Buffon: Liga Premier Tidak Mendukung Timnas Inggris
Editor Bolanet | 1 Juli 2012 05:40
- Kiper sekaligus kapten tim nasional , Gianluigi Buffon mengatakan bahwa Liga Premier tidak lagi mendukung pembentukan skuad timnas .
Asa Three Lions untuk meraih hasil bagus di Euro 2012 ini terjungkal di kaki-kaki anak asuhan Cesare Prandelli. Andrea Pirlo menjadi bintang Gli Azzurri meruntuhkan ambisi Steven Gerrard dkk. Gigi Buffon turut andil menanggapi kekalahan pasukan Roy Hodgson itu.
Kiper veteran ini yakin bahwa Liga Premier memang terbaik dalam hal kualitas. Namun hal itu bukanlah cara terbaik untuk memajukan timnas Inggris.
Memiliki liga yang kompetitif tidak selalu berarti memiliki pemain yang kompetitif pula, ujarnya. Selama beberapa tahun hingga saat ini, Liga Premier memiliki liga sepak bola terbaik dalam hal kualitas.
Uang di permainan mereka, berarti untuk menjual atau membeli pemain siapa saja dari seluruh Eropa atau belahan dunia manapun. Ini dapat terjadi pula di Spanyol dan Italia serta Inggris. Namun liga di Inggris tidak lagi berpihak pada apa yang dibutuhkan timnas.
Dengan globalisasi sepak bola seperti itu, akan sangat sulit anda berjuang memiliki pemain dari negara anda sendiri untuk bermain di liga utama.
Inggris memang telah gagal di turnamen empat tahunan ini. Langkah mereka terhenti melalui drama adu penalti melawan Gli Azzurri di perempat final itu. Namun Buffon tidak sepenuhnya menyalahkan Liga Premier.
Tim nasional Inggris memiliki kekuatan dan mereka memiliki fisik yang jauh lebih baik, tambah kiper ini.
Tapi Inggris tidak begitu beruntung. Mereka kalah adu penalti dari lima atau enam kali pertemuan terakhir, jadi jarak antara menang dan kalah memang sangat tipis. (espn/ctr)
Asa Three Lions untuk meraih hasil bagus di Euro 2012 ini terjungkal di kaki-kaki anak asuhan Cesare Prandelli. Andrea Pirlo menjadi bintang Gli Azzurri meruntuhkan ambisi Steven Gerrard dkk. Gigi Buffon turut andil menanggapi kekalahan pasukan Roy Hodgson itu.
Kiper veteran ini yakin bahwa Liga Premier memang terbaik dalam hal kualitas. Namun hal itu bukanlah cara terbaik untuk memajukan timnas Inggris.
Memiliki liga yang kompetitif tidak selalu berarti memiliki pemain yang kompetitif pula, ujarnya. Selama beberapa tahun hingga saat ini, Liga Premier memiliki liga sepak bola terbaik dalam hal kualitas.
Uang di permainan mereka, berarti untuk menjual atau membeli pemain siapa saja dari seluruh Eropa atau belahan dunia manapun. Ini dapat terjadi pula di Spanyol dan Italia serta Inggris. Namun liga di Inggris tidak lagi berpihak pada apa yang dibutuhkan timnas.
Dengan globalisasi sepak bola seperti itu, akan sangat sulit anda berjuang memiliki pemain dari negara anda sendiri untuk bermain di liga utama.
Inggris memang telah gagal di turnamen empat tahunan ini. Langkah mereka terhenti melalui drama adu penalti melawan Gli Azzurri di perempat final itu. Namun Buffon tidak sepenuhnya menyalahkan Liga Premier.
Tim nasional Inggris memiliki kekuatan dan mereka memiliki fisik yang jauh lebih baik, tambah kiper ini.
Tapi Inggris tidak begitu beruntung. Mereka kalah adu penalti dari lima atau enam kali pertemuan terakhir, jadi jarak antara menang dan kalah memang sangat tipis. (espn/ctr)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026: Declan Rice Diangkat Jadi Wakil Kapten Inggris
Piala Dunia 8 Juni 2026, 09:32
LATEST UPDATE
-
Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
Tim Nasional 10 Juni 2026, 04:57
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
-
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 23:21
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19

















