Satu Penyesalan Terbesar Luke Shaw Soal Bermain di Timnas Inggris
Richard Andreas | 30 Maret 2021 07:45
Bola.net - Luke Shaw baru-baru ini jadi salah satu pemain tidak tergantikan dalam Timnas Inggris. Dia tampil impresif dan jadi salah satu andalan Gareth Southgate.
Meski demikian, performa apik ini tak lantas membuat Shaw besar kepala. Dia justru mengingat masa-masa sulit di Timnas Inggris beberapa tahun sebelumnya.
Shaw beberapa kali dipanggil Southgate, tapi pada akhirnya dia tidak bermain karena masalah cedera atau yang lainnya. Masa-masa itulah yang jadi penyesalan Shaw.
Bahkan dalam duel kontra Albania kemarin (2-0), untuk pertama kalinya Shaw kembali jadi starter dalam dua setengah tahun terakhir.
Masa-masa sulit
Performa apiknya saat ini tak membuat Shaw melupakan masa-masa sulit beberapa tahun terakhir. Kala itu dia dengan mudahnya meninggalkan kamp Inggris, padahal kesempatan yang dia dapatkan begitu besar.
"Saya sangat sering meninggalkan kamp. Di masa-masa itu, mungkin saya sedang tidak dalam kondisi terbaik, tapi saya merasa dua tahun terakhir saya sudah banyak memikirkannya," kata Shaw di Express.
"Saya memang menghadapi masalah di masa-masa itu, seperti cedera-cedera, tapi mungkin seharusnya itu bisa ditangani."
"Masalahnya ada di beban pikiran saya, khususnya masa-masa sulit di MU," imbuhnya.
Sering kabur
Singkatnya, Shaw terlalu sering kabur dari tanggung jawab saat mengenakan kostum Inggris. Namun, itu cerita masa lalu, sekarang dia hanya ingin memberikan yang terbaik untuk The Three Lions.
"Penyesalan terbesar saya adalah meninggalkan kamp seperti itu dan bagaimana cara saya dilepas dari kamp. Dan tentu itu membuat Gareth [Southgate] kecewa," sambung Shaw.
"Secara pribadi, saya sangat menyesal telah melakukannya. Saya kira bermain untuk negara Anda adalah kehormatan besar."
"Mungkin terkadang saya memanfaatkan itu dan mungkin di masa-masa sulit itu mental saya tidak dalam kondisi baik," tandasnya.
Sumber: Express
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gercep, MU Lagi Nego Tipis-tipis dengan Pelatih asal Italia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:52
-
Arsenal Tikung Manchester United untuk Bek Tangguh Inter Milan Ini?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:41
-
AS Roma Pastikan Batal Rekrut Joshua Zirkzee dari MU
Liga Italia 20 Januari 2026, 15:30
-
Pemain Timnas Portugal Ini Jadi Pembelian Pertama Michael Carrick di MU?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 15:17
LATEST UPDATE
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Manchester City Tersungkur di Norwegia: Bodo/Glimt Bongkar Masalah Besar Guardiola
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:15
-
Usai Hancurkan Inter Milan, Arsenal Langsung Kirim Teror ke Manchester United
Liga Inggris 21 Januari 2026, 09:15
-
Arsenal yang Bernyali Besar di Markas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:09
-
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:58

-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
-
Gagal Menang Lawan 10 Pemain, Conte Minta Napoli Rasakan Sakitnya Kegagalan
Liga Italia 21 Januari 2026, 08:48
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






