala Dunia 2026 di Turki. Cimen tidak hanya ditarik dari pertandingan tersebut, tetapi juga diskors dari seluruh sisa turnamen.
Kasus ini langsung menjadi perbincangan luas di media sosial dan media Turki. Banyak pihak menilai hukuman yang diterima Cimen terlalu berat, sementara yang lain menilai standar siaran internasional memang menuntut tingkat akurasi yang tinggi.
Kesalahan Berulang yang Berujung Pemecatan

Masalah bermula pada menit-menit awal pertandingan Iran melawan Selandia Baru. Menurut laporan media Turki, Murat Ekrem Cimen beberapa kali tertukar menyebut identitas kedua tim yang sedang bertanding.
Dalam sejumlah momen, ia menyebut serangan Iran sebagai serangan Selandia Baru. Sebaliknya, pergerakan pemain Selandia Baru juga beberapa kali disebut berasal dari kubu Iran.
Potongan video kesalahan tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial. Reaksi publik pun bermunculan karena kekeliruan itu terjadi berulang kali dalam siaran langsung ajang sebesar Piala Dunia.
TRT kemudian mengeluarkan pernyataan resmi yang menyebut kesalahan tersebut tidak sesuai dengan standar penyiaran yang mereka terapkan. Akibatnya, Cimen dihentikan dari tugas siaran saat jeda pertandingan dan tidak pernah kembali bertugas selama turnamen berlangsung.
Mengulang Kisah Kontroversial Piala Dunia 2022

Kasus yang menimpa Murat Ekrem Cimen ternyata bukan pertama kali terjadi dalam dunia penyiaran olahraga Turki. Piala Dunia 2026 menjadi turnamen kedua secara beruntun yang diwarnai pemecatan komentator oleh TRT.
Pada Piala Dunia 2022, komentator Alper Bakircigil juga mengalami nasib serupa. Ia diberhentikan di tengah pertandingan Maroko melawan Kanada setelah menyebut nama mantan striker legendaris Turki, Hakan Sukur.
Nama Sukur dianggap sensitif di Turki karena berbagai kontroversi yang menyertainya dalam beberapa tahun terakhir. Padahal, secara statistik, ia masih tercatat sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional Turki dengan 51 gol dari 112 pertandingan.
Sumber: Sportbible
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cetak Gol di Debut Timnas Italia, Michael Kayode: Ini Beneran Kan?
Piala Eropa 29 September 2026, 07:24
-
Babat Turki, Roberto Mancini Acungi Jempol Penampilan Timnas Italia
Piala Eropa 29 September 2026, 05:40
-
Man of the Match Turki vs Italia: Pio Esposito
Piala Eropa 29 September 2026, 04:05
-
Hasil Turki vs Italia: Gli Azzurri Raih Kemenangan Pertama di UEFA Nations League!
Piala Eropa 29 September 2026, 03:39
-
Prediksi Turki vs Italia 29 September 2026
Piala Eropa 28 September 2026, 12:41
LATEST UPDATE
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
-
Link Streaming Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:09
-
Bocah Ajaib Manchester United itu Bernama Shea Lacey
Liga Champions 4 November 2026, 14:00
-
Tumbang Lawan AS Roma, Seberapa Parah Cedera Carlos Baleba?
Liga Inggris 4 November 2026, 13:20
-
Prediksi Celta vs Union Saint-Gilloise 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 13:10
-
Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 12:04
-
Gabriel Batistuta dan Kisah Cinta Abadi di Balik Selebrasi Ikonik 'Te Amo, Irina!'
Liga Italia 4 November 2026, 11:21
-
Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 10:09
-
Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
Liga Eropa UEFA 4 November 2026, 09:50
-
Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
Liga Champions 4 November 2026, 08:20
-
Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
Liga Champions 4 November 2026, 08:14
-
Selalu Ada Keyakinan di Old Trafford
Liga Champions 4 November 2026, 08:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

