Review: Gol Navas Bukti Beda Kelas
Editor Bolanet | 19 Juni 2012 03:53
- Kroasia dan Spanyol harus saling jegal, atau seperti yang sempat dikhawatirkan Italia, saling bantu di matchday 3 Grup C Euro 2012. Pertandingan ini dilangsungkan di Gdansk Arena, Selasa (19/6).
Mendominasi dari awal hingga akhir, baru mampu menjebol gawang Kroasia dua menit menjelang waktu normal habis. Jesus Navas yang bermain sebagai pemain pengganti berhasil mencetak satu-satunya gol di laga ini.
secara umum tampil bagus meski terus dikepung serangan-serangan Spanyol. Mereka bertahan dengan baik dan mampu melakukan serangan balik cepat yang sempat memaksa Iker Casillas pontang-panting mengamankan gawangnya. Namun akhirnya Spanyol berhasil membuktikan bahwa kedua tim berada di level yang berbeda.
Tim Matador punya banyak peluang bagus. Di babak pertama, David Silva berkali-kali melakukan penetrasi ke kotak penalti lawan. Sayang bagi Spanyol, penyelesaian akhir yang buruk membuat mereka gagal mengoyak gawang Pletikosa.
Kroasia banyak mengancam lewat serangan-serangan balik cepat lewat sisi sayap. Kroasia sepertinya ingin memaksimalkan kelebihan mereka di udara dengan beberapa kali mencoba mengirim umpan silang.
Sempat terjadi kontroversi di menit 26. Mandzukic yang bersiap melakukan tembakan ditekel dari belakjang oleh Sergio Ramos. Ramos memang mendapat bola, tapi ia juga menghajar kaki Mandzukic. Selain itu, kaki Ramos juga terlihat terlalu tinggi.
Wasit memutuskan bahwa itu bukanlah pelanggaran, dan hanya menghadiahkan sepak pojok kepada Kroasia.
Hingga babak pertama usai, kedua tim masih belum ampu mencetak gol.
Sadar butuh kemenangan, Slaven Bilic mulai melakukan pergantian pemain. Bilic memasukkan 3 penyerang di babak kedua. Berturut-turut, Jelavic dan Eduardo masuk menemani Mandzukic.
Serangan Kroasia yang sporadis memang nampak lebih berbahaya, terutama lewat bola-bola atas. Beberapa kali Casillas dipaksa melakukan penyelamatan gemilang atas tembakan-tembakan pemain Kroasia. Luka Modric mulai terlihat kreatif di babak kedua dengan mengirm umpan-umpan penting bagi Kroasia.
Vicente Del Bosque merespon pergantian lawan dengan menarik keluar Fernando Torres dan menggantikannya dengan Jesus Navas.
Ternyata pergantian ini terbukti efektif karena Navas mampu memecahkan kebuntuan dua menit menjelang waktu normal usai. Iniesta yang lepas dari jebakan offside menerima umpan manis dari Cesc Fabregas. menyingkirkan ego, Iniesta mengirim bola untuk Jesus Navas yang berdiri lebih bebas.
Selesai sudah perjuangan Kroasia karena, di laga lain, Italia menang atas Irlandia dengan skor 2-0. Spanyol berhak lolos dengan predikat juara Grup C. menjadi runner up, dan Kroasia harus tersingkir karena hanya menghuni peringkat tiga.
Susunan pemain Kroasia: Pletikosa, Strinić, Ćorluka, Schildenfeld, Vida (Jelavic 66'), Pranjić (Perisic 65'), Rakitić, Vukojević (Eduardo 81'), Modrić, Srna, Mandžukić.
Susunan pemain Spanyol: Casillas, Piqué, Ramos, Arbeloa, Alba, Iniesta, Xavi (Negredo 89'), Alonso, Busquets, Silva (Fabregas 73'), Torres (Navas 61').
Statistik Kroasia - Spanyol
Mendominasi dari awal hingga akhir, baru mampu menjebol gawang Kroasia dua menit menjelang waktu normal habis. Jesus Navas yang bermain sebagai pemain pengganti berhasil mencetak satu-satunya gol di laga ini.
secara umum tampil bagus meski terus dikepung serangan-serangan Spanyol. Mereka bertahan dengan baik dan mampu melakukan serangan balik cepat yang sempat memaksa Iker Casillas pontang-panting mengamankan gawangnya. Namun akhirnya Spanyol berhasil membuktikan bahwa kedua tim berada di level yang berbeda.
Tim Matador punya banyak peluang bagus. Di babak pertama, David Silva berkali-kali melakukan penetrasi ke kotak penalti lawan. Sayang bagi Spanyol, penyelesaian akhir yang buruk membuat mereka gagal mengoyak gawang Pletikosa.
Kroasia banyak mengancam lewat serangan-serangan balik cepat lewat sisi sayap. Kroasia sepertinya ingin memaksimalkan kelebihan mereka di udara dengan beberapa kali mencoba mengirim umpan silang.
Sempat terjadi kontroversi di menit 26. Mandzukic yang bersiap melakukan tembakan ditekel dari belakjang oleh Sergio Ramos. Ramos memang mendapat bola, tapi ia juga menghajar kaki Mandzukic. Selain itu, kaki Ramos juga terlihat terlalu tinggi.
Wasit memutuskan bahwa itu bukanlah pelanggaran, dan hanya menghadiahkan sepak pojok kepada Kroasia.
Hingga babak pertama usai, kedua tim masih belum ampu mencetak gol.
Sadar butuh kemenangan, Slaven Bilic mulai melakukan pergantian pemain. Bilic memasukkan 3 penyerang di babak kedua. Berturut-turut, Jelavic dan Eduardo masuk menemani Mandzukic.
Serangan Kroasia yang sporadis memang nampak lebih berbahaya, terutama lewat bola-bola atas. Beberapa kali Casillas dipaksa melakukan penyelamatan gemilang atas tembakan-tembakan pemain Kroasia. Luka Modric mulai terlihat kreatif di babak kedua dengan mengirm umpan-umpan penting bagi Kroasia.
Vicente Del Bosque merespon pergantian lawan dengan menarik keluar Fernando Torres dan menggantikannya dengan Jesus Navas.
Ternyata pergantian ini terbukti efektif karena Navas mampu memecahkan kebuntuan dua menit menjelang waktu normal usai. Iniesta yang lepas dari jebakan offside menerima umpan manis dari Cesc Fabregas. menyingkirkan ego, Iniesta mengirim bola untuk Jesus Navas yang berdiri lebih bebas.
Selesai sudah perjuangan Kroasia karena, di laga lain, Italia menang atas Irlandia dengan skor 2-0. Spanyol berhak lolos dengan predikat juara Grup C. menjadi runner up, dan Kroasia harus tersingkir karena hanya menghuni peringkat tiga.
Susunan pemain Kroasia: Pletikosa, Strinić, Ćorluka, Schildenfeld, Vida (Jelavic 66'), Pranjić (Perisic 65'), Rakitić, Vukojević (Eduardo 81'), Modrić, Srna, Mandžukić.
Susunan pemain Spanyol: Casillas, Piqué, Ramos, Arbeloa, Alba, Iniesta, Xavi (Negredo 89'), Alonso, Busquets, Silva (Fabregas 73'), Torres (Navas 61').
Statistik Kroasia - Spanyol
Penguasaan bola: 28% - 72%
Shot (on goal): 7 (3) - 15 (8)
Corner: 4 - 11
Pelanggaran: 21 - 16
Offside: 0 - 1
Kartu kuning: 6 - 0
Kartu merah: 0 - 0
Penyelamatan: 7 - 3
Pencetak gol: Navas (88')
Kartu kuning: Corluka (27'), Srna (44'), Strinic (53'), Mandzukic (89'), Jelavic (90'), Rakitic (90') [initial]
HIGHLIGHTS - Euro 2012 Kroasia 0 - Spanyol 1 (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Pemain PSG di Piala Dunia 2026: Fabian Ruiz Juara, Dembele Bersinar
Piala Dunia 21 Juli 2026, 21:21
LATEST UPDATE
-
Merasa Kepalang Tanggung, Pemain Persija Ingin Juara Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 2 Agustus 2026, 18:06
-
Respon Pemain Setelah Hadiah Juara Piala Presiden 2026 Naik Jadi Rp8 Miliar
Bola Indonesia 2 Agustus 2026, 17:50
-
Real Madrid Bisa Buka Pintu Keluar untuk Vinicius, Arsenal Menunggu
Liga Spanyol 2 Agustus 2026, 17:29
-
Arsenal Siap Cuci Gudang Demi Vinicius Junior dan Bruno Guimaraes
Liga Inggris 2 Agustus 2026, 17:20
-
Starting XI Arsenal yang Mengerikan dengan Vinicius Junior dan Bruno Guimaraes
Liga Inggris 2 Agustus 2026, 17:14
-
Juventus Incar Bek Tengah AS Roma
Liga Italia 2 Agustus 2026, 15:43
-
Endrick Pertimbangkan Tinggalkan Real Madrid Usai Kedatangan Carlos Espi
Liga Spanyol 2 Agustus 2026, 15:35
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16











