Spanyol Ditahan Imbang Cape Verde, Kejutan Besar Pertama Piala Dunia 2026

Richard Andreas | 16 Juni 2026 06:14
Spanyol Ditahan Imbang Cape Verde, Kejutan Besar Pertama Piala Dunia 2026
Mikel Oyarzabal dalam laga Spanyol vs Tanjung Verde di fase grup Piala Dunia 2026, Senin (15/6/2026). (c) AP Photo/Mike Stewart

Bola.net - Piala Dunia menghadirkan kejutan besar pertamanya setelah Spanyol gagal mengalahkan debutan Cape Verde pada laga pembuka Grup H. Pertandingan berakhir tanpa gol (0-0) dan memberikan satu poin bersejarah bagi wakil Afrika tersebut.

Hasil imbang ini cukup mencuri perhatian karena Spanyol datang ke turnamen sebagai salah satu favorit juara. Di atas kertas, mereka juga unggul jauh dalam peringkat FIFA dibanding Cape Verde.

Advertisement

Sayangnya, sepanjang pertandingan, tim asuhan Luis de la Fuente kesulitan membongkar pertahanan rapat lawan yang tampil disiplin dan penuh keyakinan di panggung terbesar sepak bola dunia.

1 dari 3 halaman

Cape Verde Tulis Sejarah di Penampilan Perdana

Cape Verde Tulis Sejarah di Penampilan Perdana

Vozinha melakukan penyelamatan dalam laga Spanyol vs Tanjung Verde di fase grup Piala Dunia 2026, Senin (15/6/2026). (c) AP Photo/Mike Stewart

Meski hasil imbang ini tidak sebesar kejutan ketika Senegal mengalahkan Prancis pada 2002 atau Arab Saudi menundukkan Argentina empat tahun lalu, pencapaian Cape Verde tetap memiliki arti besar.

Poin pertama di Piala Dunia akan menjadi momen yang dikenang lama oleh negara kepulauan tersebut. Hasil itu juga menjadi hadiah atas perjuangan mereka yang berhasil lolos ke turnamen setelah memenangi grup kualifikasi Afrika.

Dalam perjalanan menuju Piala Dunia, Cape Verde mencatat kemenangan atas Kamerun, Angola, dan Libya. Mereka juga tidak terkalahkan dalam pertandingan kandang selama fase kualifikasi.

Menghadapi juara Eropa, Cape Verde tidak menunjukkan tanda-tanda gugup. Mereka bertahan dengan organisasi permainan yang kuat melalui formasi lima bek, yang pada beberapa momen berubah menjadi enam pemain bertahan untuk meredam serangan Spanyol.

2 dari 3 halaman

Spanyol Dominan, tetapi Kehilangan Ketajaman

Spanyol Dominan, tetapi Kehilangan Ketajaman

Aksi Rodri dalam laga Spanyol vs Tanjung Verde di fase grup Piala Dunia 2026, Senin (15/6/2026). (c) AP Photo/Mike Stewart

Spanyol langsung menguasai bola sejak awal pertandingan. Meski demikian, peluang berbahaya tidak banyak tercipta dan tembakan tepat sasaran pertama baru hadir setelah 20 menit melalui Pedri.

Seiring berjalannya laga, Spanyol mulai menemukan ruang terutama melalui pergerakan Marc Cucurella dari sisi kiri. Salah satu peluang terbaik hadir menjelang turun minum ketika Ferran Torres melepaskan tembakan yang membentur mistar gawang.

Di sisi lain, Cape Verde mendapat dorongan besar dari penampilan kiper berpengalaman Vozinha. Penjaga gawang itu mampu membantu timnya menjaga gawang tetap aman sepanjang pertandingan.

Kombinasi disiplin bertahan, performa kiper yang solid, serta semangat untuk mewakili negara di panggung dunia membuat Cape Verde mampu meraih hasil yang melampaui ekspektasi banyak pihak.

3 dari 3 halaman

Kondisi Yamal dan Williams Jadi Sorotan

Spanyol juga tidak tampil dengan kekuatan penuh di lini depan. Dua pemain sayap andalan mereka saat menjuarai Euro 2024, Lamine Yamal dan Nico Williams, memulai pertandingan dari bangku cadangan karena belum berada dalam kondisi fisik terbaik setelah mengalami cedera otot.

Kehadiran Yamal mulai dinantikan suporter setelah jeda babak pertama. Pemain berusia 18 tahun itu akhirnya masuk pada menit ke-71 dan langsung menunjukkan pengaruh lewat akselerasi yang membuka ruang bagi peluang Mikel Merino.

Meski demikian, pertahanan Cape Verde tetap terlihat nyaman menghadapi tekanan yang datang. Williams baru dimainkan pada menit ke-87 ketika waktu pertandingan semakin menipis.

Hasil ini kembali mengingatkan Spanyol pada dua edisi Piala Dunia sebelumnya saat mereka tersingkir setelah mendominasi penguasaan bola tetapi gagal mencetak gol.

Meski begitu, belum ada alasan untuk panik karena mereka masih memiliki waktu sebelum menghadapi Arab Saudi dan Uruguay pada dua laga berikutnya. Yang jelas, Spanyol membutuhkan Yamal dan Williams kembali ke kondisi terbaik secepat mungkin.

LATEST UPDATE