Review: Kroos Tundukkan Spanyol
Editor Bolanet | 19 November 2014 04:55
- Dua juara dunia bertemu dalam pertandingan persahabatan. menjamu di Estadio de Balaidos pada hari Rabu (19/11).
Dengan menampilkan skuat yang jauh dari kata ideal, kedua tim lebih banyak terlibat pertarungan taktik dalam laga ini. Jerman akhirnya bisa menang lewat gol tunggal Toni Kroos pada menit-menit akhir laga.
Kesan eksperimen sangat terasa dalam laga ini. Kedua tim banyak sekali menurunkan pemain lapis kedua. Selain untuk menjajal kedalaman tim, Spanyol dan Jerman memang tengah dilanda banyak cedera yang mengganggu tim utama mereka.
Pada intinya, kedua tim sama-sama tidak bisa menurunkan skuat terbaiknya dalam laga ini. Banyak pemain muda yang mendapatkan kesempatan tampil dalam pertandingan ini.
Pertarungan taktik antara kedua pelatih untuk memperebutkan dominasi penguasaan bola sangat terlihat. Alhasil, pertarungan lebih banyak terjadi di lini tengah dan tak banyak peluang manis yang tercipta.
Hingga 20 menit pertama, hanya ada satu tembakan yang diperoleh masing-masing tim. Pada akhirnya, Jerman lebih memilih menunggu untuk diserang serta menyerap semua tekanan Spanyol dengan baik.
Intensitas pertandingan baru naik menjelang babak pertama berakhir, namun kedua tim sama-sama tidak bisa memaksimalkan peluangnya dengan sempurna. Skor kacamata bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Vicente Del Bosque melakukan beberapa perubahan namun efektivitas serangan Spanyol masih belum meningkat. Sementara itu, Joachim Loew cenderung lebih tenang dan tak melakukan pergantian hingga fase akhir laga.
Spanyol semakin meningkatkan tekanan mereka ke pertahanan Jerman tapi gagal menunjukkan sentuhan akhir yang mematikan. Sementara itu, Jerman cenderung menunggu dan membiarkan Spanyol bermain di tengah tapi menutup akses menuju pertahanan.
Ketika pertandingan nampaknya bakal diakhiri dengan tanpa gol, Toni Kroos muncul sebagai pembeda. Tendangan Kroos dari jarak sekitar 25 meter membentur tanah dan gagal diantisipasi oleh Kiko Casilla pada menit ke-89.
Kemenangan tipis Jerman ini bertahan hingga laga usai. Hasil ini sekaligus mengakhiri rekor tak pernah kalah Spanyol di kandang sendiri dalam 34 pertandingan.
Susunan pemain Spanyol: Casillas (Casilla, 77'); Azpilicueta, Pique (Albiol, 46'), Ramos (Bartra, 46'), Bernat; Raul Garcia (Callejon, 70'), Busquets (Camacho, 46'), Bruno, Isco; Morata, Nolito (Pedro, 77').
Susunan pemain Jerman: Zieler; Howedes, Mustafi, Rudiger; Rudy, Khedira (Bender, 90'), Kroos, Durm; Muller (Bellarabi, 22'), Gotze (Kruse, 84'), Volland. (bola/hsw)
Dengan menampilkan skuat yang jauh dari kata ideal, kedua tim lebih banyak terlibat pertarungan taktik dalam laga ini. Jerman akhirnya bisa menang lewat gol tunggal Toni Kroos pada menit-menit akhir laga.
Kesan eksperimen sangat terasa dalam laga ini. Kedua tim banyak sekali menurunkan pemain lapis kedua. Selain untuk menjajal kedalaman tim, Spanyol dan Jerman memang tengah dilanda banyak cedera yang mengganggu tim utama mereka.
Pada intinya, kedua tim sama-sama tidak bisa menurunkan skuat terbaiknya dalam laga ini. Banyak pemain muda yang mendapatkan kesempatan tampil dalam pertandingan ini.
Pertarungan taktik antara kedua pelatih untuk memperebutkan dominasi penguasaan bola sangat terlihat. Alhasil, pertarungan lebih banyak terjadi di lini tengah dan tak banyak peluang manis yang tercipta.
Hingga 20 menit pertama, hanya ada satu tembakan yang diperoleh masing-masing tim. Pada akhirnya, Jerman lebih memilih menunggu untuk diserang serta menyerap semua tekanan Spanyol dengan baik.
Intensitas pertandingan baru naik menjelang babak pertama berakhir, namun kedua tim sama-sama tidak bisa memaksimalkan peluangnya dengan sempurna. Skor kacamata bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Vicente Del Bosque melakukan beberapa perubahan namun efektivitas serangan Spanyol masih belum meningkat. Sementara itu, Joachim Loew cenderung lebih tenang dan tak melakukan pergantian hingga fase akhir laga.
Spanyol semakin meningkatkan tekanan mereka ke pertahanan Jerman tapi gagal menunjukkan sentuhan akhir yang mematikan. Sementara itu, Jerman cenderung menunggu dan membiarkan Spanyol bermain di tengah tapi menutup akses menuju pertahanan.
Ketika pertandingan nampaknya bakal diakhiri dengan tanpa gol, Toni Kroos muncul sebagai pembeda. Tendangan Kroos dari jarak sekitar 25 meter membentur tanah dan gagal diantisipasi oleh Kiko Casilla pada menit ke-89.
Kemenangan tipis Jerman ini bertahan hingga laga usai. Hasil ini sekaligus mengakhiri rekor tak pernah kalah Spanyol di kandang sendiri dalam 34 pertandingan.
Susunan pemain Spanyol: Casillas (Casilla, 77'); Azpilicueta, Pique (Albiol, 46'), Ramos (Bartra, 46'), Bernat; Raul Garcia (Callejon, 70'), Busquets (Camacho, 46'), Bruno, Isco; Morata, Nolito (Pedro, 77').
Susunan pemain Jerman: Zieler; Howedes, Mustafi, Rudiger; Rudy, Khedira (Bender, 90'), Kroos, Durm; Muller (Bellarabi, 22'), Gotze (Kruse, 84'), Volland. (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Piala Dunia 2026: Spanyol dan Prancis Dominasi Tim Terbaik Turnamen
Piala Dunia 23 Juli 2026, 02:00
LATEST UPDATE
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
-
Tantang Arsenal, Moises Caicedo Bisa Perkuat Chelsea?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:30
-
MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:00
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



