HT Review: Satu Tangan Spanyol di Trofi Euro 2012
Editor Bolanet | 2 Juli 2012 02:40
Tiga pekan setelah mengawali perjalanan mereka di Polandia-Ukraina dengan hasil imbang 1-1 di Gdansk, sang juara bertahan Spanyol dan Gli Azzurri Italia bersua kembali di arena serta babak yang berbeda, Selasa (02/7).
Jika waktu itu Spanyol dan Italia bentrok di partai pembukaan Grup C, kali ini mereka berduel di Olympic Stadium, Kiev, untuk menjadi yang terbaik di partai penutup turnamen.
Untuk laga perebutan mahkota raja Eropa ini, pelatih Spanyol Vicente del Bosque memasang Cesc Fabregas sebagai false 9 dengan diapit oleh Silva dan Iniesta, komposisi yang sama seperti ketika mereka menghadapi Italia pada 10 Juni lalu.
Sementara itu, di kubu Italia, pelatih Cesare Prandelli mengusung skema diamond midfield, yang terbukti efektif kala menyingkirkan Inggris dan Jerman.
Satu-satunya perubahan dari ketika mengalahkan Jerman 2-1 di semifinal adalah kembalinya Abate ke pos bek kanan untuk melengkapi formasi four-man defence Italia.
Aroma sengitnya sebuah duel final langsung terasa begitu wasit Pedro Proenca asal Portugal meniupkan peluit tanda kick-off.
Spanyol bermain impresif di menit-menit awal. Mereka menekan dan membatasi penguasaan bola Italia, bahkan unggul cepat pada menit ke-14 lewat sundulan David Silva memanfaatkan akselerasi dan umpan tarik Fabregas.
Italia tersentak dan langsung balik menekan lewat sejumlah corner beruntun dari sisi kiri maupun kanan pertahanan Spanyol, tapi belum berhasil menyamakan kedudukan.
Italia berulang kali melepaskan bola-bola panjang ke lini depan. Itu memang merupakan salah satu senjata utama mereka. Azzurri adalah tim dengan percobaan bola panjang terbanyak (277) di Euro 2012. Andrea Pirlo (63) dan De Rossi (56) merupakan yang terdepan dari semua gelandang yang bermain di Polandia-Ukraina.
Pada menit ke-21, kubu Azzurri mendapatkan sebuah pukulan ketika Giorgio Chiellini mengalami cedera dan harus ditarik keluar. Posisinya digantikan oleh Balzaretti.
Spanyol menciptakan sejumlah peluang untuk menggandakan keunggulan, tapi lini pertahanan Italia berhasil menggagalkannya.
Italia, yang mencari gol penyama kedudukan, memiliki dua peluang emas lewat tendangan keras Cassano dari luar area dan ujung kotak penalti, tapi upayanya masih terbentur dinding tebal bernama Casillas.
Setelah beberapa kali menemui jalan buntu, usaha Spanyol akhirnya membuahkan hasil lagi pada menit 41 ketika umpan terobosan Xavi berhasil dikejar dan dimanfaatkan dengan baik oleh Jordi Alba untuk merobek gawang Buffon dan membawa Spanyol unggul 2-0.
Statistik Spanyol - Italia
Penguasaan bola: 48% - 52%
Shot (on goal): 8 (3) - 8 (3)
Corner: 1 - 3
Pelanggaran: 6 - 4
Offside: 1 - 0
Kartu kuning: 1 - 1
Kartu merah: 0 - 0
Penyelamatan: 3 - 1
Susunan pemain Spanyol (4-3-3): Casillas (c); Arbeloa, Pique, Ramos, Alba; Busquets, Xavi, Xabi Alonso; Silva, Fabregas, Iniesta.
Valdes, Reina, Albiol, Martinez, Juanfran, Cazorla, Navas, Rodriguez, Torres, Negredo, Mata, Llorente.
Susunan pemain Italia (4-3-1-2): Buffon (c); Abate, Barzagli, Bonucci, Chiellini (Balzaretti 21'); Marchisio, Pirlo, De Rossi; Montolivo; Balotelli, Cassano.
Sirigu, De Sanctis, Maggio, Ogbonna, Balzaretti, Motta, Giaccherini, Diamanti, Nocerino, Di Natale, Borini, Giovinco.
Pencetak gol:
1-0 (14') Silva
2-0 (41') Alba
Kartu kuning: Pique (25'), Barzagli (45'). (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Penyebab Italia Sulit Maju Menurut Fabregas: Kolot, Terlalu Kaku, dan Anti Pemain Muda
Liga Spanyol 19 November 2025, 14:44
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06












