Seputar Piala Dunia U-20: Digelar Pertama 46 Tahun Lalu, Penampilan Kedua Timnas Indonesia
Anindhya Danartikanya | 16 Maret 2023 15:42
Bola.net - Dua bulan lagi gelaran Piala Dunia U-20 2023 akan digelar. Indonesia berhasil terpilih sebagai tuan rumah pada turnamen yang bakal dihelat mulai 20 Mei hingga 11 Juni 2023 mendatang.
Persiapan terus dikebut Indonesia untuk menyambut perhelatan Piala Dunia U-20 2023 tahun ini. Sebanyak enam stadion di enam kota terus berbenah dan baru saja dicek oleh ketua PSSI sekaligus pantia penyelanggara, Erick Thohir.
Sebanyak 24 negara termasuk tuan rumah Indonesia juga sudah memastikan diri berkiprah di Piala Dunia U-20 2023. Untuk pengundian babak penyisihan grup akan dilakukan di Bali pada 31 Maret mendatang.
Berbicara Piala Dunia U-20, turnamen akbar kedua setelah Piala Dunia senior punya sejarah tidak kalah panjang. Turnamen ini mulai digelar pada tahun 1977. Berikut sejarah dan perjalanan Piala Dunia U-20 selengkapnya.
Pertama Digelar 46 Tahun Lalu
Piala Dunia U-20 tahun 2023 di Indonesia merupakan turnamen edisi ke-23 sejak pertama kali digelar pada tahun 1977 di Tunisia.
Sejak pertama kali diadakan pada tahun 1977, Piala Dunia U-20 sudah diikuti oleh sebanyak 76 negara yang mengirimkan tim nasionalnya. Gelaran ini pun sudah melahirkan para juara baru dan mencetak pemain kelas dunia.
Argentina sejauh ini menjadi pemegang gelar juara Piala Dunia U-20 terbanyak yakni enam gelar. Argentina pertama kali berhasil menjadi juara pada edisi kedua tahun 1979 yang diadakan di Jepang.
Sedangkan Ukraina adalah juara bertahan yang berhasil menjadi juara pada tahun 2019. Kini dalam menyambut Piala Dunia U-20 2023, seluruh tim nasional sudah mempersiapkan diri sebaik mungkin.
Daftar Juara Piala Dunia U-20
Daftar Juara Piala Dunia U-20 dari Masa ke Masa:
- 1977 - Uni Soviet
- 1979 - Argentina
- 1981 - Jerman Barat
- 1983 - Brasil
- 1985 - Brasil
- 1987 - Yugoslavia
- 1989 - Portugal
- 1991 - Portugal
- 1993 - Brasil
- 1995 - Argentina
- 1997 - Argentina
- 1999 - Spanyol
- 2001 – Argentina
- 2003 – Brasil
- 2005 – Argentina
- 2007 - Argentina
- 2009 - Ghana
- 2011 - Brasil
- 2013 - Perancis
- 2015 - Serbia
- 2017 - Inggris
- 2019 - Ukraina
- 2023 - ?
Kiprah Tim Merah Putih
Bagi Timnas Indonesia, ajang Piala Dunia U-20 bukan pertama kalinya berkiprah. Pada 1979, tim merah putih mendapat tiket ke Piala Dunia U-20 yang berlangsung di Tokyo, Jepang.
Timnas Indonesia tidak lolos melalui jalur kualifikasi, melainkan karena alasan politis. Kala itu, seharusnya juara dan runner-up Piala Asia Junior 1978, Korea Selatan (Korsel) dan Irak, yang berhak lolos, tapi ternyata nasib mujur menimpa Indonesia.
Irak mengundurkan diri, dan Korea Utara yang ditunjuk sebagai pengganti menolak untuk tampil. Indonesia yang gugur di perempat final Piala Asia Junior 1978 akhirnya yang terpilih mengikuti putaran final Piala Dunia U-20 1979.
Hasil undian Piala Dunia U-20 1979 menempatkan Indonesia bersama Argentina, Polandia, dan Yugoslavia di Grup B, yang kala itu tergolong sebagai grup neraka.
Pelatih Timnas Indonesia U-20 kala itu Sutjipto Suntoro dan anak buahnya harus meladeni Argentina yang dipimpin Diego Armando Maradona, sebagai favorit juara. Benar saja, pemain yang akhirnya menjadi legenda sepak bola Argentina itu memporakporandakan pertahanan Indonesia. Argentina menang 5-0 atas Indonesia pada 26 Agustus 1979.
Maradona memborong dua gol, sedangkan tiga gol Argentina lainnya disarangkan Ramon Diaz. Itu juga mengawal rentetan hasil buruk Indonesia lainnya di penyisihan grup Piala Dunia U-20.
Setelah kalah dari Argentina, kemudian Indonesia juga takluk enam gol tanpa balas dari Polandia di laga kedua. Selanjutnya, giliran Yugoslavia yang menghancurkan Indonesia 5-0 di pertandingan terakhir Grup B.
Akhirnya, Indonesia tersingkir di penyisihan grup Piala Dunia U-20 1979, karena selalu kalah, kebobolan 16 gol dan tidak mampu sekalipun mencetak gol.
Skuad Timnas Indonesia di Piala Dunia U-20 1979
Kiper: Endang Tirtana (Warna Agung), Fachrizal (Perkesa 78)
Belakang: Tommy Herru Latuperissa (PSMS Medan), Eddy Sudarnoto (Jayakarta), Imam Murtanto (Tidar Sakti), Didik Darmadi (Persis Solo), Nus Lengkoan (Indonesia Muda)
Gelandang: Memed Permadi (Jayakarta), Budhi Tanoto (Tunas Jaya), Arief Hidayat (Jayakarta), Subangkit (Jaka Utama), Mundari Karya (Jaka Utama)
Depan: Pepen Rubianto (Buana Putra), Bambang Nurdiansyah (Arseto), Bambang Irianto (Jayakarta), Syamsul Surjono (Indonesia Muda), David Sulaksmono (Jayakarta), Bambang Sunarto (Jaka Utama).
Jangan lupa saksikan seluruh pertandingan Piala Dunia U-20 2023 di SCTV, Indosiar, MOJI, Mentari TV, Champions TV, Nex Parabola dan live streaming di Vidio. Ikuti terus berita terbaru dan jadwal lengkap Piala Dunia U-20 2023 hanya di Bola.net.
Disadur dari: Bola.com (Aryo Atmaja; 15/3/2023)
Jangan Lewatkan Ini Bolaneters!
- Timnas Indonesia U-22 Cari Lawan Uji Coba: Negara Piala Dunia U-20 2023 Mau Enggak, Ya?
- Top Skor Piala Dunia U-20 Edisi 2013 Hingga 2019: Erling Haaland Bikin 9 Gol dalam 1 Laga!
- Timnas Indonesia U-20 Mulai TC di Korea Selatan pada April 2023
- VIDEO: Kondisinya Kritis, SUGBK tak Boleh Dipakai Sampai Gelaran Piala Dunia U-20 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sesumbar Alvaro Arbeloa: Real Madrid Favorit Juara Liga Champions Musim 2025/2026!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:29
-
Arsenal Tak Terbendung, Inter Terpuruk di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:24
-
Arsenal Kalahkan Inter Milan di San Siro, Mikel Merino: Mantap betul!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:16
-
Siapa Mampu Hentikan Arsenal di Liga Champions Musim Ini?
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:10
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






