Armenia Layangkan Protes Resmi ke UEFA
Editor Bolanet | 14 Oktober 2011 06:31
- Armenia secara resmi telah mengajukan protes kepada UEFA atas keputusan wasit yang mengkartu merah pemain mereka di laga terakhir kualifikasi Piala Eropa 2012 saat mereka kalah atas Republik Irlandia di Dublin, seperti yang diumumkan federasi sepak bola Armenia (FFA).
Armenia yang butuh kemenangan di laga terakhir mereka agar dapat finish sebagai runner up harus berjuang ekstra keras di laga itu. Mereka terpaksa bermain 10 orang saja sejak menit ke-26 kala wasit asal Spanyol Eduardo Gonzalez, mengusir kiper Roman Berezovsky. Armenia pun menyerah kalah 1-2 di laga tersebut dan gagal maju ke babak play off.
Berezovsky diusir karena dianggap handball di luar area penalti. Akan tetapi dari rekaman ulang pertandingan di televisi terlihat jelas dadanya lah yang menyentuh bola.
Ketua FFA, Ruben Airapetyan menerangkan pada wartawan bahwa Armenia meminta badan federasi sepak bola tertinggi Eropa itu untuk mencabut kartu merah tersebut dan kemudian menghukum wasit Eduardo.
Meski begitu, Airapetyan mengaku ia tak sepakat dengan isu yang berkembang di pendukung Armenia. Mereka menganggap antara UEFA dan Irlandia ada teori konspirasi sebagai bentuk permintaan maaf atas insiden gol tangan Thierry Henry, yang menyebabkan tim asuhan Giovani Trapattoni gagal ke Piala Dunia 2010 lalu.
Percayalah, saya tak pernah berpikir atau percaya ada kemungkinan dari UEFA untuk memberi instruksi pada wasit, tegasnya. (grd/mxm)
Armenia yang butuh kemenangan di laga terakhir mereka agar dapat finish sebagai runner up harus berjuang ekstra keras di laga itu. Mereka terpaksa bermain 10 orang saja sejak menit ke-26 kala wasit asal Spanyol Eduardo Gonzalez, mengusir kiper Roman Berezovsky. Armenia pun menyerah kalah 1-2 di laga tersebut dan gagal maju ke babak play off.
Berezovsky diusir karena dianggap handball di luar area penalti. Akan tetapi dari rekaman ulang pertandingan di televisi terlihat jelas dadanya lah yang menyentuh bola.
Ketua FFA, Ruben Airapetyan menerangkan pada wartawan bahwa Armenia meminta badan federasi sepak bola tertinggi Eropa itu untuk mencabut kartu merah tersebut dan kemudian menghukum wasit Eduardo.
Meski begitu, Airapetyan mengaku ia tak sepakat dengan isu yang berkembang di pendukung Armenia. Mereka menganggap antara UEFA dan Irlandia ada teori konspirasi sebagai bentuk permintaan maaf atas insiden gol tangan Thierry Henry, yang menyebabkan tim asuhan Giovani Trapattoni gagal ke Piala Dunia 2010 lalu.
Percayalah, saya tak pernah berpikir atau percaya ada kemungkinan dari UEFA untuk memberi instruksi pada wasit, tegasnya. (grd/mxm)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
3 Tim kuda hitam di Piala Dunia 2026: Norwegia Punya Erling Haaland!
Piala Dunia 9 Juni 2026, 20:30
-
Daftar Pemain dan Nomor Punggung Timnas Portugal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 19:58
-
Daftar 48 Negara Peserta Piala Dunia 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 19:45
-
Daftar Pemain dan Nomor Punggung Timnas Brasil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:51
-
Pembagian Grup Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:40
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday
Tim Nasional 9 Juni 2026, 18:31
-
Daftar Pemain dan Nomor Punggung Timnas Argentina di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:22
-
Daftar Lengkap Skuad 48 Negara di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:10
-
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:05
-
Jadwal Piala Dunia 2026 Hari Ini di TVRI
Piala Dunia 9 Juni 2026, 18:02
-
Link Live Streaming FIFA Matchday: Timnas Indonesia vs Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 18:01
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19





