Timnas Italia Ngebet Dilatih Conte Lagi, Ini Alasannya
Dimas Ardi Prasetya | 2 Februari 2018 17:48
Bola.net - - FIGC berharap untuk bisa menggunakan tenaga Antonio Conte lagi di timnas Italia karena terkesan dengan kinerjanya saat memimpin skuat Azzurri di Euro 2016 lalu.
Saat ini timnas Italia tengah tak memiliki pelatih. Terakhir, mereka dilatih oleh Giampiero Ventura, yang dipecat usai skuat Azzurri gagal masuk ke final Piala Dunia 2018.
Setelah itu, FIGC langsung berburu pelatih baru. Nama-nama yang muncul antara lain adalah Carlo Ancelotti, Roberto Mancini dan tentunya Conte.
Namun sepertinya, Conte saat ini menjadi salah satu kandidat yang paling diinginkan oleh FIGC. Bahkan federasi akan mengirim Alessandro Costacurta untuk membujuknya agar segera meninggalkan .
Legenda AC Milan itu lantas menjelaskan alasan mengapa federasi berusaha untuk memakai tenaga eks pelatih Juventus itu. Pasalnya, FIGC terkesan dengan kinerjanya selama perhelatan Euro 2016 lalu.
Sampai beberapa tahun yang lalu, saya pikir CT hanya selektor saja. Lalu saya melihat Conte bekerja di Prancis dan menyadari bahwa Anda juga bisa memilih seseorang yang berlawanan dengan deskripsi itu, ucapnya pada Corriere della serra.
Antonio melakukan pekerjaan fantastis di Euro. Singkatnya, ia juga bisa melatih timnas. Kita tidak perlu menunggu terlalu lama, tapi kita harus melakukan segalanya dengan benar, tegas Costacurta.
Jelang Euro tersebut, Conte sempat dikritik karena pemilihan pemainnya yang tak populer. Namun setelah Italia berhasil menang atas Belgia dengan skor 2-0 dan menampilkan performa yang menjanjika, ia pun mulai menuai pujian.
Pada akhirnya, Italia dibawanya melaju ke babak perempat final, menghadapi Jerman. Sayangnya, Azzurri saat itu kalah melalui babak adu penalti.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Conte Puji Hojlund Setinggi Langit, Tapi Emosi Jiwa Soal Jadwal Liga Champions
Liga Champions 20 Januari 2026, 12:11
-
Daftar Transfer Resmi Premier League Januari 2026
Liga Inggris 20 Januari 2026, 12:09
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:52
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Chelsea vs Pafos: Moises Caicedo
Liga Champions 22 Januari 2026, 06:16
-
Hasil Atalanta vs Bilbao: Comeback Dramatis, Athletic Menang 3-2 di Bergamo
Liga Champions 22 Januari 2026, 05:45
-
Hasil Newcastle vs PSV: The Magpies Tampil Perkasa Menang Tiga Gol Tanpa Balas
Liga Champions 22 Januari 2026, 05:24
-
Hasil Slavia Praha vs Barcelona: Drama Enam Gol, Blaugrana Menang 4-2 di Praha
Liga Champions 22 Januari 2026, 05:20
-
Hasil Chelsea vs Pafos: Moises Caicedo Bawa The Blues Raih Kemenangan Tipis
Liga Champions 22 Januari 2026, 05:06
-
Hasil Bayern vs Union Saint-Gilloise: Harry Kane Jadi Pembeda di Allianz Arena
Liga Champions 22 Januari 2026, 05:06
-
Al Nassr Tekuk Damac, Ronaldo Cetak Gol ke-960 dan Pangkas Jarak dengan Al Hilal
Asia 22 Januari 2026, 03:33
-
Hasil Qarabag vs Eintracht Frankfurt: Drama Injury Time Singkirkan Wakil Jerman
Liga Champions 22 Januari 2026, 03:21
-
Hasil Galatasaray vs Atletico Madrid: Gol Bunuh Diri Selamatkan Tuan Rumah
Liga Champions 22 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Braga vs Nottm Forest 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Celta Vigo vs LOSC 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Roma vs VfB Stuttgart 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Bologna vs Celtic 23 Januari 2026
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026, 00:45
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06




