Data dan Fakta Euro 2020: Republik Ceko vs Denmark
Gia Yuda Pradana | 2 Juli 2021 15:02
Bola.net - Timnas Republik Ceko akan berhadapan dengan Timnas Denmark di babak perempat final Euro 2020, Sabtu (3/7/2021). Berikut beberapa data dan fakta yang melatarbelakangi pertandingan di Olympic Stadium, Baku ini.
Ceko dan Denmark terakhir kali bertemu dalam uji coba di Mlada Boleslav. Laga itu berkesudahan 1-1. Ceko unggul lewat gol Antonin Barak menit 8, dan Denmark membalas lewat gol Nicolai Jorgensen menit 38.
Ceko dan Denmark sebelum ini sudah 2 kali bertemu di putaran final Euro, yakni pada edisi 2000 dan 2004. Ceko memenangi keduanya, mencetak total 5 gol dan tanpa kebobolan.
Di fase grup Euro 2000, Ceko mengalahkan Denmark 2-0 lewat sepasang gol Vladimir Smicer menit 64 dan 67.
Di Euro 2004, sama seperti sekarang, Ceko dan Denmark berjumpa di babak perempat final. Ceko menang 3-0 melalui satu gol Jan Koller menit 49, serta dua gol Milan Baros menit 63 dan 65.
Sejauh ini, Ceko dan Denmark sudah bertemu 11 kali. Ceko menang 3 kali, Denmark menang 2 kali, dan 6 bentrokan lainnya berkesudahan seri.
Pemenang pertandingan perempat final Euro 2020 Ceko vs Denmark ini akan menghadapi Ukraina atau Inggris di babak semifinal.
STATISTIK REPUBLIK CEKO
Ceko finis peringkat tiga di Grup D di belakang Inggris dan Kroasia. Ceko lolos sebagai satu dari empat peringkat tiga terbaik.
Di Grup D, Ceko mengalahkan Skotlandia 2-0, kemudian imbang 1-1 dengan Kroasia, dan terakhir kalah 0-1 dari Inggris.
Tiga gol Ceko di penyisihan grup semuanya dicetak oleh striker Patrik Schick (1 penalti).
Di babak 16 besar, Ceko mengalahkan Belanda 2-0 lewat gol-gol Tomas Holes dan Patrik Schick.
Ceko cuma menang 2 kali dalam 8 laga terakhirnya di putaran final Euro (M2 S2 K4).
Ceko menang 6 kali dan kalah 3 kali dalam 11 laga terakhirnya (M6 S2 K3).
Selalu tercipta maksimal 2 gol dalam 4 laga terakhir Ceko.
STATISTIK DENMARK

Di Grup B, Denmark kalah 0-1 dari tim debutan Finlandia, kalah 1-2 dari Belgia, dan menang 4-1 atas Rusia. Denmark lolos sebagai runner-up di belakang Belgia.
Denmark menjadi tim pertama sepanjang sejarah Euro yang lolos ke fase knockout meski kalah dalam 2 laga pertamanya di fase grup.
Yussuf Poulsen mencetak 2 gol untuk Denmark di fase grup Euro 2020, sedangkan Andreas Christensen, Joakim Maehle, dan Mikkel Damsgaard masing-masing mencetak 1 gol. Sementara itu, Pierre-Emile Hojbjerg menyumbang 3 assist.
Di babak 16 besar, Denmark menghajar Wales 4-0 lewat gol-gol Kasper Dolberg (2), Joakim Maehle, dan Martin Braithwaite. Mikkel Damsgaard, Mathias Jensen, dan Andreas Cornelius masing-masing menyumbang 1 assist di laga tersebut.
Denmark cuma menang 4 kali dalam 14 laga terakhirnya di putaran final Euro (M4 S2 K8).
Denmark menang 11 kali dalam 15 laga terakhirnya (M11 S1 K3).
Denmark cuma kalah 4 kali dalam 32 laga terakhirnya (M19 S9 K4).
Sumber: UEFA.com
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Perempat Final Euro 2020: Republik Ceko vs Denmark, Ulangan 8 Besar Euro 2004
- Fans Ramai-ramai Memuji Kehebatan Ceko: Ampuh, Pasukan Jeruk Dijadiin Ayam Sayur
- Messi Pengangguran, Fans: Cari Tantangan ke Arsenal, Cobain Tarkam, atau Daftar CPNS Aja
- Suara Fans: Messi Cukur Janggut, Bolivia Tekuk Lutut, Final Brasil vs Argentina Yuk
- Suara Fans tentang Bruno Fernandes di Euro 2020: AFK, Gagal Total, Mas-mas Biasa di Timnas
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
LATEST UPDATE
-
6 Wakil Premier League ke 16 Besar Liga Champions, Memang Jago!
Liga Champions 25 Februari 2026, 22:34
-
Lionel Messi Akui Menyesal Tak Belajar Bahasa Inggris Sejak Muda
Bola Dunia Lainnya 25 Februari 2026, 21:52
-
Napoli dan Inter Sudah, Juventus dan Atalanta Menyusul Out dari Liga Champions?
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:50
-
Pembelaan Gianluca Prestianni: Vinicius Junior Lebih Dulu Meledek Saya 'Kerdil'
Liga Champions 25 Februari 2026, 21:32
-
4 Bintang BRI Super League yang Pantas Dilirik John Herdman untuk Timnas Indonesia
Tim Nasional 25 Februari 2026, 21:07
-
Juventus vs Galatasaray: Hanya Kenan Yildiz yang Bisa Diandalkan
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:15
-
Live Streaming Juventus vs Galatasaray - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming PSG vs Monaco - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Real Madrid vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 20:00
-
PPV Byon Combat Dibajak, Yoshua Marcellos Tegaskan Perang Lawan Pembajakan
Olahraga Lain-Lain 25 Februari 2026, 19:39
-
Pujian Senne Lammens untuk Michael Carrick: Pertahanan MU Jadi Solid!
Liga Inggris 25 Februari 2026, 19:19
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58






