Prandelli: Terlalu Banyak Peluang Terbuang
Editor Bolanet | 15 Juni 2012 01:52
- Sejumlah finishing yang kurang sempurna membuat gagal menggeser dari puncak.
Pelatih Cesare Prandelli mengakui bahwa Italia membuang terlalu banyak peluang untuk mencetak gol ketika ditahan 1-1 oleh Kroasia di matchday 2 Grup C Euro 2012, Kamis (14/6).
Tendangan bebas spektakuler Andrea Pirlo di penghujung babak pertama ternyata tidak cukup untuk Italia, karena Kroasia berhasil membalas di babak kedua lewat sepakan Mario Mandzukic setelah menerima umpan silang dari sayap kiri.
Kami sebenarnya punya kesempatan bagus untuk menang, tutur Prandelli kepada Rai Sport. Kami unggul terlebih dahulu dan tidak banyak diserang sebelum crossing itu.
Tapi, Kroasia bangkit dan membuat kami harus berjuang lebih keras sampai akhir pertandingan.
Banyak peluang di babak pertama yang seharusnya bisa dimanfaatkan dengan lebih baik, karena kami tahu bahwa mereka akan meningkatkan serangan dan lebih banyak mengirim bola ke depan di babak kedua.
Kami harus meningkatkan determinasi dan energi.
Hasil itu membuat Italia hanya sanggup mengumpulkan dua poin dari dua pertandingan, sedangkan Kroasia bertahan di puncak dengan empat angka. Laga kontra Irlandia digelar setelahnya.
Tentu saja kami masih optimis lolos dari fase grup, imbuh Prandelli.
Jika Spanyol mengalahkan Irlandia, Spanyol bisa lolos ke perempat final bersama Kroasia hanya dengan bermain imbang 2-2 saat keduanya bentrok di matchday terakhir. Skenario yang buruk untuk Italia, karena situasi ini sama dengan ketika mereka tersingkir di Euro 2004. (foti/gia)
Pelatih Cesare Prandelli mengakui bahwa Italia membuang terlalu banyak peluang untuk mencetak gol ketika ditahan 1-1 oleh Kroasia di matchday 2 Grup C Euro 2012, Kamis (14/6).
Tendangan bebas spektakuler Andrea Pirlo di penghujung babak pertama ternyata tidak cukup untuk Italia, karena Kroasia berhasil membalas di babak kedua lewat sepakan Mario Mandzukic setelah menerima umpan silang dari sayap kiri.
Kami sebenarnya punya kesempatan bagus untuk menang, tutur Prandelli kepada Rai Sport. Kami unggul terlebih dahulu dan tidak banyak diserang sebelum crossing itu.
Tapi, Kroasia bangkit dan membuat kami harus berjuang lebih keras sampai akhir pertandingan.
Banyak peluang di babak pertama yang seharusnya bisa dimanfaatkan dengan lebih baik, karena kami tahu bahwa mereka akan meningkatkan serangan dan lebih banyak mengirim bola ke depan di babak kedua.
Kami harus meningkatkan determinasi dan energi.
Hasil itu membuat Italia hanya sanggup mengumpulkan dua poin dari dua pertandingan, sedangkan Kroasia bertahan di puncak dengan empat angka. Laga kontra Irlandia digelar setelahnya.
Tentu saja kami masih optimis lolos dari fase grup, imbuh Prandelli.
Jika Spanyol mengalahkan Irlandia, Spanyol bisa lolos ke perempat final bersama Kroasia hanya dengan bermain imbang 2-2 saat keduanya bentrok di matchday terakhir. Skenario yang buruk untuk Italia, karena situasi ini sama dengan ketika mereka tersingkir di Euro 2004. (foti/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Thomas Tuchel Senang Anthony Gordon Gabung Barcelona
Piala Dunia 9 Juni 2026, 15:45
-
Nonton Indonesia vs Hong Kong: AVC Women's Nation Cup 2026 di Vidio
Voli 9 Juni 2026, 15:43
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 15:16
-
Timnas Indonesia Ditantang Jaga Konsistensi Saat Hadapi Mozambik
Tim Nasional 9 Juni 2026, 15:14
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19

















