Portugal Bisa Rusak Permainan Prancis
Editor Bolanet | 10 Juli 2016 17:06
Menurut Henry, Portugal memang tidak selalu memainkan sepakbola indah dengan mendominasi pertandingan. Namun, mereka bisa mengubah jalannya pertandingan hanya lewat satu peluang saja. Seperti yang ditampilkan pada laga melawan Wales.
Portugal bisa membuat permainan menjadi buruk. Mereka tahu cara mendapatkan permainan seperti itu, ulas Henry kepada BBC Sport.
Wales sudah melakukan pekerjaan dengan baik kepada Cristiano Ronaldo. Dia tak terlihat dan kemudian skor menjadi 1-0. Mereka mulai kesal, tapi apakah kita bisa menghentikan mereka?, sambungnya.
Ronaldo memang sempat mati kutu pada babak pertama saat melawan Wales. Namun, pemain Real Madrid ini menunjukkan magisnya pada babak kedua. Ia mencetak gol lewat peluang pertamanya dan kemudian memberikan asists untuk gol Luis Nani.
Kita sadar bahwa dalam permainan Ronaldo akan memiliki kesempatan. Kadang-kadang Anda memiliki pemain yang perlu tumbuh ke dalam permainan, mendapatkan irama. Ronaldo bisa menjadi anonim, kehilangan banyak bola, tapi ia masih tahu bahwa ia bisa mencetak gol. Dia tetap terfokus, tandasnya. [initial]
Baca Ini Juga:
- Kiper Persipura Punya Alasan Jagokan Prancis Juara Euro 2016
- Ibnu Jamil: Dewi Fortuna Bukan Milik Portugal di Final
- Kapten Mitra Kukar Jagokan Prancis Juara Piala Euro 2016
- Prediksi Bek Bali United Laga Final Piala Eropa
- Maradona: Ronaldo Punya Motivasi Besar di Final Euro 2016
- Ronaldo: Portugal Sulit Dikalahkan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Joao Cancelo Ingin Tinggalkan Al Hilal, Barcelona Siap Membuka Pintu
Asia 2 Januari 2026, 07:04
-
Cristiano Ronaldo Siapkan 'Istana' Rp600 Miliar di Portugal untuk Masa Pensiun
Bolatainment 31 Desember 2025, 23:30
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





