Review: Gol Tunggal Rooney Tumbangkan Estonia
Editor Bolanet | 13 Oktober 2014 01:07
Inggris menguasai sebagian besar penguasaan bola. Namun tak banyak peluang yang bisa mereka hasilkan. Satu-satunya gol di laga itu sendiri tercipta melalui tendangan bebas Wayne Rooney pada menit ke-73.
Permainan tempo cepat langsung diperagakan oleh kedua tim tersebut di pembukaan laga. Estonia menjadi tim yang lebih dulu melancarkan serangan ke jantung pertahanan Inggris.
Untuk sesaat, Inggris berhasil mereka buat sedikit kerepotan. Memasuki menit ke-empat, skuat Roy Hodgson bisa balik menekan pertahanan tuan rumah.
Inggris menerjang pertahanan Estonia dengan umpan-umpan pendek yang cepat dari kaki ke kaki. Walau demikian, peluang emas baru bisa mereka dapatkan pada menit ke-15. Jack Wilshere berhasil mengirim umpan lambung cantik nan terukur ke dalam kotak penalti lawan. Wayne Rooney yang berhasil melepaskan diri dari kawalan bek tuan rumah berhasil menyambut bola dengan tendangan first time. Akan tetapi, bola hanya melambung tipis di atas mistar gawang.
Usai hadirnya peluang tersebut, Estonia kian merapatkan barisan pertahanannya. Inggris pun tak bisa menembus ketatnya barikade di kotak penalti tuan rumah. Peluang pun baru hadir lagi di menit ke-36.
Wilshere berhasil mencuri bola dari penguasaan bek lawan. Ia pun membawa bola masuk dalam kotak penalti. Sayang, sepakannya hanya mengenai samping kiri gawang Pareiko.
Inggris menguasai ball possession di babak pertama. Estonia lebih banyak bertahan dan sesekali mengandalkan serangan balik. Permainan itu pun tak menghasilkan satu gol pun hingga turun minum.
Di babak kedua, Inggris masih tetap dominan dalam penguasaan bola. Namun di lain sisi, Estonia mencoba untuk bermain lebih berani.
Akan tetapi, kembali mereka dipaksa untuk lebih banyak bermain di area pertahanan mereka sendiri. Terlebih, setelah mereka bermain dengan 10 pemain saja di menit ke-48. Mereka juga kian tertekan setelah Inggris memasukkan Alex Oxlade-Chamberlain dan Raheem Sterling di menit 61 dan 64.
Pergantian itu membuahkan hasil. Aksi Sterling membuat bek Estonia menjatuhkan pemain Liverpool tersebut di area ujung kanan kotak penalti. Inggris pun mendapatkan tendangan bebas. Kesempatan itu tak disia-siakan oleh Rooney untuk mencetak gol. Ia mengeksekusi free kick tersebut dengan apik. Tendangan melengkungnya membuat kiper lawan tak berkutik. 0-1 The Three Lions memimpin.
Inggris terus menancapkan taringnya di lini pertahanan Estonia. Berbagai serangan pun mereka lancarkan dari berbagai sisi lapangan. Namun Estonia mampu bertahan dengan baik. Di sisi lain, skuat The Three Lions juga payah dalam urusan finishing touch.
Inggris memperoleh peluang emas lagi, di menit ke-92. Ia memperoleh umpan terobosan dan tinggal berhadapan dengan kiper saja. Namun, bola sontekannya justru membentur tubuh kiper tersebut.
Inggris pun akhirnya harus puas mengakhiri laga dengan sebiji gol yang dicetak Rooney tersebut.
Dengan raihan tiga poin tersebut, Inggris pun meraih hasil sempurna dari tiga laga yang mereka lakoni di babak Kualifikasi Euro 2016 di grup E ini. Mereka berhasil mengoleksi poin 9 dan menjadi pemuncak klasemen. Sementara itu Estonia berada di posisi ke-4 dengan koleksi poin 3.
Susunan Pemain:
Estonia: Pareiko; Jaager, Morozov, Klavan, Pikk; Antonov, Vassiljev (Lindpere), Mets, Vunk (Kruglov), Zenjov (Ojamaa); Anier.
Enggris: Hart; Chambers, Cahill, Jagielka, Baines; Wilshere; Henderson (Sterling), Delph (Oxlade-Chamberlain); Lallana; Rooney, Welbeck (Lambert).
Statistik Pertandingan Estonia - Inggris:
Penguasaan bola: 23% - 77%
Shots (on goal): 7 (1) - 25 (6)
Corner: 1 - 5
Pelanggaran: 15 - 9
Offside: 1 - 2
Kartu kuning: 2 - 3
Kartu merah: 1 - 0. (bola/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Cagliari vs Juventus: Dominan Tanpa Gol, Juve Tumbang 0-1
Liga Italia 18 Januari 2026, 04:52
-
Hasil Al Nassr vs Al Shabab: Menang 3-2 Tanpa Gol Cristiano Ronaldo
Asia 18 Januari 2026, 04:14
-
Rekor Gol Derby Manchester, Mampukah Haaland Lampaui Rooney?
Liga Inggris 17 Januari 2026, 17:22
LATEST UPDATE
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
-
Hasil Bodo/Glimt vs Man City: Haaland Mandul, The Citizens Babak Belur
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:34
-
Kairat vs Club Brugge: Brugge Gasak Tuan Rumah 4-1
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Newcastle vs PSV 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Marseille vs Liverpool 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Juventus vs Benfica 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Chelsea vs Pafos 22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06



