Anggar: Indonesia Optimis Raih Emas Sabel Beregu
Editor Bolanet | 18 November 2011 10:14
- Tim anggar Indonesia optimistis meraih medali emas untuk nomor beregu menggunakan senjata sabel karena setelah melihat peluang pada pertandingan perorangan SEA Games XXVI di Balairung Universitas Indonesia di Depok, Jawa Barat, Jumat.
Jika melihat peta kekuatan lawan pada pertandingan perorangan, maka optimistis mendapatkan emas untuk beregu sabel putra, kata Ketua pelatih anggar, Edi Suwarto dihubungi Jumat pagi.
Dia mengatakan, optimistis itu perlu karena pertandingan sebelumnya peanggar yang diturunkan mampu mengalahkan tim dari negara lain meski tidak lolos ke final. Jika melihat peluang itu, maka terbuka lebar untuk meraihnya, asal para atlet mau bekerja keras dan menerapkan taktik dan teknik bertanding, katanya.
Tim Merah-Putih yang diturunkan untuk beregu sabel putra yakni Rully Mauliadhani asal Sumatera Selatan, Idon Jaya Wiguna (Jabar), Hendri Eko Budianto (Sumsel) dan Jamaludin (Jatim).
Namun Rully dan Hendri diturunkan untuk nomor perorangan dan mereka mampu mengalahkan peanggar Thailand, Vietnam dan Brunai Darussalam. Dia mengatakan, diharapkan ketika bertanding para atlet tidak mengalami tekanan mental yang berarti sehingga saat di arena mampu menguasai emosi.
Bahkan para atlet diharapkan tidak tergesa-gesa namun mempertimbangkan waktu agar dapat kapan waktu menyerang dan menangkis secara baik dan menghasilkan poin. Sering atlet terburu-buru untuk menyudahi pertandingan padahal telah memimpin sementara dalam poin, maka tim lawan dengan tenang mengejar ketertinggalan.
Pada prinsipnya kesalahan dan kekeliruan pada pertandingan perorangan jangan dilakukan kembali ketika beregu, kata pelatih asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat itu.
Pertandingan cabang anggar diikuti tujuah negara yang terdiri dari Indonesia sebanyak 24 peanggar, Singapura (20), Malaysia (19), Brunai Darussalam (3), Vietnam (24), Thailand (24), dan Filipina (23).
Bahkan tim anggar Indonesia yang diturunkan untuk senjata floret putra masing-masing Sinatrio Raharjo (Jateng), Ricky Hafidz (Kaltim), Hendrawan Susanto (Sumsel) dan Aditya Baskara (DKI Jakarta), untuk floret putri yakni Verdiana Rihandini (Kalbar), Cut Risna Arita (Aceh), Inca Mayasari (DKI Jakarta) dan Chintya Anreiny Pua (Sulut).
Selain itu, untuk senjata degen putra masing-masing Budi Darmanto (Jabar), Muhammad Haerullah (Sulsel), Cucu Sundara (Jabar), Indra Jaya Kesuma (DKI Jakarta), degen putri yakni Isnawati Sir Idar (Sulsel), Dian Eka Pertiwi (Jabar), Dian Rahmawati (Sumut) dan Ikah Sarikah (Jabar).
Atlet lain yang diturunkan senjata sabel putra masing-masing Rully Mauliadhani (Sumsel), Idon Jaya Wiguna (Jabar), Hendri Eko Budianto (Sumsel) dan Jamaludin (Jatim), serta sabel putri yakni Diah Permatasari (Jatim), Maria Wauran (Jatim), Reni Anggraeni (Sumsel) dan Amelia Noerliyami (Jabar).
Hingga pertandingan hari kelima Kamis (17/11), peanggar Indonesia menyumbangkan satu medali emas, enam perak dan satu perunggu untuk Merah-Putih. (ant/row)
Jika melihat peta kekuatan lawan pada pertandingan perorangan, maka optimistis mendapatkan emas untuk beregu sabel putra, kata Ketua pelatih anggar, Edi Suwarto dihubungi Jumat pagi.
Dia mengatakan, optimistis itu perlu karena pertandingan sebelumnya peanggar yang diturunkan mampu mengalahkan tim dari negara lain meski tidak lolos ke final. Jika melihat peluang itu, maka terbuka lebar untuk meraihnya, asal para atlet mau bekerja keras dan menerapkan taktik dan teknik bertanding, katanya.
Tim Merah-Putih yang diturunkan untuk beregu sabel putra yakni Rully Mauliadhani asal Sumatera Selatan, Idon Jaya Wiguna (Jabar), Hendri Eko Budianto (Sumsel) dan Jamaludin (Jatim).
Namun Rully dan Hendri diturunkan untuk nomor perorangan dan mereka mampu mengalahkan peanggar Thailand, Vietnam dan Brunai Darussalam. Dia mengatakan, diharapkan ketika bertanding para atlet tidak mengalami tekanan mental yang berarti sehingga saat di arena mampu menguasai emosi.
Bahkan para atlet diharapkan tidak tergesa-gesa namun mempertimbangkan waktu agar dapat kapan waktu menyerang dan menangkis secara baik dan menghasilkan poin. Sering atlet terburu-buru untuk menyudahi pertandingan padahal telah memimpin sementara dalam poin, maka tim lawan dengan tenang mengejar ketertinggalan.
Pada prinsipnya kesalahan dan kekeliruan pada pertandingan perorangan jangan dilakukan kembali ketika beregu, kata pelatih asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat itu.
Pertandingan cabang anggar diikuti tujuah negara yang terdiri dari Indonesia sebanyak 24 peanggar, Singapura (20), Malaysia (19), Brunai Darussalam (3), Vietnam (24), Thailand (24), dan Filipina (23).
Bahkan tim anggar Indonesia yang diturunkan untuk senjata floret putra masing-masing Sinatrio Raharjo (Jateng), Ricky Hafidz (Kaltim), Hendrawan Susanto (Sumsel) dan Aditya Baskara (DKI Jakarta), untuk floret putri yakni Verdiana Rihandini (Kalbar), Cut Risna Arita (Aceh), Inca Mayasari (DKI Jakarta) dan Chintya Anreiny Pua (Sulut).
Selain itu, untuk senjata degen putra masing-masing Budi Darmanto (Jabar), Muhammad Haerullah (Sulsel), Cucu Sundara (Jabar), Indra Jaya Kesuma (DKI Jakarta), degen putri yakni Isnawati Sir Idar (Sulsel), Dian Eka Pertiwi (Jabar), Dian Rahmawati (Sumut) dan Ikah Sarikah (Jabar).
Atlet lain yang diturunkan senjata sabel putra masing-masing Rully Mauliadhani (Sumsel), Idon Jaya Wiguna (Jabar), Hendri Eko Budianto (Sumsel) dan Jamaludin (Jatim), serta sabel putri yakni Diah Permatasari (Jatim), Maria Wauran (Jatim), Reni Anggraeni (Sumsel) dan Amelia Noerliyami (Jabar).
Hingga pertandingan hari kelima Kamis (17/11), peanggar Indonesia menyumbangkan satu medali emas, enam perak dan satu perunggu untuk Merah-Putih. (ant/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Kritik Meme Dirinya sebagai Diktator
Liga Spanyol 12 September 2026, 04:30
-
Mikel Arteta Sengaja Bikin Arsenal Kesulitan di Pramusim, Ini Alasannya
Liga Inggris 12 September 2026, 03:59
-
Beckham Putra Ingin Berselebrasi di Stadion Gelora Bung Karno
Bola Indonesia 11 September 2026, 23:51
-
Barcelona Belum Siapkan Laga Penghormatan untuk Lionel Messi, Hubungan Masih Retak
Liga Spanyol 11 September 2026, 23:11
-
Baru Pekan ke-2, Bek Asing Bali United Cedera Parah dan Absen Hingga Akhir Musim
Bola Indonesia 11 September 2026, 22:36
-
Janji Shin Tae-yong: Persija Dapat 3 Poin Lawan Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:50
-
Hasil BRI Super League: Duel Dewa United vs Bhayangkara Berakhir Imbang 2-2
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:14
-
Prediksi Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 11 September 2026, 21:10
-
Menpora Erick Thohir Minta Olahraga Dianggap Sebagai Investasi, Bukan Beban Biaya
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:30
-
Prediksi Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 20:09
-
Balsa Sekulic Tertantang Bobol Gawang Persija Lagi
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:02
-
Teja Paku Alam Siap Tampil di Laga Persija vs Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:36
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Isenmulang FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Borneo FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:16
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

