Robben: Ini Musim Terburuk di Sepanjang Hidup
Editor Bolanet | 20 Juni 2012 16:01
- Bintang dan Bayern Munich, Arjen Robben menggambarkan musim 2011-12 ini sebagai yang terburuk di sepanjang karirnya bermain.
Di level klub musim ini, harus akrab dengan posisi runner up. Di liga domestik, Robben bersama Bayern harus puas berada di posisi runner up di bawah Borussia Dortmund, seperti yang terjadi di Piala Jerman dan Liga Champions. FC Hollywood dipaksa menelan kekalahan di final, masing-masing dari Dortmund di Piala Jerman dan di final Liga Champions.
Robben kemudian bertekad bangkit dan membalas di gelaran Euro 2012. Namun rupanya winger lincah ini kembali harus sakit hati melihat Belanda tersingkir lebih awal secara mengenaskan. Pulang tanpa meraih satu poin pun di babak penyisihan Grup B.
Ini adalah musim terburuk di sepanjang hidup saya, ucap Robben kepada Goal.com. Segala sesuatunya tidak berjalan dengan baik dengan Bayern maupun bersama timnas Belanda.
Perasaan yang sungguh luar biasa menyakitkan karena saya antusias di awal musim ini. Jika di final Liga Champions adalah sebuah syok, maka kekecewaan bersama timnas lebih besar lagi.
Bahkan dalam pandangan paling pesimis pun, tidak ada yang bakal menyangka kami akan tersingkir dari babak penyisihan grup tanpa poin dari tiga pertandingan, pungkas Robben. (goal/mac)
Di level klub musim ini, harus akrab dengan posisi runner up. Di liga domestik, Robben bersama Bayern harus puas berada di posisi runner up di bawah Borussia Dortmund, seperti yang terjadi di Piala Jerman dan Liga Champions. FC Hollywood dipaksa menelan kekalahan di final, masing-masing dari Dortmund di Piala Jerman dan di final Liga Champions.
Robben kemudian bertekad bangkit dan membalas di gelaran Euro 2012. Namun rupanya winger lincah ini kembali harus sakit hati melihat Belanda tersingkir lebih awal secara mengenaskan. Pulang tanpa meraih satu poin pun di babak penyisihan Grup B.
Ini adalah musim terburuk di sepanjang hidup saya, ucap Robben kepada Goal.com. Segala sesuatunya tidak berjalan dengan baik dengan Bayern maupun bersama timnas Belanda.
Perasaan yang sungguh luar biasa menyakitkan karena saya antusias di awal musim ini. Jika di final Liga Champions adalah sebuah syok, maka kekecewaan bersama timnas lebih besar lagi.
Bahkan dalam pandangan paling pesimis pun, tidak ada yang bakal menyangka kami akan tersingkir dari babak penyisihan grup tanpa poin dari tiga pertandingan, pungkas Robben. (goal/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Belanda vs Aljazair: Gol Spektakuler Hadj Moussa Bungkam Oranje
Piala Dunia 4 Juni 2026, 03:57
-
Barcelona Pertimbangkan Harry Kane Jika Gagal Rekrut Julian Alvarez
Liga Spanyol 2 Juni 2026, 14:58
LATEST UPDATE
-
Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
Tim Nasional 10 Juni 2026, 04:57
-
Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
Tim Nasional 10 Juni 2026, 01:10
-
Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026
Tim Nasional 9 Juni 2026, 23:21
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
















