Testimoni Cristiano Ronaldo untuk Luka Modric: Dia Legenda!

Asad Arifin | 3 Juli 2026 20:23
Testimoni Cristiano Ronaldo untuk Luka Modric: Dia Legenda!
Luka Modric mendapat apresiasi dari pemain Kroasia usai memainkan laga ke-200 untuk negaranya (c) AP Photo/Olivia White

Bola.net - Luka Modric menjadi sorotan setelah perjalanan Kroasia di Piala Dunia 2026 harus berakhir lebih cepat. Kekalahan 1-2 dari Portugal pada babak 32 besar memunculkan pertanyaan besar mengenai masa depan sang kapten bersama tim nasional.

Di usia 40 tahun, Modric masih menunjukkan kualitas yang membuatnya layak disebut sebagai salah satu gelandang terbaik dunia. Meski Kroasia gagal melangkah lebih jauh, performanya di lapangan tetap menjadi bukti bahwa sentuhannya belum memudar.

Advertisement

Spekulasi mengenai pensiun Modric dari level internasional pun semakin menguat. Namun hingga kini, belum ada keputusan resmi apakah mantan peraih Ballon d'Or itu akan mengakhiri kiprahnya bersama Vatreni atau tetap bertahan.

Cristiano Ronaldo, yang baru saja menyingkirkan Kroasia bersama Portugal, memberikan penghormatan khusus kepada mantan rekan setimnya di Real Madrid. Menurut Ronaldo, apa pun keputusan Modric nanti, statusnya sebagai legenda sepak bola tidak akan pernah berubah.

1 dari 3 halaman

Belum Ada Keputusan soal Masa Depan Modric

Belum Ada Keputusan soal Masa Depan Modric

Aksi Luka Modric bersama Kroasia di Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Stephanie Scarbrough

Kekalahan dari Portugal diyakini bisa menjadi penampilan terakhir Luka Modric di ajang Piala Dunia. Gelandang veteran itu sudah tampil dalam lima edisi Piala Dunia dan kembali menjadi starter di seluruh pertandingan Kroasia pada edisi 2026.

Meski gagal membawa timnya lolos, kontribusi Modric tetap menonjol sepanjang pertandingan. Ia mencatatkan 66 sentuhan bola, memenangi tiga tekel, dan beberapa kali mengirim umpan silang berbahaya sebelum Kroasia akhirnya tersingkir.

Pelatih Kroasia, Zlatko Dalić, mengakui masa depan Modric masih menjadi tanda tanya. Ia menegaskan belum ada pembicaraan mengenai keputusan sang kapten setelah turnamen berakhir.

"Hanya Tuhan yang tahu apa yang akan terjadi dalam empat tahun ke depan. Kita lihat saja. Kita akan membicarakannya di Kroasia," ucap Dalic.

2 dari 3 halaman

Modric Tetap Pemimpin Hingga Laga Terakhir

Modric Tetap Pemimpin Hingga Laga Terakhir

Luka Modric memimpin pemain Kroasia pada laga lawan Panama di Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Stephanie Scarbrough

Bagi Dalić, Modric sekali lagi menunjukkan kualitas sebagai pemimpin sejati. Meski usianya sudah memasuki kepala empat, ia tetap menjadi pusat permainan Kroasia sepanjang laga melawan Portugal.

Pelatih berusia 59 tahun itu mengaku sedih karena perjalanan Modric di Piala Dunia mungkin berakhir dengan kekalahan. Namun, ia menilai sang gelandang telah memberikan segalanya untuk negaranya hingga peluit akhir dibunyikan.

"Luka bermain sangat baik. Sekali lagi, dia adalah salah satu pemain terpenting kami. Saya sangat menyesal ini berakhir seperti ini untuknya. Dia sekali lagi menunjukkan karakter dan kualitasnya. Dia memimpin Kroasia hingga akhir," tambah Dalić.

Sepanjang karier internasionalnya, Modric telah membawa Kroasia mencatat sejarah dengan finis sebagai runner-up Piala Dunia 2018 dan peringkat ketiga pada edisi 2022. Warisan itu membuat namanya akan selalu dikenang sebagai pemain terbaik yang pernah dimiliki Kroasia.

3 dari 3 halaman

Cristiano Ronaldo dan Roberto Martinez Beri Penghormatan

Cristiano Ronaldo dan Roberto Martinez Beri Penghormatan

Ekspresi Cristiano Ronaldo usai mencetak gol ke gawang Kroasia di babak 32 besar Piala Dunia 2026, Jumat (3/7/2026) (c) AP Photo/Sam Balkansky

Cristiano Ronaldo menjadi salah satu sosok pertama yang menghampiri Modric setelah peluit panjang berbunyi. Momen pelukan dua legenda Real Madrid itu menjadi salah satu adegan paling emosional pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Ronaldo menegaskan bahwa usia maupun keputusan pensiun tidak akan mengurangi kebesaran nama Modric. Baginya, mantan tandemnya di lini tengah Real Madrid itu tetap menjadi legenda sepak bola dunia.

"Saya bermain bersama Luka selama bertahun-tahun. Usia kami hampir sama. Saya pikir dia adalah legenda sepak bola. Dia masih legenda sepak bola," kata Cristiano Ronaldo.

Pujian juga datang dari pelatih Portugal, Roberto Martinez, yang menilai keunggulan terbesar Modric bukan hanya kemampuan teknis, tetapi juga kecerdasannya membaca permainan.

"Anda berbicara tentang seorang pemain yang, dengan usianya yang panjang, bermain seperti seorang pemuda dengan kemampuan berpikir," kata Martinez.

Sumber: ESPN