Hasil Kroasia vs Italia: Skor 1-1
Editor Bolanet | 13 Juni 2015 03:46
- dan bertemu dalam pertandingan kualifikasi Euro 2016 Grup H. Pertandingan ini digelar di Stadion Poljud pada Sabtu (13/06) tanpa penonton karena Kroasia tengah menjalani hukuman.
Sempat diwarnai kontroversi, pertandingan ini berakhir dengan skor imbang 1-1. Mario Mandzukic membawa Kroasia Unggul sebelum Antonio Candreva menyamakan kedudukan.
Atmosfer pertandingan sedikit aneh karena stadion sangat sepi tanpa penonton. Tapi pemain dari kedua tim nampak bersemangat dan sudah menunjukkan intensitas tinggi sejak awal.
Kroasia tak buruh waktu lama untuk mendapatkan peluang emas pertama mereka. Pergerakan Darijo Srna dihentikan dengan ilegal oleh Davide Astori di kotak penalti Italia. Wasit Martin Atkinson asal Inggris pun menunjuk titik putih pada menit keenam.
Mario Mandzukic tampil sebagai eksekutor penalti kali ini. Sayang bagi Kroasia, tendangan penalti Mandzukic bisa dibaca oleh Gianluigi Buffon gagal berbuah gol.
Laga baru berjalan sepuluh menit, kontroversi muncul. Wasit Martin Atkinson menganulir gol Stephan El Shaarawy karena penyerang AC Milan itu dianggap sudah berada dalam posisi offside. Namun tayangan ulang menunjukkan bahwa El Shaarawy masih onside saat Graziano Pelle mengirim assist.
Para pemain Italia pun mengajukan protes kepada wasit dan hakim garis. Saat pemain Italia melakukan protes, Kroasia melakukan serangan cepat.
Bola bergulir dengan cepat dan Ivan Rakitic bisa membawa bola di sisi kanan. Ia lalu mengirim bola ke depan gawang Gianluigi Buffon yang bisa diselesaikan menjadi gol oleh Mario Mandzukic.
Menariknya, tayangan ulang menunjukkan bahwa Mandzukic berada dalam posisi offside ketika Rakitic mengirim assist. Namun wasit tetap mengesahkan gol itu dan bahkan memberikan kartu kuning kepada Buffon yang mengajukan protes.
Italia tidak menyerah dan terus mencoba melakukan serangan untuk menyamakan kedudukan. Usaha Italia berbuah hasil pada menit ke-36. Berawal dari tendangan bebas, Andrea Pirlo mengirim bola ke depan gawang Danijel Subasic. Bola kemudian dihalau dengan tangan oleh Mario Mandzukic. Wasit pun menunjuk titik putih, kali ini untuk keuntungan Italia.
Antonio Candreva dengan tenang melakukan eksekusi itu. Dengan gaya Panenka, Candreva mengelabui Subasic untuk membuat kedudukan kembali imbang. Skor ini bertahan hingga jeda.
Pada babak kedua, pertandingan berjalan lebih seimbang meski intensitas serangan dari kedua tim menurun. Pertarungan lebih banyak terjadi di lini tengah sehingga tak banyak peluang bagus yang tercipta.
Kapten tim Kroasia Darijo Srna diusir keluar pada ujung pertandingan setelah menerima kartu kuning kedua. Hingga laha berakhir, skor 1-1 tetap bertahan.
Dengan hasil ini, Kroasia masih memimpin Grup H dengan 14 poin dari enam pertandingan. Italia berada di peringkat dua dengan 12 poin.
Susunan Pemain Kroasia: Subasic; Srna, Vida, Schildenfeld, Pranjic (Vrsaljko, 73'); Brozovic, Rakitic; Perisic, Kovacic (Leovac, 90'), Olic (Rebic, 46'); Mandzukic.
Susunan Pemain Italia: Buffon (Sirigu, 46'); Darmian, Bonucci, Astori, De Silvestri (De Sciglio, 27'); Marchisio, Pirlo, Parolo; El Shaarawy (Ranocchia, 80') Pelle, Candreva. (bola/hsw)
Sempat diwarnai kontroversi, pertandingan ini berakhir dengan skor imbang 1-1. Mario Mandzukic membawa Kroasia Unggul sebelum Antonio Candreva menyamakan kedudukan.
Atmosfer pertandingan sedikit aneh karena stadion sangat sepi tanpa penonton. Tapi pemain dari kedua tim nampak bersemangat dan sudah menunjukkan intensitas tinggi sejak awal.
Kroasia tak buruh waktu lama untuk mendapatkan peluang emas pertama mereka. Pergerakan Darijo Srna dihentikan dengan ilegal oleh Davide Astori di kotak penalti Italia. Wasit Martin Atkinson asal Inggris pun menunjuk titik putih pada menit keenam.
Mario Mandzukic tampil sebagai eksekutor penalti kali ini. Sayang bagi Kroasia, tendangan penalti Mandzukic bisa dibaca oleh Gianluigi Buffon gagal berbuah gol.
Laga baru berjalan sepuluh menit, kontroversi muncul. Wasit Martin Atkinson menganulir gol Stephan El Shaarawy karena penyerang AC Milan itu dianggap sudah berada dalam posisi offside. Namun tayangan ulang menunjukkan bahwa El Shaarawy masih onside saat Graziano Pelle mengirim assist.
Para pemain Italia pun mengajukan protes kepada wasit dan hakim garis. Saat pemain Italia melakukan protes, Kroasia melakukan serangan cepat.
Bola bergulir dengan cepat dan Ivan Rakitic bisa membawa bola di sisi kanan. Ia lalu mengirim bola ke depan gawang Gianluigi Buffon yang bisa diselesaikan menjadi gol oleh Mario Mandzukic.
Menariknya, tayangan ulang menunjukkan bahwa Mandzukic berada dalam posisi offside ketika Rakitic mengirim assist. Namun wasit tetap mengesahkan gol itu dan bahkan memberikan kartu kuning kepada Buffon yang mengajukan protes.
Italia tidak menyerah dan terus mencoba melakukan serangan untuk menyamakan kedudukan. Usaha Italia berbuah hasil pada menit ke-36. Berawal dari tendangan bebas, Andrea Pirlo mengirim bola ke depan gawang Danijel Subasic. Bola kemudian dihalau dengan tangan oleh Mario Mandzukic. Wasit pun menunjuk titik putih, kali ini untuk keuntungan Italia.
Antonio Candreva dengan tenang melakukan eksekusi itu. Dengan gaya Panenka, Candreva mengelabui Subasic untuk membuat kedudukan kembali imbang. Skor ini bertahan hingga jeda.
Pada babak kedua, pertandingan berjalan lebih seimbang meski intensitas serangan dari kedua tim menurun. Pertarungan lebih banyak terjadi di lini tengah sehingga tak banyak peluang bagus yang tercipta.
Kapten tim Kroasia Darijo Srna diusir keluar pada ujung pertandingan setelah menerima kartu kuning kedua. Hingga laha berakhir, skor 1-1 tetap bertahan.
Dengan hasil ini, Kroasia masih memimpin Grup H dengan 14 poin dari enam pertandingan. Italia berada di peringkat dua dengan 12 poin.
Susunan Pemain Kroasia: Subasic; Srna, Vida, Schildenfeld, Pranjic (Vrsaljko, 73'); Brozovic, Rakitic; Perisic, Kovacic (Leovac, 90'), Olic (Rebic, 46'); Mandzukic.
Susunan Pemain Italia: Buffon (Sirigu, 46'); Darmian, Bonucci, Astori, De Silvestri (De Sciglio, 27'); Marchisio, Pirlo, Parolo; El Shaarawy (Ranocchia, 80') Pelle, Candreva. (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kemenangan Belgia atas Italia Terasa Istimewa
Piala Eropa 26 September 2026, 07:43
-
Mengungkap Masalah Italia Saat Kalah dari Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:33
-
Tumbangkan Italia, Mika Godts Menikmati Permainan Menyerang Belgia
Piala Eropa 26 September 2026, 07:23
-
Membandingkan Debut Zidane, Mancini, Van Bommel, Xavi, Klopp, dan Jorge Jesus
Piala Eropa 26 September 2026, 06:20
-
Hasil Italia vs Belgia: Periode Kedua Mancini Diawali dengan Kekalahan
Piala Eropa 26 September 2026, 05:34
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



