Jules Kounde dan Deretan Para Pemain Muda yang Bisa Jadi Penentu di Semi Final UEFA Nations League
Serafin Unus Pasi | 5 Oktober 2021 18:55
Bola.net - UEFA Nations League sudah memasuki babak semifinal. Kali ini, empat tim besar akan saling beradu untuk menunjukan kebolehannya dalam turnamen ini.
Prancis akan menghadapi Belgia, sedangkan Spanyol akan ditantang oleh Italia. Keempat tim ini sudah menghadapi berbagai perjalanan panjang untuk berada di semifinal ini.
Italia akan bertemu kembali dengan Spanyol seperti pada semifinal Euro 2020 lalu. Kali ini keduanya akan bermain di San Siro pada 7 Oktober, Kamis dini hari. Jika dilihat, keduanya memiliki permainan yang cukup seimbang. Namun, kondisi pemain dari keduanya akan menjadi jawaban siapa yang akan lolos ke babak selanjutnya.
Sedangkan Prancis akan bertemu dengan Belgia yang akan diselenggarakan di Juventus Stadium pada 8 Oktober mendatang. Keduanya terakhir bertemu pada Piala Dunia 2018 dan saat itu Prancis keluar sebagai pemenang dan juara.
Namun, keempat tim ini juga memiliki youngster yang mampu tampil menonjol dan membawa keempat tim tersebut masuk sebagai semifinalis. Beberapa pemain tersebut jelas akan menjadi pembeda berkat bakat dan peran pentingnya dalam tim.
Kami sudah merangkum beberapa nama yang sekiranya akan membuat kejutan pada semifinal turnamen UEFA Nations League saat ini. Siapa sajakah mereka? Simak daftar lengkapnya dibawah ini.
Alessandro Bastoni

Bek tengah berusia 22 tahun tersebut akan menjadi mimpi buruk Spanyol yang akan kembali menghadapi Italia pada semifinal UEFA Nations League.
Kehadiran dirinya dalam lini belakang akan menyulitkan Mikel Oyarzabal dan para penyerang Spanyol untuk membuat skema penyerangan yang bagus saat bertemu Italia. Ini tercermin dari betapa tangguhnya ia saat mengawal pertahanan Inter Milan sejak musim lalu.
Postur yang tinggi serta ketenangannya saat berhadapan satu lawan satu akan menjadi tugas berat bagi para penyerang tim matador untuk melewatinya di laga penting tersebut.
Moise Kean

Selain rekan setimnya, Alessandro Bastoni yang dipastikan unjuk gigi, dirinya juga akan menjadi ancaman lini belakang Spanyol. Striker berusia 20 tahun tersebut akan menjadi ujung tombak andalan Italia saat berhadapan dengan Spanyol.
Meskipun baru mencetak satu gol bersama Juventus musim ini, dirinya masih harus diwaspadai sebagai striker yang memiliki naluri gol yang cukup hebat.
Memiliki finishing yang bagus, serta postur yang cukup tinggi sebagai striker akan menjadi tumpuan baru dari timnas Italia saat menghadapi Spanyol nanti.
Bryan Gil

Salah satu bantuan timnas Spanyol yang berhasil melaju ke final Olimpiade Tokyo, dirinya akan menjadi penyerang yang diandalkan bagi Spanyol saat berjumpa Italia.
Gocekan mautnya yang tidak mengenal ampun, serta umpan yang cukup akurat akan membuat para bek Italia harus memikirkan skema bertahan yang baik untuk menghindari serangan dari winger masa depan Spurs ini.
Pemain berusia 20 tahun ini akan menjadi salah satu key player dari Spanyol dalam hal menyerang, pasalnya Spanyol juga perlu memiliki pemain yang mampu mengobrak-abrik pertahanan musuh dan tidak hanya berpegangan pada permainan ball possesion mereka saja. Dirinya akan menjadi penyulit bagi Italia saat bertemu pada 7 Oktober mendatang.
Ferran Torres

Catatan 10 gol dari 20 pertandingan bersama timnas Spanyol, bukan hal yang bisa disepelekan bagi penyerang muda andalan Pep Guardiola kali ini.
Ferran Torres , merupakan pemain yang mampu bermain sebagai sayap maupun striker bagi Spanyol. Memang benar saat kembalinya Phil FOden dan Kevin De Bruyne dirinya kembali menuju ke bangku cadangan usai rotasi dan pergeseran para penyerang.
Namun, kali ini dirinya yang sudah mencetak dua gol dan satu buah assist dari empat pertandingan di Premier League bisa membuktikan kepada sepak bola dunia bahwa dirinya masih pantas tampil sebagai starter, saat dirinya bermain sebagai tumpuan lini serang Spanyol, pada laga kontra Italia di semifinal nanti.
Alexis Saelemaekers

Berlanjut ke pertarungan Belgia vs Prancis. Nama Alexis Saelemaekers akan menjadi wajah yang semakin dikenal penggemar sepak bola sebagai salah satu bocah ajaib milik Belgia.
Pemain berusia 22 tahun tersebut saat ini tengah menjadi andalan bagi AC Milan sebagai pengisi sayap kanan bersama Brahim Diaz dan Ante Rebic.
Dirinya memang tidak begitu membahayakan saat berada di depan gawang lawan, tetapi keterampilan dirinya dalam membuka celah rekan setimnya akan menjadi tugas berat bagi barisan belakang Prancis yang akan berhadapan dengan dirinya.
Jules Kounde

Pemain andalan Sevilla ini akan membuktikan kehebatannya dalam ajang UEFA Nations League pada lanjutan semifinal melawan Belgia 8 Oktober mendatang.
Jules Kounde yang tengah dilirik berbagai klub besar perlu membuktikan kualitas dirinya sebagai pertahanan utama dari Les Bleus.
Meskipun posturnya yang tidak terlalu tinggi sebagai bek tengah, bek berusia 22 tahun tersebut mampu menutupi kekurangan tersebut dengan intersep dan tackling bersih yang sangat bagus sebagai bek.
Jules Kounde juga merupakan pemain yang cocok berhadapan dengan Alexis Saelmaekers, yang kerap melakukan dribbling untuk membuka celah rekan setimnya, dirinya bisa menjadi penghancur berbagai skema serangan musuh khususnya yang mengandalkan umpan pendek dan yang mencoba berhadapan dengan dirinya satu lawan satu.
Dayot Upamecano

Bek andalan Bayern sekaligus penerus Jerome Boateng ini akan menjadi duet hebat dari Jules Kounde di lini belakang Prancis.
Memiliki ketenangan saat berhadapan satu lawan satu dan mampu berduel dengan berbagai pemain dengan postur tinggi, menjadikan dirinya duet yang cocok bersama Konde dalam menjaga pertahanan Prancis saat bertemu Belgia di semifinal nanti.
Dayot Upamecano sudah membuktikan dirinya bersama Bayern yang selalu menjadi langganan starting dan menjadi pemain andalan mereka, kini dirinya harus bisa memperlihatkan dirinya bisa menjadi masa depan yang bagus bagi timnas Prancis di umurnya yang masih menginjak 22 tahun.
(Bola.net/Risditiya)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





