Buffon Ucapkan Selamat Untuk Spanyol
Editor Bolanet | 2 Juli 2012 05:03
tak terkalahkan hingga final sebelum akhirnya takluk empat gol tanpa balas dari tim yang mencetak sejarah dengan menjuarai tiga turnamen besar secara beruntun (Euro 2008, Piala Dunia 2010, dan Euro 2012).
Buffon mengatakan, keberhasilan La Furia Roja ke puncak Eropa tak bisa dicegah karena mereka jauh lebih superior dari Italia.
Pertandingan melawan (di semifinal) terasa seperti final, tapi malam ini tak ada yang bisa kami lakukan, tutur Buffon kepada Rai Sport.
Mereka terlalu superior. Mungkin takkan terlalu sulit untuk melupakan kekalahan ini. Jika kalah dari tim yang memiliki kekuatan tak terbantahkan seperti mereka, anda pasti lebih mudah menerimanya.
Italia memang gagal merebut gelar raja Eropa dari sang juara bertahan, tapi Buffon tidak melihatnya sebagai sebuah kegagalan.
Ini turnamen yang hebat bagi Italia. Sungguh perjalanan yang luar biasa. Kami ingin menang di final, tapi di sini anda akan menemui lawan yang selevel. Malam ini, kami bertemu tim yang jauh lebih hebat.
Sebagai penutup, Buffon tak lupa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para tifosi yang telah mendukung Azzurri selama di Polandia-Ukraina.
Kami berterima kasih kepada para fans dari hati kami yang paling dalam. Mereka tak pernah meninggalkan kami dan membuat kami bangga mempersembahkan emosi-emosi ini pada mereka, pungkasnya. (foti/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rahasia Transformasi Politano: Ada Peran Vital Antonio Conte, Seperti Apa?
Liga Italia 20 November 2025, 14:39
-
Enam Gol dalam Tiga Laga, Mengapa Putra Gianluigi Buffon Tidak Main untuk Italia?
Liga Italia 19 November 2025, 23:23
-
Dino Zoff Soroti Sepak Bola Italia: Serie A Terlalu Lambat dan Banyak Drama!
Piala Dunia 19 November 2025, 16:31
-
Penyebab Italia Sulit Maju Menurut Fabregas: Kolot, Terlalu Kaku, dan Anti Pemain Muda
Liga Spanyol 19 November 2025, 14:44
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



