Data dan Fakta Euro 2020: Inggris vs Jerman
Gia Yuda Pradana | 28 Juni 2021 16:02
Bola.net - Timnas Inggris akan berhadapan dengan Timnas Jerman di babak 16 besar Euro 2020, Selasa (29/6/2021). Berikut beberapa data dan fakta yang melatarbelakangi pertandingan di Wembley Stadium, London ini.
Pertemuan terakhir Inggris dan Jerman adalah dalam laga uji coba di Wembley pada November 2017. Jordan Pickford melakoni debutnya untuk Inggris dalam laga yang berkesudahan 0-0 tersebut.
Pertemuan terakhir Inggris dan Jerman di putaran final major tournament adalah di babak 16 besar Piala Dunia 2010. Diwarnai kontroversi 'gol hantu' Frank Lampard ke gawang Manuel Neuer, Inggris ditumbangkan Jerman 1-4. Thomas Muller mencetak dua gol untuk Jerman di laga itu.
Sebelum ini, Inggris dan Jerman baru 2 kali bertemu di putaran final Euro, yakni di semifinal Euro 1996 dan fase grup Euro 2000. Dalam duel semifinal 1996 di Wembley, Inggris dan Jerman bermain 1-1, kemudian Jerman menang adu penalti 6-5. Gareth Southgate menjadi satu-satunya algojo Inggris yang gagal di adu penalti itu. Inggris membalasnya di fase grup Euro 2000 dengan menaklukkan Jerman 1-0 lewat gol tunggal Alan Shearer.
Jerman tak terkalahkan dalam 7 laga terakhirnya melawan Inggris di Wembley, menang 5 kali (M5 S2 K0).
Secara keseluruhan, Inggris dan Jerman telah bertemu total 32 kali, di mana kedua tim sama-sama menang 13 kali, dan 6 bentrokan lainnya berkesudahan seri.
Pemenang pertandingan babak 16 besar Euro 2020 Inggris vs Jerman ini akan berhadapan dengan Swedia atau Ukraina di perempat final.
STATISTIK INGGRIS
Inggris lolos sebagai juara Grup D usai menang 1-0 atas Kroasia, imbang 0-0 dengan Skotlandia, dan menang 1-0 atas Republik Ceko.
Inggris masih clean sheet (tak kebobolan) di putaran final Euro 2020, tapi baru mencetak 2 gol - yang semuanya diciptakan oleh Raheem Sterling.
Inggris selalu clean sheet, alias tak kebobolan, dalam 5 laga terakhirnya.
Inggris memenangi 8 dari 9 laga terakhirnya (M8 S1 K0), mencetak total 17 gol, mencatatkan 8 clean sheet, dan cuma kebobolan total 1 gol.
Inggris menang 7 kali dan cuma kalah 1 kali dalam 14 laga terakhirnya di putaran final Euro (M7 S6 K1).
Inggris selalu clean sheet (tak kebobolan) dalam 9 pertandingan Euro terakhirnya di Wembley, termasuk kualifikasi.
Inggris menang 18 kali dan cuma kalah 2 kali dalam 25 laga terakhirnya di Wembley (M18 S5 K2).
Inggris belum pernah kalah di Wembley di putaran final major tournament (M9 S4 K0). Laga semifinal Euro 1996 kontra Jerman diklasifikasikan seri.
Rekor keseluruhan Inggris di Wembley sejauh ini adalah M185 S73 K39.
STATISTIK JERMAN

Jerman lolos sebagai runner-up Grup F setelah kalah 0-1 dari juara dunia Prancis, menang 4-2 atas juara bertahan Portugal, dan imbang 2-2 dengan Hungaria.
Dari 6 gol yang dicetak Jerman di Grup F, 4 gol diciptakan oleh Kai Havertz (2), Robin Gosens, dan Leon Goretzka, sedangkan 2 gol lainnya didapatkan lewat bunuh diri 2 pemain Portugal. Mats Hummels juga mencetak 1 gol bunuh diri untuk Jerman, yakni ketika kalah dari Prancis.
Jerman selalu gagal clean sheet dan cuma menang 2 kali dalam 6 laga terakhirnya (M2 S2 K2).
Rekor Jerman melawan Inggris di Wembley adalah M6 S2 K4.
Jerman belum pernah kalah di babak 16 besar major tournament, menang 5 kali di Euro dan 8 kali di Piala Dunia.
Sumber: UEFA.com
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Inggris vs Jerman, Netizen: Berat, Keinget Piala Dunia, Perasaan Gaenak, Yauda Pulang Dulu Aja Ya
- Fans Ramai-ramai Memuji Kehebatan Ceko: Ampuh, Pasukan Jeruk Dijadiin Ayam Sayur
- Suara Fans tentang Bruno Fernandes di Euro 2020: AFK, Gagal Total, Mas-mas Biasa di Timnas
- Jurgen Klopp: Gila Sih Kalau Coret Jerman Sekarang
- 16 Besar Bukan Soal Performa, Inggris Tak Percaya Jerman Sekarang Lebih Lemah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Fakta Menarik Real Madrid vs Monaco: Reuni Berdarah Mbappe dan Trauma 2004
Liga Champions 20 Januari 2026, 15:46
-
Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
Liga Inggris 19 Januari 2026, 22:24
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






