Italia Kebobolan 14 Detik vs Prancis, Frattesi: Oh Tidak, Ini akan Berakhir 6-0
Gia Yuda Pradana | 7 September 2024 23:53
Bola.net - Italia kebobolan gol cepat lawan Prancis, yakni 14 detik. Gelandang Italia, Davide Frattesi, mengungkapkan apa yang ada di pikirannya ketika momen itu terjadi.
Timnas Prancis berduel dengan Timnas Italia di matchday 1 UEFA Nations League A 2024/2025 Grup 2, Sabtu (7/9/2024). Pertandingan UNL Prancis vs Italia di Parc des Princes (Paris) ini berakhir dengan skor 1-3.
Prancis unggul cepat lewat gol Bradley Barcola di menit ke-1, tepatnya cuma 14 detik setelah kick-off. Italia berbalik menang melalui gol-gol Federico Dimarco menit 30, Davide Frattesi menit 51, serta Giacomo Raspadori menit 74.
Italia Bangkit dan Kalahkan Prancis

Gol Barcola adalah gol tercepat yang pernah bersarang di gawang Italia. Gol itu melewati catatan sebelumnya, yakni gol 23 detik Nedim Bajrami (Albania) di Euro 2024.
"Saya berpikir, 'oh tidak, ini akan berakhir 6-0,'" kata Frattesi kepada wartawan di mixed zone sambil tertawa, seperti dilansir Football Italia.
Itu tidak terjadi. Italia bangkit dan membalikkan keadaan.
Tendangan voli Dimarco dari assist cantik Sandro Tonali membuat skor jadi 1-1. Frattesi kemudian menyambut assist Mateo Retegui untuk membawa Italia berbalik memimpin 2-1, dan Raspadori memastikan Italia menang 3-1.
"Terlepas dari candaan itu, kami sadar bahwa kami harus mulai melakukan apa yang diminta pelatih. Sebelum pertandingan, dia menggambarkan situasi yang pada akhirnya terjadi. Kami berhasil memanfaatkan peluang kami dengan baik," imbuhnya.
Italia Terlahir Kembali

Di Euro 2024 kemarin, dengan statusnya sebagai juara bertahan, Italia tampil mengecewakan. Tim asuhan Luciano Spalletti susah payah lolos dari fase grup, kemudian tersingkir di babak 16 besar.
"Malam ini harus menjadi sebuah kelahiran kembali bagi kami. Saya pikir, kegagalan di Euro sebagian besar disebabkan oleh mentalitas kami. Ada banyak tekanan, baik dari luar maupun dari dalam ruang ganti, sehingga kami merasa terkuras," jelas Frattesi.
"Namun, sekarang kami bergerak ke arah yang benar. Anda selalu belajar dari kekalahan, dan saya rasa atmosfernya sangat berbeda sekarang. Kami merasa lebih bebas dan harus terus bermain dengan semangat ini."
Setelah mencetak gol untuk memberi Italia keunggulan, Frattesi langsung berlari untuk memeluk Spalletti di pinggir lapangan.
"Musim panas kemarin buruk bagi kami semua, tapi ketika kami kembali berkumpul, berbagi tanggung jawab secara adil. Tidak bisa dibilang 99 persen salahnya, dan 1 persen salah kami, karena pada akhirnya kami yang bermain di lapangan," tutur Frattesi.
"Bisa dibilang pelukan itu juga melambangkan awal yang baru," imbuh dia.
Sumber: Football Italia
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Prancis vs Italia: Awalnya Ganas, kemudian Lemas
- Pengakuan Donnarumma setelah Kebobolan Gol 14 Detik: Sarung Tangan Bahkan Belum Terpasang
- Langkah Pertama Italia setelah Euro 2024: Prancis Jadi Korban Kebangkitan
- Pujian untuk Kekuatan Mental Italia
- 3 Pelajaran dari Kemenangan 3-1 Italia atas Prancis: Kebangkitan Gli Azzurri, Kembalinya Tonali
- Setelah 70 Tahun, Italia Akhirnya Menang di Paris
- Kembalinya Sandro Tonali Ditandai dengan Sebuah Assist Cantik
- Ketika Italia Bangkit usai Kebobolan Gol 14 Detik
- Prediksi Israel vs Italia 10 September 2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Sambut Kembalinya Dusan Vlahovic dari Cedera Panjang
Liga Italia 2 Maret 2026, 22:31
-
Drama 6 Gol Roma vs Juventus, Spalletti Akui Puas Sekaligus Kecewa
Liga Italia 2 Maret 2026, 14:30
-
Walau Gagal di Liga Champions, Juventus Tetap Ingin Pertahankan Spalletti
Liga Champions 27 Februari 2026, 09:21
LATEST UPDATE
-
Ramai-ramai Mempertanyakan Masa Depan Arne Slot di Liverpool
Liga Inggris 16 Maret 2026, 06:28
-
AC Milan Tumbang di Kandang Lazio, Begini Penjelasan Massimiliano Allegri
Liga Italia 16 Maret 2026, 05:47
-
Man of the Match Lazio vs AC Milan: Gustav Isaksen
Liga Italia 16 Maret 2026, 04:51
-
Luka Modric Siap Mengabdi di AC Milan Hingga 2027?
Liga Italia 16 Maret 2026, 04:00
-
Inter Milan dan Chivu yang Kebingungan
Liga Italia 16 Maret 2026, 03:54
-
Man of the Match Barcelona vs Sevilla: Raphinha
Liga Spanyol 16 Maret 2026, 02:48
-
Man of the Match Man United vs Aston Villa: Bruno Fernandes
Liga Inggris 16 Maret 2026, 02:31
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54











