Angkat Besi: Kehebatan Novita Sherly
Editor Bolanet | 21 November 2011 19:35
- Lifter putri Indonesia Novita Sherly peraih medali emas pada kelas +69 kilogram pada SEA Games XXVI/2011 mengaku bangga bisa melampaui prestasi kakaknya yang juga lifter.
Kakak saya ada dua, mereka lifter semua. Prestasinya kalau gak salah merebut medali perak SEA Games, dan saya dapat emas, kata dia, di Palembang, Senin.
Kebanggaan itu, lanjutnya, bukan untuk mengolok-olok kedua kakaknya tersebut, namun memberikan bukti bahwa berhasil mengikuti jejaknya.
Kedua kakak Vita, sapaan akrab Novita Sherly tersebut yakni Rohman dan Bayu Apriliawan merupakan lifter Padepokan Gajah Lampung binaan Imron Rosadi.
Saya berlatih angkat besi karena melihat keberhasilan kedua kakak itu, katanya.
Vita yang lahir di Pringsewu, Lampung, 28 November 1993, mengaku akan terus berlatih untuk meraih prestasi tertinggi dan setelah SEA Games ini terpusat untuk PON 2012.
Saya ingin menjadi lifter yang terus berprestasi. Kalau sudah tidak lagi aktif, ingin menjadi pelatih, katanya.
Meraih medali emas tersebut merupakan yang pertama di kancah internasional karena memang baru kali pertama diikutsertakan.
Menyinggung bonus yang nanti diraih, Vita yang kini masih sekolah di SMK 2 Mei Pringsewu, Lampung itu mengatakan ingin menabung.
Sedangkan terkait jam sekolah, ia pun mengaku berterima kasih kepada tempatnya menimba ilmu itu karena diberikan dispensasi untuk berlatih dan meningkatkan prestasi. (ant/rev)
Kakak saya ada dua, mereka lifter semua. Prestasinya kalau gak salah merebut medali perak SEA Games, dan saya dapat emas, kata dia, di Palembang, Senin.
Kebanggaan itu, lanjutnya, bukan untuk mengolok-olok kedua kakaknya tersebut, namun memberikan bukti bahwa berhasil mengikuti jejaknya.
Kedua kakak Vita, sapaan akrab Novita Sherly tersebut yakni Rohman dan Bayu Apriliawan merupakan lifter Padepokan Gajah Lampung binaan Imron Rosadi.
Saya berlatih angkat besi karena melihat keberhasilan kedua kakak itu, katanya.
Vita yang lahir di Pringsewu, Lampung, 28 November 1993, mengaku akan terus berlatih untuk meraih prestasi tertinggi dan setelah SEA Games ini terpusat untuk PON 2012.
Saya ingin menjadi lifter yang terus berprestasi. Kalau sudah tidak lagi aktif, ingin menjadi pelatih, katanya.
Meraih medali emas tersebut merupakan yang pertama di kancah internasional karena memang baru kali pertama diikutsertakan.
Menyinggung bonus yang nanti diraih, Vita yang kini masih sekolah di SMK 2 Mei Pringsewu, Lampung itu mengatakan ingin menabung.
Sedangkan terkait jam sekolah, ia pun mengaku berterima kasih kepada tempatnya menimba ilmu itu karena diberikan dispensasi untuk berlatih dan meningkatkan prestasi. (ant/rev)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Bursa Pelatih Milan Memanas, Glasner Ungguli Pochettino dan Slot
Liga Italia 3 Juni 2026, 17:05
-
Prediksi Meksiko vs Serbia 5 Juni 2026
Piala Dunia 3 Juni 2026, 17:02
-
Prediksi Ceko vs Guatemala 5 Juni 2026
Piala Dunia 3 Juni 2026, 17:01
LATEST EDITORIAL
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













