Update Rekor Pertemuan Inggris dengan Italia di Panggung Turnamen: (Masih) Sepihak!
Gia Yuda Pradana | 13 Juli 2021 15:09
Bola.net - Inggris lolos ke final Piala Eropa pertamanya di Euro 2020, tapi gagal menjadi juara. Main di rumah sendiri, di Wembley, Inggris kalah adu penalti dari Italia. Ini semakin memperburuk catatan pertemuan mereka dengan Italia.
Inggris unggul cepat lewat gol Luke Shaw di menit ke-2, tapi pasukan Gareth Southgate tak mampu mempertahankannya. Italia menyamakan skor lewat Leonardo Bonucci di menit 67, dan skor 1-1 tak berubah bahkan hingga habis waktu ekstra. Inggris kemudian kalah adu penalti 2-3.
Sebelum final Euro 2020 ini, Inggris sudah empat kali bertemu bertemu dengan Italia di panggung turnamen mayor (major tournament). Hasilnya tak pernah berpihak ke mereka.
Mari kita lihat lagi catatan pertemuannya.
Euro 1980: Italia 1-0 Inggris

Pertemuan perdana Italia dan Inggris di major tournament tersaji di fase grup Euro 1980. Waktu itu, Italia bertindak sebagai tuan rumah.
Italia dan Inggris sama-sama bermain imbang dalam laga pertama mereka di Grup 2. Italia seri 0-0 dengan Spanyol, sedangkan Inggris seri 1-1 dengan Belgia.
Italia dan Inggris kemudian bertemu di laga kedua. Pertandingan itu digelar di Stadio Comunale, Turin.
Italia menang 1-0. Gol tunggal penentu kemenangan Azzurri dicetak oleh Marco Tardelli pada menit 79.
Piala Dunia 1990: Italia 2-1 Inggris

Piala Dunia 1990 digelar di Italia. Namun, Italia gagal menjadi juara. Mereka dikandaskan Argentina lewat adu penalti di semifinal.
Sementara itu, Inggris dihentikan Jerman Barat di babak yang sama, juga lewat adu penalti.
Italia dan Inggris kemudian bertemu di perebutan tempat ketiga. Main di Stadio San Nicola, Bari, Italia mengalahkan Inggris 2-1.
Italia unggul lewat gol Roberto Baggio di menit 71, dan Inggris sempat membalas lewat gol David Platt di menit 81. Italia kemudian memastikan kemenangan lewat penalti Salvatore Schillaci di menit 86.
Euro 2012: Inggris 0-0 Italia (Penalti 2-4)

Italia dan Inggris kemudian bertemu lagi di perempat final Euro 2012 di Polandia/Ukraina. Italia lagi-lagi keluar sebagai pemenang.
Italia dan Inggris bermain seri 0-0 hingga habis waktu normal serta extra time. Melihat jalannya pertandingan, di mana Italia begitu dominan dengan dimotori Andrea Pirlo di lini tengah, laga itu seharusnya bisa diselesaikan tanpa adu penalti.
Di babak adu penalti, Inggris sempat memimpin 2-1 setelah eksekusi Riccardo Montolivo melebar dari gawang Joe Hart. Namun, Italia bisa membalikkan keadaan, dan itu bermula dari gol dingin Pirlo dengan penalti ala Panenka untuk menyamakan kedudukan sebagai algojo ketiga Italia.
Dua algojo Inggris berikutnya, Ashley Young dan Ashley Cole, semua gagal.
Sebaliknya, Antonio Nocerino serta Alessandro Diamanti sukses menaklukkan Hart. Italia melenggang ke semifinal. Pirlo dinobatkan sebagai Man of the Match.
Piala Dunia 2014: Inggris 1-2 Italia

Dua tahun setelah Euro, mereka bertemu lagi di Piala Dunia 2014 di Brasil. Mereka bertemu di laga pertama Grup D.
Italia unggul lewat gol Claudio Marchisio di menit 35, kemudian Inggris membalas melalui gol Daniel Sturridge di menit 37, dan Italia akhirnya menang berkat gol Mario Balotelli di menit 50.
Italia menang 2-1 dan meneruskan catatan superior mereka atas Inggris di major tournament.
Euro 2020: Italia 1-1 Inggris (Penalti 3-2)

Ini adalah final pertama Inggris sepanjang sejarah partisipasi mereka di Piala Eropa. Melihat sepak terjang pasukan Gareth Southgate sejak dari penyisihan grup, para fans-nya pun begitu optimistis bahwa jargon Football's Coming Home benar-benar bakal bisa diwujudkan.
Terlebih lagi, final ini dimainkan di Wembley. Inggris main di rumah sendiri.
Inggris unggul cepat lewat gol Luke Shaw di menit ke-2, tapi pasukan Gareth Southgate tak mampu mempertahankannya. Italia menyamakan skor lewat Leonardo Bonucci di menit 67, dan skor 1-1 tak berubah bahkan hingga habis waktu ekstra.
Marcus Rashord, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka, yang merupakan algojo ke-3, ke-4, dan ke-5 Inggris, semuanya gagal. Inggris akhirnya kalah adu penalti 2-3.
Setiap kali melawan Italia di Piala Eropa atau Piala Dunia, Inggris selalu kalah. Catatan buruk itu belum bisa mereka patahkan.
Football is coming home? No, it's coming to Rome...
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Ada Kabar Fans Inggris Bikin Petisi Final vs Italia Diulang, Netizen: Hah? Seriusan?!
- Gianluigi Donnarumma, Kiper yang Selalu Menang Adu Penalti
- Ingin Kalahkan Italia? Pisahkan Chiellini dan Bonucci!
- Fans: Kane 120 Menit vs Italia Cuma Jadi Lumba-lumba, Lagi-lagi Gagal Juara, Mau Pindah Negara?
- Donnarumma, 22, Kiper Nomor 1 Italia, Pemain Terbaik Euro 2020 dan Juara
- Gareth Southgate Dihujani Kritik: Salah Taktik, Substitusi, Hingga Pemilihan Algojo Penalti
- Inggris Dibungkam Italia, yang Trending Manchester United dan Arsenal
- Kumpulan Reaksi dan Meme Kocak dari Insiden Giorgio Chiellini vs Bukayo Saka
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 15 Januari 2026, 21:03
-
Jadwal Lengkap, Hasil, Klasemen, dan Top Skor Piala AFF 2026
Tim Nasional 15 Januari 2026, 20:56
LATEST UPDATE
-
Fullkrug Cuma Butuh 3 Menit untuk jadi Pahlawan Milan, Pujian Allegri pun Datang
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:18
-
AC Milan Masih Malu-malu Bicara Scudetto
Liga Italia 19 Januari 2026, 14:14
-
Anfield Mulai Hilang Kesabaran: Arne Slot Dikecam Usai Liverpool Ditahan Burnley
Liga Inggris 19 Januari 2026, 13:57
-
Carrick Effect di Old Trafford: Derby Menang, Manchester United Terlihat Hidup Lagi
Liga Inggris 19 Januari 2026, 12:58
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 19 Januari 2026, 11:19
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 19 Januari 2026, 11:19
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26










