Tim Belanda Terdiam Saat Kunjungi Kamp Nazi
Editor Bolanet | 7 Juni 2012 11:19
- Tim nasional terdiam bungkam seperti tak kuasa mengeluarkan kata-kata, ketika berkunjung ke bekas kamp konsentrasi Nazi Jerman di Auschwitz-Birkenau, Rabu (06/6).
Pelatih Bert van Marwijk dan kapten Mark van Bommel kelihatan tegang dan termangu, sebelum mengeluarkan komentar menyusul penempatan tim Belanda di kota itu.
Sangat sulit melukiskannya dan saya tidak ingin melakukan hal seperti itu, kata Van Marwijk. Saya mau datang ke sini karena saya kira ini merupakan bagian dari pendidikan. Saya ingin menyaksikan tempat ini dengan mata kepala saya sendiri, karena saya kira ini tidak akan pernah lagi terjadi, Imbuhnya.
Van Bommel kelihatan amat takjub dengan situasi di tempat itu dan bahkan tidak kuasa mengeluarkan komentarnya. Kami (pemain) akan berbicara tentang itu nanti. Ini amat mengesankan dan membuat kami amat emosional, katanya.
Orang bisa saja berbicara banyak tentang itu, tetapi bagi saya ini amat mengesankan. Di sekolah kita belajar sesuatu tentang Perang Dunia II dan Auschwitz, tapi sekarang saya menyaksikannya sendiri dengan mata saya, katanya.
Belanda bukan satu-satunya tim yang mendatangi tempat itu, karena Italia juga akan melakukan perjalanan wisata mereka. Mereka mengatakan tempat itu amat mendebarkan, tempat pembunuhan sekitar 1,3 juta orang, yang dibunuh Nazi di dalam tempat konsentrasi dan pembasmian manusia.
Sekitar 90 persen korban adalah kaum Yahudi Eropa dan sisanya adalah tawanan perang dari Polandia, Roma, Sinti, Sovyet serta para saksi mata dari kalangan Jehovah. (afp/lex)
Pelatih Bert van Marwijk dan kapten Mark van Bommel kelihatan tegang dan termangu, sebelum mengeluarkan komentar menyusul penempatan tim Belanda di kota itu.
Sangat sulit melukiskannya dan saya tidak ingin melakukan hal seperti itu, kata Van Marwijk. Saya mau datang ke sini karena saya kira ini merupakan bagian dari pendidikan. Saya ingin menyaksikan tempat ini dengan mata kepala saya sendiri, karena saya kira ini tidak akan pernah lagi terjadi, Imbuhnya.
Van Bommel kelihatan amat takjub dengan situasi di tempat itu dan bahkan tidak kuasa mengeluarkan komentarnya. Kami (pemain) akan berbicara tentang itu nanti. Ini amat mengesankan dan membuat kami amat emosional, katanya.
Orang bisa saja berbicara banyak tentang itu, tetapi bagi saya ini amat mengesankan. Di sekolah kita belajar sesuatu tentang Perang Dunia II dan Auschwitz, tapi sekarang saya menyaksikannya sendiri dengan mata saya, katanya.
Belanda bukan satu-satunya tim yang mendatangi tempat itu, karena Italia juga akan melakukan perjalanan wisata mereka. Mereka mengatakan tempat itu amat mendebarkan, tempat pembunuhan sekitar 1,3 juta orang, yang dibunuh Nazi di dalam tempat konsentrasi dan pembasmian manusia.
Sekitar 90 persen korban adalah kaum Yahudi Eropa dan sisanya adalah tawanan perang dari Polandia, Roma, Sinti, Sovyet serta para saksi mata dari kalangan Jehovah. (afp/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Belanda Sadis, Depay Sejajar Van Persie
Piala Dunia 11 Juni 2025, 10:10
-
Hasil Belanda vs Malta: Skor 8-0
Piala Dunia 11 Juni 2025, 04:08
-
Belanda vs Malta: Lawan Ideal Oranje
Piala Dunia 10 Juni 2025, 14:53
LATEST UPDATE
-
Kabar Gembira! Kevin De Bruyne Kembali Perkuat Napoli Hadapi Torino
Liga Italia 6 Maret 2026, 09:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37


















