Euro 96: Momen Pembuktian Rui Costa
Editor Bolanet | 10 Mei 2016 11:44
Kecemerlangan Rui Costa dalam mengatur serangan sejatinya sudah terlihat lama semenjak ia memperkuat akademi , di mana legenda Timnas Portugal dan Benfica, Eusebio dibuat terpukau oleh bakat alami Costa. Di tahun ketiganya bersama tim senior Benfica, ia mendapat promosi untuk masuk ke Timnas Portugal, di mana pelatih Carlos Queiroz menyadari bakat besarnya. Namun hanya empat tahun berkarir, di Benfica ia harus dijual ke Fiorentina dengan nilai sebesar €6 Juta, yang pada saat itu dinilai sangat besar untuk transfer pemain berusia 21 tahun.
Besarnya nilai transfer Costa ini sempat membuat publik Portugal meragukan apakah Costa mampu mengatasi tekanan nilai transfernya. Karir Costa di Timnas Portugal juga sempat diragukan setelah terjadi pergantian pada posisi pelatih kepala, di mana Carlos Quieroz digantikan Nelo Vingada yang kemudian digantikan Antonio Oliviera hanya dalam jangka waktu setahun. Costa membungkam semua keraguan tersebut dengan penampilan apiknya di Fiorentina, di mana di musim perdananya bersama La Viola ia tampil sebanyak 35 kali dengan menyarangkan 9 gol. Berkat konsistensinya bersama La Viola, semua pelatih Timnas Portugal tersebut memasukkan nama Rui Costa ke dalam skuat mereka.
Momen pembuktian sebenarnya dari Rui Costa terjadi saat ia membawa Portugal lolos ke Euro 96, setelah ia menyumbangkan empat gol di babak kualifikasi bagi Seleccao. Di putaran final Euro 96 di Inggris, Costa juga tampil bersinar. Meski ia tidak membuat satu pun gol di ajang empat tahunan tersebut, namun Costa yang selalu tampil starter di babak grup tampil cemerlang sehingga Portugal keluar sebagai juara grup D, mengalahkan , Denmark dan .
Namun sayang di babak perempat final, Rui Costa tidak mampu berbuat banyak saat Seleccao dikalahkan oleh Republik Ceko berkat gol semata wayang Karel Poborsky ke gawang Vitor Baia. Meski tersingkir di babak perempat final, Dunia khususnya UEFA mengakui bakat besar Costa, di mana ia yang saat itu berusia 24 tahun dinobatkan masuk ke dalam EURO 96 Team of Tournament bersama nama-nama besar seperti Paul Gascoigne, Didier Deschamps, Paolo Maldini, dan Alan Shearer.[initial]
Baca Juga:
Clarence Seedorf, Kambing Hitam Kegagalan Belanda di Euro 1996
Euro 1992: Debut Sang Bad Boy Jerman, Stefan Effenberg
Inilah David Platt, Satu-Satunya Pemain Inggris Yang Mencetak Gol di Euro 1992
Aime Jacquet, Pria Yang Berhasil Mencegah Laurent Blanc Pensiun Dini
Euro 1992: Sensasi Penyerang Muda Ajax Amsterdam, Dennis Bergkamp
Henrik Larsen, Pemain Cadangan Yang Jadi Top Scorer Euro 1992
(bola/dub)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jorge Jesus Capai Kesepakatan Latih Portugal
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:08
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Portugal Kini Menatap Masa Depan
Piala Dunia 7 Juli 2026, 16:23
LATEST UPDATE
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










