Alasan Turki bakal Kalahkan Portugal: Kreativitas, Penguasaan Bola, Pertahanan
Gia Yuda Pradana | 22 Juni 2024 17:29
Bola.net - Timnas Turki akan melawan Timnas Portugal pada matchday 2 Grup F Euro 2024. Pertandingan Turki vs Portugal di Signal Iduna Park (BVB Stadion Dortmund) ini akan kick-off Sabtu, 22 Juni 2024, 23:00 WIB.
Di laga pertama, Turki dan Portugal sama-sama meraih kemenangan. Turki menang 3-1 atas tim debutan Georgia, sedangkan Portugal menaklukkan Republik Ceko dengan skor 2-1.
Tiga gol Turki ke gawang Georgia disarangkan oleh Mert Muldur, Arda Guler, dan Kerem Akturkoglu. Sementara itu, gol injury time Francisco Conceicao memastikan kemenangan dramatis Portugal atas Ceko.
Meski Turki tampil lebih meyakinkan di laga pertama, Portugal bakal tetap lebih diunggulkan saat mereka bertemu di Signal Iduna Park. Pasalnya, di atas kertas, Portugal bisa dibilang lebih kuat daripada Turki. Selain itu, Portugal juga punya catatan pertemuan yang superior.
Namun, Turki juga punya peluang untuk menang. Berikut beberapa alasan kenapa pasukan Vincenzo Montella bakal mengalahkan Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan.
Kreativitas Turki dalam Merancang Peluang

Saat melawan Georgia, Turki menunjukkan bahwa mereka adalah tim yang kreatif dalam merancang peluang. Dimotori Hakan Calhanoglu dan Kaan Ayhan di lini tengah, serta Arda Guler, Orkun Kokcu, dan Kenan Yildiz di belakang penyerang, Turki membuat Georgia keteteran.
Dalam laga pertama itu, Turki menciptakan begitu banyak peluang. Turki pun mencatatkan total 22 tembakan. Dari 22 tembakan itu, delapan di antaranya tepat sasaran.
Jika bukan karena kiper Giorgi Mamardashvili yang tampil cukup apik dalam mengawal gawang Georgia, Turki mungkin sudah menang dengan skor lebih besar.
Turki Masih Punya Ruang untuk Berkembang

Saat melawan Georgia, Turki bermain cukup dominan dan menciptakan lebih banyak peluang. Namun, Turki masih punya ruang untuk berkembang.
Satu hal yang masih perlu ditingkatkan adalah penyelesaian akhir mereka. Dengan penyelesaian akhir yang lebih mematikan, Turki bakal lebih berbahaya.
Mencetak tiga gol ke gawang Georgia bisa dibilang cukup memuaskan. Namun, akan jauh lebih memuaskan lagi jika mereka juga mampu melakukannya saat melawan Portugal.
Turki Siap Bertarung dengan Lini Tengah Portugal

Di laga nanti, Turki siap bertarung dengan lini tengah Portugal. Tujuannya adalah untuk memperebutkan kendali permainan.
"Kami harus fokus pada identitas dan kekuatan kami. Kami perlu melawan kekuatan mereka dengan bersabar dan tetap kompak," kata Montella, jelang lawan Portugal, seperti dikutip situs resmi UEFA.
"Pemain-pemain kami bisa bertransisi antarlini dengan sangat baik. Kami harus menjaga penguasaan bola."
"Sebab, ketika lawan mengontrol penguasaan bola lebih banyak, Portugal menjadi tidak nyaman dan sulit mengembangkan permainan," imbuhnya.
Turki Siap Bertahan dengan Baik Sebagai Satu Tim

Portugal adalah tim yang memiliki pemain-pemain berkualitas, terutama di lini tengah dan lini depan. Mereka punya pemain-pemain seperti Bruno Fernandes, Vitinha, Rafael Leao, Bernardo Silva, hingga Cristiano Ronaldo.
Turki harus bertahan dengan sangat baik. Menurut Montella, itu bisa dilakukan dengan melibatkan seluruh pemain dari semua lini.
"Kami harus bertahan lebih baik, dan fase bertahan dimulai dari para penyerang. Portugal memiliki penyerang-penyerang yang tangguh. Kami harus bermain sebagai satu kesatuan. Mengganti pemain di lini belakang bukanlah solusi; solusinya adalah bertahan dengan baik sebagai satu tim," tegas pelatih asal Italia tersebut.
Turki sudah siap untuk melawan Portugal. Bisakah Turki mengalahkan mereka? Kita tunggu saja.
Klasemen Euro 2024 Grup F
Jangan lewatkan momen-momen seru Euro 2024. Segera catat jadwal lengkap Euro 2024 dan pastikan kamu kunjungi Bola.net sekarang untuk mendapatkan informasi terbaru seputar Piala Eropa 2024. Jangan lupa ya, Bolaneters!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
-
Michael Carrick Ingin Boyong Pemain Middlesbrough ini ke Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 16:22
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






